Sukses

Piton Raksasa 5,2 Meter Ditemukan di Florida AS

Liputan6.com, Washington DC - Baru-baru ini publik internasional digegerkan dengan penemuan seekor ular raksasa. Piton Burma seberat 63,5 kilogram dengan panjang 5,2 meter berhasil ditangkap oleh tim pemburu di Cagar Alam Big Cypress, Florida, AS.

"Ular itu adalah piton terbesar yang pernah dikeluarkan dari Big Cypress," tulis pihak cagar alam dalam akun Facebook resminya.

Untuk menangkap ular tersebut, para pemburu menggunakan teknik khusus. Mereka memanfaatkan pemancar radio untuk mendeteksi keberadaan piton itu.

Saat berhasil ditangkap, reptil tengah membawa 73 telurnya, sebagaimana dikutip dari ABC News pada Senin (8/4/2019).

Reptil itu ditangkap karena menimbulkan ancaman signifikan terhadap satwa asli di cagar alam, yang terletak 125 kilometer barat Miami tersebut.

Meski demikian, ular ditangkap tidak untuk dibunuh. Tim pemburu mengklaim mereka juga mengumpulkan data untuk penelitian, yakni mengembangkan alat anti-ular baru dan mempelajari bagaimana reptil menggunakan cagar alam tersebut.

2 dari 3 halaman

Berjumlah Fantastis

Saat ini diperkirakan terdapat puluhan ribu ular piton di Everglades, Florida AS, menurut situs web Survei Gologi AS.

Sebagai dampaknya, banyak hewan yang hilang di makan. Di antaranya adalah rubah yang berkurang signifikan, populasi rakun yang turun 99,3 persen, oppossum sebesar 98,9 persen, serta bobcat sebesar 87,5 persen.

Hewan-hewan itu secara teratur ditemukan di perut ular piton yang ditemukan di daerah Florida selatan tersebut.

Pada tahun 2003, para ilmuwan merilis populasi baru kelinci yang dilengkapi dengan alat pelacak ke Taman Nasional Everglades. Dalam setahun, 80 persen kelinci ditemukan di perut ular piton Burma.

3 dari 3 halaman

Ditemukan Piton 8 Meter

Piton yang ditemukan di Florida ini bukanlah yang terpanjang dalam sejarah. April 2016 lalu, seekor ular raksasa ditemukan di sebuah lokasi konstruksi di Malaysia. Melihat wujudnya, ular piton itu bisa jadi hewan paling panjang yang pernah ditangkap, yaitu 8 meter.

Ular itu memiliki corak, yang hanya ditemukan di Asia Tenggara dan biasa disebut ular Sanca Kembang. Diperkirakan sebagai reptil terpanjang yang ditemukan di proyek pembangunan flyover yang tengah dibangin di Paya Terubong, di Penang.

Herme Herisyam dari Departemen Pertahanan Sipil Penang mengatakan, pihaknya dihubungi proyek itu pada Kamis 7 April lalu. Butuh 30 menit untuk petugas menangkap ular piton itu.

"Panjangnya 8 meter dan memiliki berat 250 kilogram," kata Herisyam seperti dilansir dari The Guardian.

Menurut Guiness Book of World Records, gelar ular terpanjang diberikan kepada Medusa, reptil jenis yang sama yang ditangkap di Missouri, AS pada 2011. Ular itu memiliki panjang 7,67 meter dan hingga sekarang masih menyandang gelar itu.

Namun, dengan penangkapan ini, Medusa akan kehilangan gelarnya.

Sebelum Medusa, gelar ular sanca kembang terpanjang diraih oleh Fluffy, yang memiliki panjang 7,3 meter. Reptil itu mati pada 2010 di usia 18 tahun.

Ular piton bercorak diberi nama Sanca Kembang karena coraknya yang khas di kulitnya. Normalnya mereka memiliki panjang 3 hingga 6 meter dan biasa ditemukan di perairan.

Menurut catatan, ular piton terpanjang hidup pada tahun 1912 di Indonesia. Saat itu reptil tersebut memiliki panjang 10 meter.

Loading
Artikel Selanjutnya
4 Hal tentang Penemuan Ular Kobra di Citayam
Artikel Selanjutnya
Heboh Anak-Anak di Vietnam Main Lompat Tali Pakai Bangkai Ular Raksasa