Sukses

WNI Aktivis Greenpeace Ditahan Kapten Tanker Kelapa Sawit di Teluk Spanyol

Liputan6.com, Cadiz - Organisasi pemerhati lingkungan, Greenpeace, mengatakan, enam aktivisnya ditangkap setelah menaiki sebuah tanker yang mengangkut minyak sawit Indonesia di Teluk Cadiz, Spanyol.

Kapten tanker menangkap para aktivis setelah mereka membentangkan spanduk bertuliskan "Save Our Rainforests" dan "Drop Dirty Palm Oil" di kapal bernama Stolt Tenacity pada 17 November 2018.

Greenpeace mengatakan keenam aktivis itu berasal dari Indonesia, Jerman, Inggris, Prancis, Kanada, dan AS.

Aktivis Indonesia yang ditahan diketahui bernama Waya Pesik Maweru (24), dari Sulawesi, menurut informasi dari laman Greenpeace.

"Sudah 24 jam sejak aksi 17 November, mereka ditahan oleh kapten kapal tanker Stolt Tenacity," kata Kepala Kampanye Hutan Global Greenpeace Asia Tenggara, Kiki Taufik membenarkan, saat dihubungi oleh Liputan6.com, Minggu (18/11/2018).

"Belum kontak dengan pihak Kementerian Luar Negeri RI, kami masih pada tahap menunggu langkah pihak kapal Stolt Tenacity terhadap para aktivis. Tim di darat kami bersama lawyer saat ini juga bersiaga," tambahnya.

Aktivis Greenpeace (pakaian berwarna merah) saat ditahan oleh kru tanker Stolt Tenacity di Teluk Cadiz, Spanyol (17/11) (sumber: Greenpeace)

Greenpeace mengatakan, kapten kapal Stolt Tenacity sudah diberitahu sebelumnya bahwa protes, yang diadakan pada Sabtu 17 November itu, akan berlangsung damai.

"Kapten kapal tersebut telah diberitahu melalui saluran radio VHF tentang protes damai dan tanpa kekerasan ini. Namun, ia telah menahan para relawan di salah satu kabin kapal kargo," kata Greenpeace dalam pernyataan tertulisnya.

Sebuah situs pelacak kapal menunjukkan bahwa Stolt Tenacity mengangkut minyak sawit dari penyulingan di Dumai, Riau milik Wilmar International, firma agrobisnis yang memiliki aktivitas usaha sawit di Indonesia. Kapal itu dalam perjalanan menuju Rotterdam, Belanda.

Wilmar adalah pemasok utama minyak sawit untuk sebuah perusahaan raksasa makanan ringan yaitu Mondelez yang merupakan salah satu pembeli minyak sawit terbesar di dunia dan menggunakan minyak sawit tersebut di banyak produknya yang paling terkenal.

 

Simak video pilihan berikut:

Loading
Artikel Selanjutnya
Dubes Saudi: Hukuman Mati WNI Tak Mempengaruhi Hubungan dengan RI
Artikel Selanjutnya
Azerbaijan Buka Restoran Khas Indonesia Pertama yang Ramah Kocek Mahasiswa