Sukses

Gara-Gara Tupperware, Seorang Pria di Texas Tembak Kakak Kandungnya

Liputan6.com, Texas - Seorang pria terpaksa diamankan oleh kepolisian Maricopa, Texas, Amerika Serikat lantaran telah menembak kakak kandungnya usai terlibat dalam pertengkaran serius yang dipicu hal sepele.

Dikutip dari laman New York Post, Jumat (9/11/2018), pria bernama John Murillo (44) dilaporkan telah menembak kakaknya Anthony Murillo (46) gara-gara  wadah makan Tupperware.

Menurut keterangan dari pihak kepolisian, keduanya awalnya terlibat dalam adu argumen lewat pesan singkat.

Sang kakak menuduh adiknya John telah mencuri wadah makan miliknya. Saat tiba di rumah, Anthony yang telah diselimuti amarah langsung menuju kamar adiknya dan menanyakan soal tempat makannya tersebut.

Namun, John tidak merespon ucapan sang kakak. Tiba-tiba ia angsung melepaskan sejumlah tembakan ke arah Anthony.

Tetangga yang mendengar suara tembakan itu langsung menelepon polisi. Pihak berwajib yang tiba di lokasi kejadian langsung menahan pelaku.

Sementara korban langsung dilarikan ke rumah sakit. Beruntung, nyawa Anthony masih dapat ditolong.

"Dia menggedor pintu kamar saya. Saya tidak tahu apa yang harus saya lakukan," kata John, saat diinterogasi.

Petugas menemukan sepucuk pistol di kursi mobil yang dikemudikan John, serta memeriksa tiga buah lubang di pintu yang diduga akibat tembakan yang dilepaskan tersangka.

Akibat wadah makan ini, John harus mendekam di dalam penjara. Namun, sidang putusan belum diumumkan. Jika terbukti bersalah maka ia akan dipenjara sesuai dengan aturan dan hukum yang berlaku.

 

Saksikan video pilihan di bawah ini:

2 dari 2 halaman

Gara-Gara Terpeleset Terung, Pria Ini Tembak Seseorang

Beda dengan kasus wadah makan, pada Juli lalu seorang petani di negara bagian Victoria Australia tak sengaja menginjak terung dan membunuh seseorang. Hal tersebut terjadi secara tidak sengaja gara-gara peluru senapan yang dipegangnya meletus saat dirinya terpeleset.

Dikutip dari laman ABC Indonesia, korbannya, David Calandro, tewas karena luka di bagian kepala setelah ditembak dari jarak dekat. Hal itu membuat si pelaku divonis hukuman lima tahun penjara

Peluru itu masuk ke dalam jendela mobil korban yang kala itu melintasi jalanan Kota Tatura, sekitar 183 km dari Melbourne.

Hakim Mahkamah Agung Michael Croucher mengatakan mereka mempercayai keterangan dari pelaku penembakan, Angelo Russo (55), soal insiden terjatuh akibat menginjak terung, sehingga menyebabkan senjata apinya meletus dan menewaskan Calandro.

Meski demikian, hakim tetap menjatuhkan hukuman lima tahun penjara dengan minimum dua setengah tahun harus menjalani tahanan.

Di pengadilan diungkapkan bahwa Russo pada awalnya marah karena Calandro secara tidak sengaja melindas anjingnya. Ketika hendak menuju ke mobilnya, dia menginjak terung dan senjata apinya meletus.

Calandro ketika itu sedang berada di pertanian milik Russo untuk memetik sayuran, bersama kedua anaknya yang menyaksikan terjadinya penembakan.