Sukses

Penyelundup 60 Kg Kokain Ditemukan Tewas di Penjara Sydney

Liputan6.com, Sydney - Seorang pria asal Sydney, Dimitrios Mavris, yang dituduh menyelundupkan 60 kilogram kokain ditemukan tewas dalam selnya.

Dikutip dari laman ABC Indonesia, Kamis (31/5/2018), Mavris ditahan di kantor polisi Surry Hills setelah ditangkap di Bandara Sydney Rabu pekan lalu. Ia dituduh menyembunyikan kokain senilai 20 juta dollar Australia dalam paket ikan beku asal Peru.

Dia ditemukan tewas kurang dari 48 jam setelah ditahan dalam selnya. Polisi tidak menganggap kematiannya sebagai sesuatu yang mencurigakan.

Pengacaranya, Sam Chamas, kepada ABC menjelaskan bahwa istri dan anak-anak Mavris terpukul. Dia juga mengatakan, Mavris tidak memiliki catatan kriminal sebelumnya.

"Saya tidak mengerti bagaimana hal ini bisa terjadi," katanya.

"Saya mengunjungi klien saya tersebut beberapa waktu lalu dan dia tampak baik-baik saja," kata Chamas.

Sang pengacara mengaku kaget dengan terjadinya kematian dalam tahanan polisi.

"Dari semua tempat untuk ditahan, seharusnya dia aman," katanya. "Saya akan meminta jawaban dari polisi."

 

Saksikan video pilihan di bawah ini:

2 dari 2 halaman

Ditemukan dalam Perut Ikan Beku

Pria berusia 48 tahun itu dituduh menyembunyikan kokain di sela-sela ikan beku dalam tiga kontainer pengiriman yang dikirim dari Peru antara September 2017 dan Maret 2018.

Petugas dari Satuan Perbatasan Australia (ABF) memeriksa dua kontainer pada bulan Maret lalu dan menemukan paket kokain tersebut.

Ada sekitar 29 kg kokain dalam satu wadah dan 30 kg di wadah lain. Kepolisian Federal Australia (AFP) menyita narkoba tersebut dan mengirimkan kontainernya ke alamat di daerah Kingsgrove.

Selama beberapa minggu berikutnya saat masih diselidiki polisi Australia, kontainer dan isinya dipindahkan ke berbagai fasilitas penyimpanan di sekitar Sydney.

Pekan lalu, Matt Stock dari ABF mengatakan, penjahat yang mencoba mengimpor zat seperti ini harus tahu bahwa "di mana pun Anda menyembunyikannya atau seberapa rumit pun caranya, ABF dan mitra kami akan menemukannya dan menyeret Anda ke pengadilan."

Loading
Artikel Selanjutnya
Selimut Kabut Asap Sydney Kian Tebal, Tingkat Polusi 7 Kali di Atas Ambang Bahaya
Artikel Selanjutnya
Mengaku Bersalah, Peninju Ibu Hamil di Australia Tak Mau Didampingi Pengacara