Liputan6.com, Jakarta - Jelang demonstrasi besar di Jakarta pada 2 Desember 2016 besok, Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan, Wiranto, mengumpulkan seluruh duta besar asing yang ada di ibu kota.
Â
Pertemuan tersebut dilangsungkan di Gedung Pancasila kantor Kementerian Luar Negeri. Sekitar 115 duta besar serta utusan khusus misi asing datang memenuhi undangan itu.
Â
Ia menjelaskan, pertemuan ini merupakan inisiasi dari Kementerian Luar Negeri, yang jelang demo mendapat banyak pertanyaan soal kondisi dan situasi pada 2 Desember 2016 nanti.
Â
"Bukan Instruksi ya, saya atas permintaan Kemlu, saya langsung kontak dengan Wamenlu menganggap penting bahwa banyak pertanyaan dari duta besar negara sahabat tentang apa yang akan terjadi tanggal 2 Desember 2016," ujar Wiranto di kantor Kemlu, Kamis (1/12/2016).
Â
"Karena dari media sosial kan begitu gencar ya pemberitaan itu, nah mereka tentunya bertanya-tanya, kira-kira gimana sih, apa yang telah dilakukan, apa yang terjadi. Itu wajar," sambungnya.
Â
Didampingi dengan Wamenlu A.M. Fachir, Wiranto memberikan keterangan mengenai kondisi Tanah Air jelang demo tersebut. Ia memastikan, kepada seluruh perwakilan bahwa unjuk rasa besok akan berlangsung aman.
Â
"Saya jelaskan bahwa sudah ada satu konsep yang sangat bagus berdasarkan nilai-nilai budaya kita sendiri, musyawarah mufakat, tidak ada konflik, tidak ada menang-menangan, tidak ada sifat untuk menekan antara satu dengan lain antara pimpinan pengunjuk rasa dengan kepolisian," kata Wiranto.
Â
"Setelah ada pertemuan yang sangat intens, sangat bersahabat, maka disepakati bahwa unjuk rasa sudah diubah menjadi unjuk rasa yang super damai," sambung dia.
Â
Di depan seluruh perwakilan asing, ia mengatakan unjuk rasa super damai akan diwujudkan dengan aktivitas zikir, doa, tausiyah dan salat jumat berjamaah. Semua kegiatan pun hanya boleh dilaksanakan di Monas.
Â
Oleh sebab itu, ia meminta agar seluruh perwakilan asing tak perlu takut akan kondisi di Indonesia. Pasalnya, kondisi akan aman dan terkendali.
Â
"Kita tidak ingin demo yang damai itu didompleng oleh demo yang sifatnya anarkis," sebut dia.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8672103/original/092674300_1782711428-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-06-29T123620.816.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8810983/original/080616100_1782907341-cek_fakta_-_bibit_ayam_dan_ikan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4529326/original/039044100_1691417008-IMG_4489.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9318452/original/095120500_1786096948-Screenshot_2026-08-07_170145.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1415864/original/092612000_1479981558-20161124-Menkopolhukam-Wiranto-Berikan-Penjelasan-Terkait-Saber-Pungli-Jakarta-FF3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1430273/original/093515100_1481193769-demo_2_des.jpg)