Liputan6.com, Dhaka - Jumat malam yang ramai di Holey Artisan Bakery di Dhaka, Bangladesh berubah menjadi horor. Enam pria bersenjata menyerbu masuk ke kafe yang populer di kalangan ekspatriat tersebut.
Sekitar 20 orang ada di dalam kafe kala itu, beberapa di antaranya adalah warga negara asing, demikian menurut salah satu pegawai restoran yang berhasil kabur, Sumon Reza. Mereka semua dijadikan sandera.
Seorang petugas kepolisian yang bertugas menjaga keamanan di stasiun yang berada di dekat lokasi kejadian tewas ditembak. Sementara, personel kedua meninggal dunia akibat luka tembak. Sekitar 40 orang lainnya mengalami luka-luka akibat tembakan atau terkena pecahan bahan peledak.
Hingga saat ini, polisi masih menggelar operasi penyelamatan para sandera. Deputi Komisioner Metropolitan, Jasim Uddin mengatakan, sejumlah orang telah berhasil dibebaskan.
"Sebanyak 12 orang telah dibebaskan penyanderaan. Polisi masih menggelar operasi," demikian kabar terbaru yang dilansir CNN, Sabtu (2/7/2016).
Sebelumnya, sejumlah saksi mata mengaku menyaksikan baku tembak antara polisi dan para pelaku. Saling tembak peluru sempat terjadi sekitar 10 menit kemudian berhenti.
Saksi mata yang lain mengatakan, seorang yang terluka dievakuasi dari lokasi kejadian.
"Kami mendengar suara ledakan pada pukul 20.39 malam," kata Farhana Azim, yang mendengar bunyi bom dari depan rumahnya.
"Saya tak mengira hal mengerikan itu bisa terjadi. Lokasi kejadian berada dekat rumah sakit kecil. Itu adalah sebuah restoran keluarga. Semua orang senang pergi ke sana," kata perempuan 49 tahun itu.
ISIS mengklaim bertanggung jawab atas serangan tersebut, demikian menurut Amaq, cabang media organisasi teroris itu. Namun, klaim tersebut diragukan oleh sejumlah pejabat Amerika Serikat.
Sesaat setelah kejadian, Kedubes AS di Dhaka segera mengeluarkan peringatan. "Dilaporkan ada penembakan dan penyanderaan di Gulshan 2, Dhaka. Diharap berlindung dan memonitor informasi," demikian tertera dalam akun twitter resmi @usembassydhaka.
Lokasi kejadian tak jauh dari kantor perwakilan negara-negara asing di Bangladesh, sekitar 1,5 kilometer.
Tank Dikerahkan untuk Selamatkan Sandera ISIS di Bangladesh
Penyanderaan terjadi di Holey Artisan Bakery di Dhaka, Bangladesh. Kafe tersebut terkenal di kalangan ekspatriat.
Copy Link
Batalkan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1279959/original/047793500_1467434557-20160701-Bangladesh.jpg)
Perbesar
Advertisement
Copy Link
Batalkan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
Sixtainability
- Budi Daya Maggot di Mataram, Solusi Masalah Sampah Jadi Bernilai23 jam yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9357654/original/010090000_1790271446-1000443129.jpg)
- BRI Raih Katadata ESG Insight Award 2026, Pemberdayaan UMKM Jadi Penguat Kinerja Sosial1 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9356800/original/077671500_1790221190-WhatsApp_Image_2026-09-24_at_09.33.18.jpeg)
- Sampah Sisa Makanan Hasilkan Emisi, KLH Ungkap Cara Mengolahnya1 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9332646/original/012342700_1787713788-e321c65d-e224-4b30-b5f9-c7dc77968345.jpeg)
- Industri Pertambangan Diminta Perkuat Dekarbonisasi3 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3940632/original/006857000_1645419592-caterpillar_6020b_equipina.jpg)
- PepsiCo Indonesia dan Bali Waste Cycle Ubah Limbah Plastik Jadi Papan Penunjuk Arah3 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9355283/original/019472000_1790097211-WhatsApp_Image_2026-09-23_at_00.04.59.jpeg)
- Kelola Sampah Jadi Energi, PSEL Bogor Raya 1 Kurangi Emisi 640.000 Ton5 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9350795/original/061905200_1789630521-ChatGPT_Image_17_Sep_2026__14.15.53.jpg)
- 1.200 Ton Sampah Bandung Diolah Jadi Sumber Energi6 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4647050/original/096680300_1699881296-Tempat_Sampah.jpeg)
- Tekan Polusi, Jaksel Gencarkan Penghijauan1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9347871/original/082698900_1789371708-ChatGPT_Image_14_Sep_2026__14.36.52.jpg)
- Petani Sawit Swadaya Dapat Dukungan Rantai Pasok Berkelanjutan1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9352169/original/056693800_1789732852-Foto_1_credit_WWF-Indonesia_Ilham_Andriansyah.jpg)
- Mengenal Perdagangan Karbon Sebagai Sumber Ekonomi Baru1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9346285/original/094214300_1789120119-file_0000000047f882308af83e40b22f096a.jpg)
- Jakarta Padamkan Lampu 60 Menit pada 19 September, Cek Lokasinya1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1176605/original/028391000_1458444646-20160319-Earth-Hour-di-kawasan-Bundaran-HI-Fanani-4.jpg)
- Jangan Diburu! Penyu Jadi Spesies Kunci dalam Keseimbangan Ekosistem Laut1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3929526/original/096494900_1644470631-jesse-schoff-Ph2KtIqKs7c-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9358245/original/052346800_1790327542-HOAX__24_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9358342/original/058812500_1790333709-cek_fakta_-_bantuan_bibit_ayam_facebook.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9316388/original/075760100_1785924799-cek_fakta_-_cpns_kementerian_imigrasi.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9317863/original/052285500_1786075641-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-08-07T110613.668.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9357313/original/094863000_1790242019-20260924_144017.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9352267/original/082527600_1789776521-WhatsApp_Image_2026-09-19_at_07.03.20.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9330894/original/025451600_1787458037-bangladesh-protest-clashes-mirza-fakhrul-islam-alamgir-295812135-16x9_0.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2860833/original/022304300_1563854178-20190722-Kamp-Pengungsi-Rohingya-di-Bangladesh-AFP-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3972571/original/079242800_1648023204-000_326N6C3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294150/original/024991100_1783814743-Untitled.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4913149/original/095720000_1723163254-Untitled.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4273848/original/006415000_1672122729-000_33664VZ.jpg)