Sukses

Jokowi Pantau Terus Jemaah Indonesia Korban Crane Jatuh di Mekah

Liputan6.com, Doha - Presiden Joko Widodo atau Jokowi terus memantau perkembangan penanganan jemaah haji Indonesia yang menjadi korban crane jatuh di Masjidil Haram, Mekah pada Jumat 11 September lalu yang turut menewaskan 10 calon haji dan mencederai sekitar 42 WNI.

"Yang di rumah sakit masih banyak, kita pantau terus, kemarin saya minta pada Raja (Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz Al Saud) agar utamanya dari Indonesia bisa diperhatikan," ucap Jokowi kepada wartawan di Doha, Qatar, Senin (14/9/2015) sore waktu setempat.

Sementara itu Menteri Luar Negeri Retno LP Marsudi mengatakan, hingga Senin sore waktu Doha, total warga negara Indonesia yang menjadi korban tragedi Mekah sebanyak 52 orang.

Dari jumlah itu 10 orang meninggal, dan 24 orang masih dirawat di rumah sakit. Sedangkan 18 orang sudah kembali ke kelompok terbang atau kloter masing-masing setelah menjalani pengobatan.

Menlu menjelaskan, pemerintah Arab Saudi sudah menyampaikan dukacita. Arab Saudi pun berjanji akan mengumumkan hasil investigasi terhadap musibah yang menewaskan lebih dari 100 orang dan melukai sekitar 200 anggota jemaah di Masjidil Haram, Kota Mekah tersebut.

"Mereka melakukan investigasi dan kita tunggu (hasilnya)," tandas Menlu RI.

Sebelumnya, Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz Al Saud menyatakan penyebab tumbangnya crane akan dipastikan. "Kami akan menyelidiki penyebab jatuhnya crane dan akan mengumumkan hasilnya kepada masyarakat," ucap Raja Salman seperti dikutip dari laman Al Arabiya, Senin 14 September 2015. (Ant/Ans/Ado)

Lagi, Pria Rusak Motor di Pintu Masuk Masjid

Tutup Video