Prancis Mengirim Pasukan ke Pantai Gading

Pengiriman pasukan dilakukan untuk mencegah meluasnya penjarahan dan serangan terhadap warga Prancis di Kota Abidjan, Ahad kemarin. PBB dan Prancis mendesak Presiden Laurent Gbagbo mengakhiri pertempuran.

Diterbitkan 08 November 2004, 10:47 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Liputan6.com, Abidjan: Prancis mengirimkan pasukan ke ibu kota Pantai Gading, Abidjan. Senin (8/11) waktu setempat, Pasukan Prancis tampak berjaga di sudut-sudut kota. Mereka mengawasi setidaknya salah satu dari dua jembatan utama di Kota Abidjan pascakerusuhan dan penjarahan, Ahad kemarin.

Pengiriman pasukan itu dilakukan untuk mencegah meluasnya penjarahan dan serangan terhadap warga Prancis di Abidjan. Kerusuhan itu terjadi menyusul penghancuran dua pesawat tempur Sukhoi milik pasukan Pantai Gading oleh pasukan Prancis di Yamoussoukro [baca: Massa Pro-Pemerintah Pantai Gading Merazia Warga Prancis]. Penghancuran itu sebagai balasan atas serangan yang menewaskan sembilan tentara Prancis di wilayah Utara Yamoussoukro dan melukai 23 lainnya.

Namun, pemerintah Pantai Gading berkilah serangan itu dilakukan untuk menumpas pasukan pemberontak. Pihak militer Pantai Gading menyatakan tengah menyelidiki insiden tersebut termasuk kemungkinan kesalahan dalam menentukan target. Perserikatan Bangsa-Bangsa dan Prancis mendesak Presiden Pantai Gading Laurent Gbagbo untuk mengakhiri pertempuran.(AIS/Uri)