Dua Bom Mobil Mengguncang Baghdad

Sebuah bus meledak di depan sebuah masjid di daerah Fardous Square, Baghdad. Dilaporkan, tidak ada korban jiwa dalam ledakan tersebut. Sebuah mortir lainnya jatuh di dekat Kedutaan Besar Indonesia.

Diterbitkan 02 Juli 2004, 15:29 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Liputan6.com, Baghdad: Sehari setelah mantan Presiden Irak Saddam Husein diadili, dua bom mobil meledak di Baghdad, Irak, Jumat (2/7). Ledakan pertama yakni dari sebuah bus di depan masjid di daerah Fardous Square, pusat Kota Baghdad. Tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. Sementara bom mobil kedua meledak di Wathek Square. Ledakan ini membuat gedung-gedung sekitar mengalami rusak berat.

Dua hotel di Baghdad yang biasa ditempati warga asing, juga menjadi sasaran roket pejuang Irak. Tiga orang cedera cukup serius akibat serangan tersebut. Sementara sebuah mortir lainnya jatuh di dekat Kedutaan Besar Indonesia. Insiden ini dilaporkan tidak menyebabkan kerusakan atau korban jiwa.

Asal tahu saja, Saddam Hussein dan 11 pembantu dekatnya menjalani sidang pertama di sebuah tempat rahasia di ibu kota Irak, Baghdad, Kamis kemarin. Kantor Berita Associated Press melaporkan, Saddam dan sebelas pembantu terdekatnya mendengarkan berbagai tuntutan kriminal yang terjadi semasa kepemimpinan Saddam. Namun, Saddam menolak semua tuduhan yang mencakup kejahatan perang, pembersihan etnis, dan kejahatan terhadap kemanusiaan.(AIS/Yoh)