Presiden Menerima Laporan Perundingan Helsinki

Menteri Hukum dan HAM Hamid Awaluddin yang didampingi Menteri Komunikasi dan Informatika Sofyan Djalil melaporkan hasil kesepakatan dalam perundingan antara Indonesia dan GAM di Helsinki, Finlandia.

Diterbitkan 20 Juli 2005, 18:02 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Liputan6.com, Jakarta: Tim yang mewakili pemerintah Indonesia dalam perundingan dengan Gerakan Aceh Merdeka di Helsinki, Finlandia, menemui Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di Jakarta, Kamis (20/5). Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Hamid Awaluddin yang menjadi ketua tim melaporkan hasil perundingan putaran kelima dengan GAM yang berakhir pekan silam. Hamid yang didampingi Menteri Komunikasi dan Informatika Sofyan Djalil menjelaskan beberapa hasil kesepakatan damai.

Perundingan juga masih menyisakan kontroversi, terutama soal pembentukan partai lokal di Nanggroe Aceh Darussalam yang dituntut GAM. Kalangan DPR dengan tegas menolak. Namun, pemerintah seperti dijelaskan Menteri Sekretaris Negara Yusril Ihza Mahendra kemungkinan akan mengusulkan amendemen Undang-undang Otonomi Khusus NAD untuk mengakomodasi tuntutan pembentukan parpol lokal itu [baca: Parpol Lokal Bakal Diatur dalam UU Otsus]. Rencananya, pemerintah RI dan GAM secara resmi akan menandatangani perjanjian kesepakatan damai 15 Agustus mendatang.(TNA/Zulkarnain dan Anto Susanto)

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6