Cara Merawat Tanaman Sereh agar Tumbuh Subur, Rimbun, dan Wangi

Cara merawat tanaman sereh agar tumbuh subur dan rimbun, mulai dari pencahayaan, penyiraman, pemupukan, pemangkasan, hingga cara memperbanyaknya di rumah.

Diterbitkan 08 Oktober 2026, 13:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Cara merawat tanaman sereh sebenarnya cukup sederhana asalkan kebutuhan dasarnya terpenuhi. Tanaman herbal ini membutuhkan sinar matahari penuh, tanah subur berdrainase baik, serta penyiraman yang teratur.

Pemupukan rutin dan pemangkasan berkala juga menjadi bagian penting dari cara merawat tanaman sereh agar batangnya besar. Dengan perawatan yang konsisten, sereh dapat tumbuh rimbun dan dipanen berkali-kali.

Dilansir dari The Old Farmer's Almanac, sereh idealnya memperoleh 6 hingga 8 jam sinar matahari penuh dan menyukai tanah berdrainase baik dengan pH sekitar 6,0 hingga 7,0. Sebagai rumput tropis, tanaman ini juga membutuhkan kehangatan dan kelembapan yang cukup sepanjang tahun.

Baca juga: panduan menanam serai untuk pemula di rumah.

Cara Merawat Tanaman Sereh agar Tumbuh Subur

Cara merawat tanaman sereh dimulai dengan memenuhi lima kebutuhan dasarnya, yaitu cahaya, tanah, air, nutrisi, dan kebersihan dari gulma. Jika kelimanya terpenuhi, rumpun sereh akan cepat besar, rimbun, dan beraroma kuat.

  1. Pilih lokasi penuh sinar matahari: Tempatkan sereh di area yang menerima cahaya langsung minimal 6 jam per hari agar batang tumbuh besar dan kandungan minyak atsirinya tinggi.

  2. Siapkan tanah subur berdrainase baik: Campurkan tanah gembur dengan kompos dan hindari tanah liat padat yang mudah tergenang karena dapat membuat akar membusuk.

  3. Siram secara teratur: Jaga tanah tetap lembap dengan menyiram 1-2 kali sehari saat cuaca panas, lalu kurangi ketika mendung agar media tidak tergenang air.

  4. Jaga suhu dan kelembapan: Sereh tumbuh optimal pada suhu hangat sekitar 21-32 derajat Celsius; bila udara kering, semprotkan air pada daun sesekali untuk menjaga kelembapan.

  5. Beri pupuk kaya nitrogen: Berikan pupuk kandang, kompos buatan sendiri, atau pupuk larut kaya nitrogen agar daun dan batang subur. Mengacu pada riset Utah State University Extension, sereh menyerap banyak nitrogen selama musim tumbuh dan sebaiknya diberi pupuk larut seimbang setengah dosis secara rutin.

  6. Bersihkan gulma dan gemburkan tanah: Cabut gulma di sekitar rumpun agar tidak berebut nutrisi, lalu gemburkan tanah supaya akar mudah menyerap unsur hara. Keegan Nesvacil, pakar berkebun dan salah satu pendiri Woodland Tools Co, dikutip dari Real Simple mengatakan, "Menambahkan sedikit mulsa di bagian atas akan membantu memerangkap kelembapan dalam tanah."

Baca juga: cara menanam sereh di pot agar rimbun dan subur.

Cara Memperbanyak Tanaman Sereh

Sereh dapat diperbanyak dari anakan, potongan batang, hingga biji, dan langkah ini menjadi bagian paling hemat dari cara merawat tanaman sereh di rumah. Pilih metode yang paling sesuai dengan bahan yang Anda miliki.

  1. Pisahkan anakan dari rumpun: Cara memperbanyak sereh dari anakan dilakukan dengan memilih rumpun dewasa, lalu memisahkan tunas beserta bonggol dan akarnya menggunakan sekop kecil.

  2. Rendam batang dalam air: Ambil batang segar berbonggol, potong daunnya menyisakan sekitar 10-15 cm, lalu rendam pangkalnya dalam segelas air dan ganti airnya setiap dua hari hingga akar baru bermunculan.

  3. Semai dari biji bila tersedia: Keegan Nesvacil, dikutip dari Real Simple, menjelaskan jika ingin berhasil, maka benih serai sebaiknya ditanam tepat di bawah permukaan tanah, sekitar 1/16 inci, karena benih membutuhkan cahaya untuk berkecambah.

  4. Jaga kehangatan saat perkecambahan: Tutup benih dengan kompos sangat tipis karena cahaya membantu perkecambahan, jaga pada suhu sekitar 21 derajat Celsius, dan perkecambahan memerlukan waktu 10 hingga 20 hari.

  5. Pindahkan ke pot atau lahan: Setelah akar cukup kuat, pindahkan bibit ke pot agar batangnya besar dan wangi atau ke lahan terbuka. Sebagaimana dikutip dari The Home Depot, beri jarak minimal 60 cm antartanaman karena rumpun sereh dewasa bisa melebar 60 hingga 90 cm.

  6. Bagi rumpun secara berkala: Setiap beberapa tahun, belah rumpun yang terlalu padat agar tanaman kembali segar, sehat, dan produktif menumbuhkan tunas baru.

Baca juga: cara menanam serai di polybag agar cepat besar.

Baca juga: cara menanam serai tanpa akar di botol bekas.

Cara Memangkas dan Memanen Sereh dengan Benar

Pemangkasan dan pemanenan yang tepat merupakan bagian penting dari cara merawat tanaman sereh karena merangsang tunas baru sekaligus menjaga rumpun tetap rapi. Lakukan dengan hati-hati sebab tepi daun sereh cukup tajam.

  1. Kenakan sarung tangan: Daun sereh memiliki tepi setajam pisau, jadi gunakan sarung tangan tebal saat memangkas atau memanen untuk menghindari luka pada tangan.

  2. Pangkas saat tanaman meninggi: David Harris, dikutip dari Real Simple, menyarankan memangkas 10-15 cm setiap kali rumput melampaui 30 cm, dan menambahkan, "Dari situ, Anda bisa membiarkan daunnya tumbuh kembali lalu memangkasnya lagi."

  3. Panen saat batang cukup tebal: Berdasarkan Gardening Know How, sereh dapat dipanen kapan saja setelah batangnya mencapai ketebalan sekitar 1 cm.

  4. Potong di pangkal: Seperti yang diberitakan Lowe's, potong batang dekat pangkalnya dengan pisau tajam dan sisakan beberapa sentimeter agar tunas baru terus tumbuh.

  5. Simpan hasil panen: Simpan batang sereh terbungkus plastik di lemari es hingga tiga minggu atau bekukan hingga enam bulan; daunnya juga bisa dikeringkan lalu diseduh menjadi teh serai.

Baca juga: manfaat daun sereh untuk kesehatan.

Manfaat dan Fungsi Lain Tanaman Sereh di Rumah

Selain relatif mudah dirawat, sereh menyimpan beragam kegunaan yang membuatnya layak hadir di pekarangan maupun dapur. Berikut beberapa fungsi tanaman sereh yang bisa Anda manfaatkan sehari-hari.

Baca juga: tanaman pengusir nyamuk yang bisa ditanam di pot mini.

Baca juga: daftar manfaat serai untuk kesehatan dan kecantikan.

Pertanyaan dan Jawaban Seputar Tanaman Sereh

Berapa lama tanaman sereh bisa dipanen?

Sereh umumnya siap dipanen sekitar 3-4 bulan setelah tanam, yakni ketika batangnya sudah mencapai ketebalan kurang lebih 1 cm dan tingginya sekitar 30 cm. Pemanenan bisa dilakukan bertahap dengan menyisakan sebagian rumpun agar tunas baru terus tumbuh.

Apakah tanaman sereh bisa ditanam di dalam pot?

Bisa, sereh cocok ditanam di pot berdiameter minimal 30 cm dengan lubang drainase yang baik. Pastikan pot ditempatkan di lokasi bersinar matahari penuh dan media tanamnya rutin disiram agar batang tetap besar serta beraroma kuat.

Kenapa tanaman sereh tumbuh kurus dan tidak rimbun?

Sereh yang kurus biasanya kekurangan sinar matahari, nutrisi, atau ruang tumbuh yang memadai. Pindahkan ke tempat lebih terang, tambahkan pupuk kaya nitrogen, dan bagi rumpun yang terlalu padat agar tanaman kembali produktif.