Kenali Nama Surah dalam Al-Qur’an, Lengkap dari Al-Fatihah hingga An-Nas

Daftar 114 surah Al-Qur’an lengkap dengan arti namanya dari awal hingga akhir.

Diterbitkan 29 September 2025, 16:39 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Al-Qur’an terdiri dari 114 surah yang masing-masing memiliki nama dan makna tersendiri. Setiap surah tidak hanya menjadi bagian dari susunan ayat suci, tetapi juga menyimpan pesan penting bagi umat Islam. Nama-nama surah tersebut sering kali diambil dari kata unik, tokoh, atau peristiwa yang disebutkan di dalamnya.

Mengetahui daftar lengkap nama surah beserta artinya membantu kita lebih mudah mengingat dan memahami isi kandungan Al-Qur’an. Misalnya, Surah Al-Fatihah yang berarti “Pembukaan” menandai awal kitab suci, sementara Surah An-Nas yang berarti “Manusia” menjadi penutupnya. Dengan begitu, nama surah bukan sekadar sebutan, melainkan juga memiliki nilai simbolis.

Dalam artikel ini, kamu akan menemukan daftar lengkap 114 surah dalam Al-Qur’an beserta artinya. Penyajian secara berurutan sesuai mushaf ini diharapkan bisa menjadi panduan praktis bagi pembaca, baik untuk belajar, menghafal, maupun memperdalam pemahaman tentang Al-Qur’an.

Daftar Lengkap Nama Nama Surah dalam Al-Qur'an Beserta Artinya

Al-Qur'an merupakan kitab suci umat Islam yang diturunkan Allah SWT kepada Nabi Muhammad SAW melalui perantara Malaikat Jibril. Kitab yang menjadi pedoman hidup bagi seluruh umat Muslim di dunia ini terdiri dari 114 surah yang tersusun dalam 30 juz.

Setiap surah memiliki nama yang unik beserta makna dan jumlah ayat yang berbeda-beda, mulai dari surah terpendek Al-Kautsar dengan 3 ayat hingga surah terpanjang Al-Baqarah dengan 286 ayat. Memahami nama nama surah dalam Al-Qur'an beserta artinya merupakan langkah awal yang penting dalam memperdalam pemahaman terhadap ajaran Islam.

  1. Al-Fatihah (الفَاتِحَةُ) - Pembuka: 7 ayat
  2. Al-Baqarah (البَقَرَةُ) - Sapi Betina: 286 ayat
  3. Ali Imran (آلِ عِمْرَانَ) - Keluarga Imran: 200 ayat
  4. An-Nisa (النِّسَاءُ) - Wanita: 176 ayat
  5. Al-Ma'idah (المَائِدَةُ) - Jamuan: 120 ayat
  6. Al-An'am (الأنْعَامُ) - Hewan Ternak: 165 ayat
  7. Al-A'raf (الأعْرَافُ) - Tempat Tertinggi: 206 ayat
  8. Al-Anfal (الأنفَالُ) - Rampasan Perang: 75 ayat
  9. At-Taubah (التَّوْبَةُ) - Pengampunan: 129 ayat
  10. Yunus (يُونُسَ) - Nabi Yunus: 109 ayat
  11. Hud (هُودٌ) - Nabi Hud: 123 ayat
  12. Yusuf (يُوسُفَ) - Nabi Yusuf: 111 ayat
  13. Ar-Ra'd (الرَّعْدُ) - Guruh: 43 ayat
  14. Ibrahim (إِبْرَاهِيمَ) - Nabi Ibrahim: 52 ayat
  15. Al-Hijr (الحِجْرُ) - Gunung Al-Hijr: 99 ayat
  16. An-Nahl (النَّحْلُ) - Lebah: 128 ayat
  17. Al-Isra' (الإِسْرَاءُ) - Perjalanan Malam: 111 ayat
  18. Al-Kahf (الكَهْفُ) - Gua: 110 ayat
  19. Maryam (مَرْيَمَ) - Maryam: 98 ayat
  20. Ta Ha (طه) - Ta Ha: 135 ayat
  21. Al-Anbiya (الأَنْبِيَاءُ) - Para Nabi: 112 ayat
  22. Al-Hajj (الحَجُّ) - Haji: 78 ayat
  23. Al-Mu'minun (المُؤْمِنُونَ) - Orang-orang Mukmin: 118 ayat
  24. An-Nur (النُّورُ) - Cahaya: 64 ayat
  25. Al-Furqan (الفُرْقَانُ) - Pembeda: 77 ayat
  26. Asy-Syu'ara' (الشُّعَرَاءُ) - Para Penyair: 227 ayat
  27. An-Naml (النَّمْلُ) - Semut: 93 ayat
  28. Al-Qasas (القَصَصُ) - Kisah-kisah: 88 ayat
  29. Al-Ankabut (العَنْكَبُوتُ) - Laba-laba: 69 ayat
  30. Ar-Rum (الرُّومُ) - Bangsa Romawi: 60 ayat
  31. Luqman (لُقْمَانُ) - Luqman: 34 ayat
  32. As-Sajdah (السَّجْدَةُ) - Sajdah: 30 ayat
  33. Al-Ahzab (الأَحْزَابُ) - Golongan yang Bersekutu: 73 ayat
  34. Saba' (سَبَأٌ) - Kaum Saba': 54 ayat
  35. Fatir (فَاطِرٌ) - Pencipta: 45 ayat
  36. Ya Sin (يسٓ) - Ya Sin: 83 ayat
  37. As-Saffat (الصَّافَّاتُ) - Barisan-barisan: 182 ayat
  38. Sad (صٓ) - Sad: 88 ayat
  39. Az-Zumar (الزُّمَرُ) - Rombongan: 75 ayat
  40. Ghafir (غَافِرٌ) - Yang Mengampuni: 85 ayat
  41. Fussilat (فُصِّلَتْ) - Yang Dijelaskan: 54 ayat
  42. Asy-Syura (الشُّورَىٰ) - Musyawarah: 53 ayat
  43. Az-Zukhruf (الزُّخْرُفُ) - Perhiasan: 89 ayat
  44. Ad-Dukhan (الدُّخَانُ) - Kabut: 59 ayat
  45. Al-Jasiyah (الجَاثِيَةُ) - Yang Bertekuk Lutut: 37 ayat
  46. Al-Ahqaf (الأَحْقَافُ) - Bukit Pasir: 35 ayat
  47. Muhammad (مُحَمَّدٌ) - Nabi Muhammad: 38 ayat
  48. Al-Fath (الفَتْحُ) - Kemenangan: 29 ayat
  49. Al-Hujurat (الحُجُرَاتُ) - Kamar-kamar: 18 ayat
  50. Qaf (قٓ) - Qaf: 45 ayat
  51. Az-Zariyat (الذَّارِيَاتُ) - Angin yang Menerbangkan: 60 ayat
  52. At-Tur (الطُّورُ) - Bukit Tursina: 49 ayat
  53. An-Najm (النَّجْمُ) - Bintang: 62 ayat
  54. Al-Qamar (القَمَرُ) - Bulan: 55 ayat
  55. Ar-Rahman (الرَّحْمَٰنُ) - Yang Maha Pemurah: 78 ayat
  56. Al-Waqi'ah (الوَاقِعَةُ) - Hari Kiamat: 96 ayat
  57. Al-Hadid (الحَدِيدُ) - Besi: 29 ayat
  58. Al-Mujadilah (المُجَادِلَةُ) - Wanita yang Mengajukan Gugatan: 22 ayat
  59. Al-Hasyr (الحَشْرُ) - Pengusiran: 24 ayat
  60. Al-Mumtahanah (المُمْتَحَنَةُ) - Wanita yang Diuji: 13 ayat
  61. As-Saff (الصَّفُّ) - Barisan: 14 ayat
  62. Al-Jumu'ah (الجُمُعَةُ) - Hari Jumat: 11 ayat
  63. Al-Munafiqun (المُنَافِقُونَ) - Orang-orang Munafik: 11 ayat
  64. At-Tagabun (التَّغَابُنُ) - Pengungkapan Kesalahan: 18 ayat
  65. At-Talaq (الطَّلَاقُ) - Talak: 12 ayat
  66. At-Tahrim (التَّحْرِيمُ) - Pengharaman: 12 ayat
  67. Al-Mulk (المُلْكُ) - Kerajaan: 30 ayat
  68. Al-Qalam (القَلَمُ) - Pena: 52 ayat
  69. Al-Haqqah (الحَاقَّةُ) - Hari Kiamat: 52 ayat
  70. Al-Ma'arij (المَعَارِجُ) - Tempat-tempat Naik: 44 ayat
  71. Nuh (نُوحٌ) - Nabi Nuh: 28 ayat
  72. Al-Jinn (الجِنُّ) - Jin: 28 ayat
  73. Al-Muzzammil (المُزَّمِّلُ) - Orang yang Berselimut: 20 ayat
  74. Al-Muddassir (المُدَّثِّرُ) - Orang yang Berkemul: 56 ayat
  75. Al-Qiyamah (القِيَامَةُ) - Hari Kiamat: 40 ayat
  76. Al-Insan (الإِنسَانُ) - Manusia: 31 ayat
  77. Al-Mursalat (المُرْسَلَاتُ) - Malaikat yang Diutus: 50 ayat
  78. An-Naba' (النَّبَإُ) - Berita Besar: 40 ayat
  79. An-Nazi'at (النَّازِعَاتُ) - Yang Mencabut: 46 ayat
  80. 'Abasa (عَبَسَ) - Bermuka Masam: 42 ayat
  81. At-Takwir (التَّكْوِيرُ) - Penggulungan: 29 ayat
  82. Al-Infitar (الانْفِطَارُ) - Terbelah: 19 ayat
  83. Al-Mutaffifin (المُطَفِّفِينَ) - Orang-orang yang Curang: 36 ayat
  84. Al-Insyiqaq (الانْشِقَاقُ) - Terbelah: 25 ayat
  85. Al-Buruj (البُرُوجُ) - Gugusan Bintang: 22 ayat
  86. At-Tariq (الطَّارِقُ) - Yang Datang pada Malam Hari: 17 ayat
  87. Al-A'la (الأَعْلَى) - Maha Tinggi: 19 ayat
  88. Al-Gasyiyah (الغَاشِيَةُ) - Hari Pembalasan: 26 ayat
  89. Al-Fajr (الفَجْرُ) - Fajar: 30 ayat
  90. Al-Balad (الْبَلَدُ) - Negeri: 20 ayat
  91. Asy-Syams (الشَّمْسُ) - Matahari: 15 ayat
  92. Al-Lail (اللَّيْلُ) - Malam: 21 ayat
  93. Ad-Duha (الضُّحَىٰ) - Waktu Duha: 11 ayat
  94. Al-Insyirah (الشَّرْحُ) - Pelapangan: 8 ayat
  95. At-Tin (التِّينِ) - Buah Tin: 8 ayat
  96. Al-'Alaq (الْعَلَقُ) - Segumpal Darah: 19 ayat
  97. Al-Qadr (القَدْرُ) - Kemuliaan: 5 ayat
  98. Al-Bayyinah (البَيِّنَةُ) - Bukti Nyata: 8 ayat
  99. Az-Zalzalah (الزَّلْزَلَةُ) - Guncangan: 8 ayat
  100. Al-'Adiyat (الْعَادِيَاتُ) - Kuda Perang yang Berlari Kencang: 11 ayat
  101. Al-Qari'ah (القَارِعَةُ) - Hari Kiamat yang Menggetarkan: 11 ayat
  102. At-Takasur (التَّكَاثُرُ) - Bermegah-megahan: 8 ayat
  103. Al-'Asr (الْعَصْرِ) - Masa: 3 ayat
  104. Al-Humazah (الهُمَزَةُ) - Pengumpat: 9 ayat
  105. Al-Fil (الفِيلُ) - Gajah: 5 ayat
  106. Quraisy (قُرَيْشٍ) - Suku Quraisy: 4 ayat
  107. Al-Ma'un (المَاعُونُ) - Bantuan: 7 ayat
  108. Al-Kautsar (الْكَوْثَرُ) - Nikmat yang Berlimpah: 3 ayat
  109. Al-Kafirun (الكَافِرُونَ) - Orang-orang Kafir: 6 ayat
  110. An-Nasr (النَّصْرُ) - Pertolongan: 3 ayat
  111. Al-Lahab (المَسَدُ) - Gejolak Api: 5 ayat
  112. Al-Ikhlas (الإِخْلَاصُ) - Ikhlas: 4 ayat
  113. Al-Falaq (الْفَلَقُ) - Waktu Fajar: 5 ayat
  114. An-Nas (النَّاسُ) - Manusia: 6 ayat

Pengertian dan Definisi Surah dalam Al-Qur'an

Surah dalam bahasa Arab berasal dari kata "السورة" (as-surah) yang memiliki makna sebagai bagian atau pembagian yang terdapat dalam Al-Qur'an. Setiap surah merupakan kumpulan ayat-ayat yang memiliki tema dan karakteristik tertentu. Para ulama mendefinisikan surah sebagai sekumpulan ayat Al-Qur'an yang dimulai dengan basmalah dan diakhiri dengan tanda penutup tertentu, kecuali surah At-Taubah yang tidak dimulai dengan basmalah.

Pembagian Al-Qur'an menjadi surah-surah bukanlah hasil ijtihad manusia, melainkan merupakan tauqifi atau penetapan langsung dari Allah SWT. Hal ini dibuktikan dengan adanya ayat-ayat dalam Al-Qur'an yang menyebutkan kata "surah" seperti dalam Surah An-Nur ayat 1, At-Taubah ayat 86, dan Al-Baqarah ayat 23. Setiap surah memiliki keunikan tersendiri dalam hal panjang ayat, tema pembahasan, dan konteks turunnya.

Klasifikasi Surah Berdasarkan Tempat Turunnya

Nama nama surah dalam Al-Qur'an dapat diklasifikasikan berdasarkan tempat dan waktu turunnya menjadi dua kategori utama: Makkiyah dan Madaniyah. Surah Makkiyah adalah surah-surah yang diturunkan di Mekah sebelum hijrahnya Nabi Muhammad SAW ke Madinah.

Surah-surah ini umumnya berisi ajakan kepada tauhid, kisah-kisah para nabi terdahulu, dan peringatan tentang hari akhir. Sementara itu, surah Madaniyah merupakan surah-surah yang diturunkan di Madinah setelah hijrah.

Karakteristik surah Madaniyah lebih fokus pada pembentukan masyarakat Islam, hukum-hukum syariat, dan pengaturan kehidupan bermasyarakat. Pembagian ini sangat penting untuk memahami konteks historis dan aplikasi praktis dari setiap surah dalam kehidupan sehari-hari.

Sistem Penamaan Surah dalam Al-Qur'an

Penamaan surah dalam Al-Qur'an mengikuti berbagai pola yang menarik untuk dipelajari. Sebagian besar nama surah diambil dari kata kunci atau tema utama yang terdapat dalam surah tersebut, seperti Al-Baqarah (Sapi Betina), An-Naml (Semut), atau Al-Fil (Gajah).

Beberapa surah lainnya dinamai berdasarkan nama para nabi yang disebutkan di dalamnya, seperti Yunus, Yusuf, Ibrahim, dan Muhammad. Ada juga surah yang dinamai berdasarkan huruf-huruf pembuka atau fawatih as-suwar, seperti Ta Ha, Ya Sin, Qaf, dan Sad.

Sistem penamaan ini tidak hanya berfungsi sebagai identifikasi, tetapi juga memberikan petunjuk tentang isi dan tema utama yang dibahas dalam setiap surah. Para ulama sepakat bahwa nama-nama surah ini telah ditetapkan sejak masa Nabi Muhammad SAW dan bukan hasil ijtihad kemudian.

Manfaat Mempelajari Nama Nama Surah

Mempelajari nama nama surah dalam Al-Qur'an memberikan berbagai manfaat spiritual dan intelektual bagi umat Muslim. Pertama, hal ini memudahkan dalam menghafal dan mengidentifikasi setiap surah ketika membaca atau mendengarkan tilawah Al-Qur'an. Kedua, pemahaman terhadap nama surah membantu dalam memahami tema dan konteks ayat-ayat yang terkandung di dalamnya.

Selain itu, mengetahui nama-nama surah juga mempermudah dalam mencari referensi ayat tertentu dan membantu dalam proses pembelajaran Al-Qur'an secara sistematis. Dari segi spiritual, setiap kali menyebut nama surah, seorang Muslim akan teringat akan keagungan Al-Qur'an dan kandungan hikmah yang terdapat di dalamnya. Hal ini dapat meningkatkan kecintaan dan kedekatan dengan kitab suci.

Perbedaan Pendapat Ulama tentang Jumlah Surah

Meskipun mayoritas ulama sepakat bahwa Al-Qur'an terdiri dari 114 surah, terdapat beberapa perbedaan pendapat dalam sejarah Islam. Sebagian kecil ulama berpendapat bahwa jumlah surah adalah 113 karena menganggap surah Al-Anfal dan At-Taubah sebagai satu kesatuan.

Pendapat ini didasarkan pada fakta bahwa surah At-Taubah tidak dimulai dengan basmalah dan memiliki keterkaitan tema dengan surah sebelumnya. Namun, pendapat ini dibantah oleh mayoritas ulama berdasarkan riwayat dari sahabat Ali bin Abi Thalib yang menjelaskan bahwa surah At-Taubah memang tidak dimulai dengan basmalah karena turun dengan "pedang" atau berisi peringatan keras.

Ada juga pendapat minoritas yang menyebutkan 115 surah dengan menambahkan Al-Hafdu dan Al-Khulu', namun ini juga tidak diterima secara luas. Konsensus yang diterima hingga kini tetap 114 surah sebagaimana tercantum dalam mushaf standar.

Hikmah dan Pelajaran dari Nama Nama Surah

Setiap nama surah dalam Al-Qur'an mengandung hikmah dan pelajaran yang mendalam. Nama-nama yang diambil dari hewan seperti Al-Baqarah (sapi betina), An-Naml (semut), atau Al-Ankabut (laba-laba) mengajarkan manusia untuk mengambil pelajaran dari makhluk-makhluk Allah yang lebih kecil.

Nama-nama yang berkaitan dengan fenomena alam seperti Ar-Ra'd (guruh), Asy-Syams (matahari), atau Al-Lail (malam) mengingatkan manusia akan kekuasaan Allah atas alam semesta. Sementara itu, nama-nama surah yang diambil dari para nabi seperti Ibrahim, Yusuf, atau Nuh mengandung pelajaran tentang keteguhan iman dan perjuangan dalam menyebarkan dakwah.

Nama-nama yang berkaitan dengan sifat-sifat Allah seperti Ar-Rahman (Yang Maha Pemurah) atau Al-Ikhlas (Keikhlasan) mengajarkan tentang akhlak dan spiritualitas yang harus dimiliki seorang Muslim. Semua ini menunjukkan bahwa Al-Qur'an adalah kitab yang komprehensif dan relevan untuk segala aspek kehidupan.