Tata Cara Sholat Dhuha yang Benar, Lengkap dengan Niat dan Doa serta Manfaat Spiritualnya

Pelajari tata cara shalat dhuha yang benar beserta niat, bacaan, dan doanya. Temukan juga keutamaan dan manfaat menakjubkan dari ibadah sunnah ini.

Diterbitkan 15 Agustus 2025, 07:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Sholat Dhuha adalah salah satu sholat sunnah yang dikerjakan pada waktu pagi, setelah matahari terbit hingga menjelang waktu Dzuhur. Ibadah ini dikenal sebagai sholat pembuka rezeki dan sarana untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT. Dengan tata cara yang benar, disertai niat yang tulus dan doa yang khusyuk, sholat Dhuha dapat memberikan ketenangan hati sekaligus pahala yang besar.

Selain pahala, sholat Dhuha juga membawa manfaat spiritual yang mendalam bagi pelakunya. Di antaranya adalah membersihkan hati dari sifat malas, memperkuat hubungan dengan Allah, serta melatih disiplin dalam beribadah. Memahami tata cara, niat, dan doa sholat Dhuha dengan benar akan membuat ibadah ini lebih khidmat dan membawa keberkahan dalam kehidupan sehari-hari.

Pengertian dan Waktu Pelaksanaan Shalat Dhuha

Sholat dhuha merupakan salah satu ibadah sunnah yang sangat dianjurkan dalam Islam. Ibadah ini dilaksanakan pada waktu dhuha, yaitu ketika matahari mulai naik kira-kira setinggi tombak (sekitar 7 hasta atau 2,5 meter) sampai menjelang waktu dzuhur. Secara umum, waktu yang ideal untuk menunaikan shalat dhuha adalah antara pukul 7 pagi hingga 30 menit sebelum masuk waktu dzuhur. Namun waktu yang paling utama adalah ketika matahari sudah agak tinggi dan terasa panas, sekitar pukul 9 atau 10 pagi.

Hikmah di balik waktu pelaksanaan shalat dhuha ini adalah agar setiap bagian siang hari tidak kosong dari ibadah. Seperempat siang pertama ada shalat Subuh, seperempat kedua ada shalat Dhuha, seperempat ketiga ada shalat Dzuhur, dan seperempat terakhir ada shalat Ashar.

Tata Cara Pelaksanaan Shalat Dhuha

Agar shalat Dhuha dapat dilakukan dengan sempurna, penting untuk mengikuti tata cara yang sesuai sunnah. Setiap gerakan dan bacaan memiliki urutan yang jelas, mulai dari niat hingga salam penutup. Berikut panduan lengkap yang dapat Anda ikuti untuk melaksanakan shalat Dhuha dengan benar dan khusyuk.

  1. Berwudhu terlebih dahulu dengan sempurna
  2. Menghadap kiblat
  3. Berniat dalam hati untuk melaksanakan shalat dhuha
  4. Takbiratul ihram (mengangkat kedua tangan setinggi telinga sambil mengucapkan "Allahu Akbar")
  5. Membaca doa iftitah
  6. Membaca surat Al-Fatihah
  7. Membaca surat atau ayat Al-Quran (dianjurkan membaca surat Asy-Syams pada rakaat pertama dan surat Ad-Dhuha pada rakaat kedua)
  8. Rukuk dengan tuma'ninah (tenang)
  9. I'tidal (bangkit dari rukuk)
  10. Sujud dengan tuma'ninah
  11. Duduk di antara dua sujud
  12. Sujud kedua
  13. Berdiri untuk rakaat kedua dan melakukan gerakan yang sama seperti rakaat pertama
  14. Duduk tasyahud akhir
  15. Mengucapkan salam

Shalat dhuha minimal dilakukan 2 rakaat dan maksimal 12 rakaat. Jika lebih dari 2 rakaat, maka setiap 2 rakaat diakhiri dengan salam.

 

Bacaan Niat Shalat Dhuha

Niat merupakan bagian penting dalam setiap ibadah, termasuk shalat Dhuha. Tanpa niat yang benar, ibadah tidak akan sempurna meskipun gerakan dan bacaannya tepat. Berikut lafaz niat shalat Dhuha yang dianjurkan untuk dibaca dalam hati bersamaan dengan takbiratul ihram.

أُصَلِّى سُنَّةَ الضُّحَى رَكْعَتَيْنِ لِلهِ تَعَالَى

Ushalli sunnatadh dhuhaa rak'ataini lillaahi ta'aalaa

Artinya: "Aku niat shalat sunnah Dhuha dua rakaat karena Allah Ta'ala"

 

Doa Setelah Shalat Dhuha

Setelah menyelesaikan shalat Dhuha, dianjurkan untuk memanjatkan doa sebagai bentuk permohonan kepada Allah SWT. Doa ini berisi pujian kepada Allah sekaligus permintaan rezeki yang halal, berkah, dan bermanfaat. Berikut lafaz doa setelah shalat Dhuha lengkap dengan teks Arab, latin, dan artinya.

اَللّٰهُمَّ اِنَّ الضُّحَآءَ ضُحَاؤُكَ وَالْبَهَاءَ بَهَاؤُكَ وَالْجَمَالَ جَمَالُكَ وَالْقُوَّةَ قُوَّتُكَ وَالْقُدْرَةَ قُدْرَتُكَ وَالْعِصْمَةَ عِصْمَتُكَ. اَللّٰهُمَّ اِنْ كَانَ رِزْقِى فِى السَّمَآءِ فَأَنْزِلْهُ وَاِنْ كَانَ فِى اْلاَرْضِ فَأَخْرِجْهُ وَاِنْ كَانَ مُعَسَّرًا فَيَسِّرْهُ وَاِنْ كَانَ حَرَامًا فَطَهِّرْهُ وَاِنْ كَانَ بَعِيْدًا فَقَرِّبْهُ بِحَقِّ ضُحَائِكَ وَبَهَائِكَ وَجَمَالِكَ وَقُوَّتِكَ وَقُدْرَتِكَ آتِنِىْ مَااَتَيْتَ عِبَادَكَ الصَّالِحِيْنَ

Allaahumma innadh-dhuhaa'a dhuhaa'uka, wal-bahaa'a bahaa'uka, wal-jamaala jamaaluka, wal-quwwata quwwatuka, wal-qudrata qudratuka, wal-'ishmata 'ishmatuka. Allaahumma in kaana rizqii fis-samaa'i fa anzilhu, wa in kaana fil-ardhi fa akhrijhu, wa in kaana mu'assaran fa yassirhu, wa in kaana haraaman fa thahhirhu, wa in kaana ba'iidan fa qarribhu bi haqqi dhuhaa'ika wa bahaa'ika wa jamaalika wa quwwatika wa qudratika, aatinii maa ataita 'ibaadakash-shaalihiin

Artinya: "Ya Allah, sesungguhnya waktu dhuha adalah waktu dhuha-Mu, keagungan adalah keagungan-Mu, keindahan adalah keindahan-Mu, kekuatan adalah kekuatan-Mu, penjagaan adalah penjagaan-Mu. Ya Allah, apabila rezekiku berada di atas langit maka turunkanlah, apabila berada di dalam bumi maka keluarkanlah, apabila sukar mudahkanlah, apabila haram sucikanlah, apabila jauh dekatkanlah dengan kebenaran dhuha-Mu, kekuasaan-Mu (Wahai Tuhanku), datangkanlah padaku apa yang Engkau datangkan kepada hamba-hamba-Mu yang saleh."

 

Keutamaan dan Manfaat Salat Dhuha

Mengutip situs resmi Dompet Dhuafa, Salat Dhuha dikenal sebagai shalat sunah yang mendatangkan rezeki. Ibadah ini juga termasuk salah satu sunah Nabi Muhammad SAW yang sangat dianjurkan bagi umat Islam. Riwayat Abu Hurairah mengatakan bahwa Rasulullah Saw bersabda, “Allah berfirman: ‘Wahai anak Adam, dirikanlah salat Dhuha, niscaya aku akan mencukupkanmu’.” 

Shalat dhuha memiliki berbagai keutamaan dan manfaat, di antaranya:

  1. Mendapatkan pahala sedekah untuk seluruh persendian tubuh
  2. Diampuni dosa-dosanya meskipun sebanyak buih di lautan
  3. Dicukupi kebutuhan hidupnya oleh Allah SWT
  4. Dibangunkan istana di surga bagi yang rutin mengerjakannya
  5. Mendapatkan ganjaran pahala setara ibadah haji dan umrah
  6. Menjadi waktu yang mustajab untuk berdoa
  7. Mendatangkan ketenangan jiwa dan pikiran
  8. Meningkatkan produktivitas dan semangat beraktivitas
  9. Menyehatkan tubuh karena dilakukan di pagi hari
  10. Melatih kedisiplinan dan konsistensi dalam beribadah

Tips Agar Rutin Melaksanakan Shalat Dhuha

Menjaga konsistensi dalam menjalankan shalat Dhuha membutuhkan niat kuat dan kebiasaan yang teratur. Dengan langkah-langkah sederhana, ibadah ini dapat menjadi bagian dari rutinitas harian yang penuh keberkahan. Berikut beberapa tips yang bisa membantu Anda istiqomah melaksanakan shalat Dhuha setiap hari.

  • Niatkan dengan ikhlas semata-mata karena Allah SWT
  • Jadikan sebagai rutinitas harian yang tak terpisahkan
  • Atur jadwal agar bisa melaksanakannya di waktu yang tepat
  • Ajak teman atau keluarga untuk saling mengingatkan
  • Pahami keutamaan dan manfaatnya agar semakin termotivasi
  • Mulai dari 2 rakaat terlebih dahulu secara konsisten
  • Lakukan di masjid atau mushola jika memungkinkan
  • Sediakan perlengkapan shalat di tempat yang mudah dijangkau
  • Tetap lakukan meski sedang dalam perjalanan atau bepergian
  • Jangan berlebihan hingga mengganggu aktivitas utama

People Also Ask

1. Bagaimana tata cara sholat Dhuha yang benar?

Dimulai dengan wudhu, niat, dua rakaat atau lebih, lalu salam dan doa.

2. Berapa rakaat sholat Dhuha yang dianjurkan?

Minimal 2 rakaat dan maksimal 12 rakaat, setiap 2 rakaat diakhiri salam.

3. Kapan waktu terbaik untuk melaksanakan sholat Dhuha?

Antara 15 menit setelah matahari terbit hingga menjelang Dzuhur.

4. Apa manfaat sholat Dhuha bagi umat Islam?

Mendatangkan rezeki, menenangkan hati, dan menambah pahala sunnah.