Sukses

Indonesia Makin Kuat Jadi Pusat Modest Fashion Dunia Lewat Markamarie

Liputan6.com, Jakarta Modest fashion semakin berkembang di industri ritel. Brand internasional sampai high end brand pun sudah mulai mengeluarkan modest fashion atau cara berpakaian sopan dan tidak provokatif. Hal tersebut membuat pasar fashion modest semakin mendunia.

Melihat hal ini, Franka Soeria pelaku fashion dari Indonesia yang telah berpengalaman di dunia modest fashion internasional menghadirkan platform penjualan online dan offline Markamarie. Markamarie hadir dengan konsep curated global boutique dan one stop solution.

Menurut wanita berdarah Indonesia yang menetap di Turki ini, kualitas desainer Indonesia mampu menyamai bahkan lebih kreatif dibandingkan kualitas desainer dunia. Namun, yang menjadi hambatan adalah akses jaringan internasional, cara menanggapi permintaan pasar global, produk yang baik, serta kesempatan tampil sejajar dengan karya desainer dunia lainnya. Untuk itu, Franka Soeria yang juga merupakan salah satu pendiri pekan mode bergengsi Modest Fashion Week ini menghadirkan wadah platform fashion global, Markamarie.

"Modest fashion Indonesia hadir dari pelaku mode yang memiliki kreativitas dan inovasi tanpa henti. Karena itu terciptalah Markamarie sebagai portal modest fashion end to end service pertama di Indonesia yang menghadirkan kumpulan bakat baru dengan layanan yang kreatif mulai dari produksi, marketing, dan promosi," kata Franka saat konferensi pers pada Selasa (13/3/2018), di Portico, Jakarta.

 

 

2 dari 3 halaman

Desainer yang Bergabung di Markamarie

Nama Markamarie sendiri diambil dari kata women's brand yang artinya brand milik perempuan. Bersama partner-nya Ismail Semin, Franka Soeria meresmikan berdirinya Markamarie pada November 2017. Ini merupakan langkah berani Markamarie untuk mewujudkan impian Indonesia sebagai pusat modest fashion dunia.

Sederet brand modest telah bergabung di Markamarie. tidak hanya desainer lokal namun juga internasional. Beberapa brand lokal yang telah bergabung di antaranya Farbe dan Huw Roman Tokyo hasil karya desainer Jepang, Hiroko Maeomasu. Dengan desain minimalis dan menggunakan pendekatan Jepang, Farbe menawarkan gaya elegan dan unik.

Ada juga Fllumae brand eksklusif dari Amerika. Fllumae bahkan telah muncul di beberapa majalah fashion prestisius seperti Marie Claire, Harper’s Bazaar, dan dipakai selebritas dunia seperti Liv Tyler. Juga ada Mizaan oleh Meriem Lebdiri yang menjadi wajah modest fashion nomor satu di Jerman, hingga Dosougi Designs brand yang sedang mendapat perhatian di Amerika karya Huda Eldosougi. Serta brand lainnya yakni The Official, Marylin Luciana, Nile, Shajna, Zamzam Zalila, dan Masqa juga telah menjadi bagian dari Markamarie.

3 dari 3 halaman

Desainer yang Bergabung di Markamarie

Selain itu, Markamarie juga bertindak sebagai mentor bagi beberapa desainer baru dan muda dari Indonesia, seperti Hanifa Ramadhanti, Wulan Anggraeni, dan Stefy Wulania agar desainnya dapat diterima di Indonesia dan dunia. Brand yang telah dilahirkan oleh ketiganya antara lain Alania, Rivasso, Subway 1928, Rossy, dan beberapa brand lain. Koleksi Markamarie juga akan hadir di departemen store Sogo di Indonesia.

Markamarie terus membuka kesempatan berkolaborasi bagi desainer Indonesia dan seluruh dunia, baik senior atau desainer baru yang sejalan mendukung perkembangan modest fashion.

"Dengan jaringan internasional yang kami miliki, akan menjadi gerbang efektif bagi desainer atau brand lokal dan luar negeri. Kami akan memperkenalkan modest fashion Indonesia ke dunia dan Iakan berperan aktif tidak hanya dalam show namun dalam perspektif industri dan bisnis," tutup Franka.

Loading