Saat Brand Fashion Bereksperimen dalam Film Pendek, Ini Hasilnya

Perkembangan teknologi membawa perubahan di berbagai bidang, termasuk dunia fashion. Ini salah satunya.

Diterbitkan 08 Februari 2018, 18:45 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Perkembangan teknologi membawa perubahan di berbagai bidang. Termasuk kultur dunia fashion. Kini koleksi baru dari rumah mode dan desainer tak hanya bisa dilihat oleh para pencinta fashion, tapi seluruh masyarakat di dunia melalui ragam platform teknologi, mulai dari unggahan foto secara real time maupun live streaming. Hal ini membuat efektivitas fashion show dan pekan mode dipertanyakan.

Sebagian brand dan desainer fashion memilih taktik pendekatan baru dalam memperkenalkan koleksi teranyar mereka. Contohnya Rag & Bone yang bereksperimen dengan media film pendek. Melansir halaman Harper’s Bazaar pada Kamis (8/2/18), Rag & Bone merilis film pendek berjudul “Why Can’t We get Along” yang menampilkan koleksi baru Spring/Summer 2018.

 

 

Tidak Mengadakan Fashion Show

 

Introducing our new film, Why Can’t We Get Along starring @katemara and @ansel, a rag & bone film’s production featuring the new #ragandbone #SS18 collection—watch the full film online at rag-bone.com [link in bio] #ragandbonefilms Co-Directors: @benjaminmillepied @dufslam @bobpartington Director of photography: #DariusKhondji Choreography: #BenjaminMillepied Music: #ThomYorke Executive Producer: #MarcusWainwright Executive Creative Producer: @marissa_kraxberger Producers: @tarynten @imcandycandycandy @instagramlessgpf Editor: @willhtown Color: @timmasick Music Director: @krisbones1 Styling: @themelanieward @specialguestagram

Sebuah kiriman dibagikan oleh rag & bone (@ragandbone) pada

Film ini dibintangi oleh Kate Mara dan Ansel Elgort dengan soundtrack lagu ciptaan Thom York Radio Head.

“Kami tak lagi membuat fashion show dan tak mengikuti fashion week karena fokus untuk membuat sesuatu yang spesial yang merepresentasikan filosofi kami. Sebelumnya, kami sudah melakukan 20 fashion show tapi kini hal itu mulai terasa basi,” ucap Marcus Wainwright, co-founder brand fashion Rag & Bone.

 

Strategi dan Taktik Baru

 

More #BTS from the set of our new film, Why Can't We Get Along. This scene features @katemara and @ansel in the Dolly Zoom Rig. #ragandbonefilms

Sebuah kiriman dibagikan oleh rag & bone (@ragandbone) pada

“Terjadi perubahan taktik marketing yang telah lama berlangsung. Apa konsumen peduli mengenai fashion week pada bulan September atau Februari? Sepertinya tidak”.

Bukan hanya Rag & Bone yang kali ini memutuskan untuk tak mengikuti fashion week. Hal serupa juga dilakukan oleh brand Vera Wang. Sama seperti Rag & Bone, Vera Wang juga akan membuat film pendek untuk memperkenalkan koleksi terbarunya.

Bio In God Bless