Rehabilitasi Pasca Stroke, Dokter Kenalkan Sistem Robotik Diego untuk Kembalikan Fungsi Tangan

Stroke kerap berakhir pada kondisi disabilitas, rehabilitasi fisik dengan sistem robotik Diego dinilai dapat bantu proses pemulihan.

Diterbitkan 31 Januari 2026, 07:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Stroke adalah salah satu penyebab utama disabilitas dan kematian di Indonesia. Ini merupakan kondisi darurat medis yang perlu penanganan cepat.

Pemulihan pasca-stroke sering kali membutuhkan waktu dan kesabaran, tapi kemajuan teknologi telah membawa harapan baru.

Dokter spesialis kedokteran fisik dan rehabilitasi, Ivan Chandra, dari RS EMC Grha Kedoya menjelaskan, kini ada sistem robotik canggih yang dirancang khusus untuk terapi rehabilitasi anggota gerak atas (tangan dan lengan). Sistem ini disebut Diego.

Sistem robotik Diego bekerja dengan cara:

Terapi Berbasis Permainan (Gamifikasi)

Pasien mengendalikan permainan atau tugas di layar dengan gerakan lengan dan tangan mereka.

“Ini membuat sesi latihan menjadi lebih menyenangkan dan termotivasi, jauh dari kesan membosankan yang sering terjadi pada terapi konvensional,” kata Ivan mengutip laman EMC, Jumat (30/1/2026).

Dukungan Berat Badan (Gravity Compensation)

Diego dapat meniadakan atau mengurangi efek gravitasi pada lengan pasien. Ini sangat penting, terutama bagi pasien yang baru mengalami stroke dan memiliki kekuatan otot yang sangat lemah karena memungkinkan mereka melatih gerakan yang lebih luas tanpa membebani otot.

Latihan Intensif dan Repetitif

Pemulihan saraf dan otot (neuroplastisitas) memerlukan pengulangan gerakan yang intensif. Diego memfasilitasi ratusan pengulangan gerakan yang tepat dalam satu sesi, sebuah tingkat intensitas yang sulit dicapai oleh terapi manual saja.

Umpan Balik Real-time (Biofeedback)

Sensor presisi tinggi pada robot memberikan data real-time tentang kinerja pasien. Hal ini memungkinkan terapis dan pasien untuk melihat langsung kemajuan yang dibuat dan menyesuaikan tingkat kesulitan secara instan.

Fungsi Diego

Diego dinilai memiliki manfaat signifikan yang melampaui metode rehabilitasi tradisional, termasuk:

Mempercepat Pemulihan Fungsi Lengan dan Tangan

Fokus Diego pada gerakan anggota gerak atas menjadikannya alat yang baik untuk mengembalikan kemampuan fungsi lengan terutama bahu dan siku. Ini adalah keterampilan vital yang dibutuhkan pasien untuk kembali melakukan aktivitas sehari-hari secara mandiri, seperti makan, berpakaian, atau menyikat gigi.

Peningkatan Motivasi Pasien

Salah satu tantangan terbesar dalam rehabilitasi adalah menjaga motivasi. Lingkungan yang interaktif dilengkapi gim menarik dapat mengubah sesi terapi menjadi menyenangkan, membuat pasien termotivasi untuk berlatih lebih keras dan lebih lama.

Selanjutnya

Manfaat lainnya dari sistem robotik Diego adalah:

Pengurangan Beban Fisik Terapis

Dengan dukungan robotik, terapis dapat mengalihkan fokus dari membantu secara fisik menjadi mengawasi, menganalisis, dan mempersonalisasi program terapi. Ini memastikan bahwa kualitas terapi selalu optimal tanpa mengurangi safety dan supervision.

Terapi Presisi Tinggi dan Objektif

Setiap gerakan pasien dicatat dan dianalisis secara digital. Hal ini memberikan terapis dan keluarga data yang objektif dan terukur mengenai kemajuan pemulihan motorik, memastikan bahwa terapi berjalan di jalur yang benar menuju kesembuhan.