Sukses

Momen Huillo, Anak Autisme dan Coldplay Saat Manggung Bareng Bikin Penonton Berlinang Air Mata

Liputan6.com, Jakarta Luis dan Sandra Alanso dahulu tidak menyangka bahwa menghadiri konser Coldplay bersama putra mereka yang memiliki autisme, Huillo, akan mengubah kehidupan sang anak. Sekarang sudah enam tahun sejak itu dan kini band Inggris tersebut kembali ke Mexico City. Kini Huillo tidak hanya diundang untuk menghadiri pertunjukan, melainkan juga tampil bersama mereka.

Dilansir dari Indianexpress, momen kolaborasi Coldplay X Huillo lantas diabadikan dalam video yang sempat viral di media sosial. Bahkan hingga kini videonya masih menyentuh hati pemirsa yang menontonnya berulang kali di YouTube.

Saat itu Coldplay sedang dalam tur Amerika Latin mereka untuk mempromosikan album terbaru mereka Music of the Spheres. Mereka kembali ke stadion Foro Sol, tempat Huillo pertama kali melihat mereka secara langsung pada usia enam tahun. Kini, pada usia 12 tahun, setelah menemukan kecintaannya pada musik, artis muda itu menampilkan lagu ciptaannya sendiri, mendapat tepuk tangan tidak hanya dari penonton tetapi juga dari para musisi itu sendiri.

Dalam sebuah video yang dibagikan oleh band rock di platform media sosial mereka, terekam momen dari konser tahun 2016, saat Huillo kecil terlihat emosional mendengar lantunan lagu "Fix You" dari bangku penonton bersama orangtuanya.

Video yang banyak dibagikan di Twitter tersebut tersampaikan ke Coldplay dan anggota Coldplay sendiri, Chris Martin yang merasa momen itu sangat berarti, mengundang Huillo dan ayahnya ke atas panggung.

Huillo pun memanfaatkan momen tersebut untuk membawakan lagu gubahannya sendiri yang ia beri judul "Being Different Is OK", bersama anggota band di atas panggung. Momen tersebut membuat semua orang yang menontonnya, baik di antara penonton yang hadir langsung ke konsernya maupun netizen online yang melihat tayangan ulang, berlinang air mata.

 

 

 

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

2 dari 2 halaman

Coldplay bagi Huillo

“Huillo menyukai musik dan Coldplay adalah band favoritnya. Bagi Huillo, musik adalah terapi yang paling penting, ia memiliki begitu banyak kekuatan,” tulis situs web anak laki-laki itu.

“Bagi kami, semuanya dimulai hari itu di konser Coldplay,” tambah situs web tersebut merujuk pada video viral yang membuat band asal Inggris itu begitu tersentuh sehingga mereka mengundangnya ke konser mereka.

Anak laki-laki tersebut, yang didiagnosis dengan Gangguan Spektrum Autisme pada usia empat tahun, menghadapi banyak tantangan, terutama mencoba untuk menemukan tempat baginya dalam sistem pendidikan negara.

"Kami menemukan diri kami berurusan dengan orang-orang berpendidikan yang ketakutan dengan kata-kata seperti: 'Autisme', 'Autistik' atau 'Kebutuhan khusus'," tulis pasangan itu di situs web mereka.

Orang tua Huillo mengatakan selama bertahun-tahun mereka mencoba untuk mendukung putra mereka dengan berbagai hal, namun, semuanya "berhasil untuk jangka pendek, tanpa kemajuan yang signifikan dan diharapkan", sampai bakatnya untuk musik ditemukan. Anak muda yang tak hanya gemar menyanyi tapi juga memainkan berbagai alat musik mulai dari gitar hingga synthesizer itu, kerap manggung dengan bandnya dan video-videonya diunggah di TikTok.

Keluarga Huillo juga menyebutkan kalau momen akhirnya kembali bertemu Coldplay, bahkan sampai bisa berbagi panggung bersama, sangat bermanfaat. “Andai saja dunia selalu seperti ini!” tulis keluarga itu di Instagram, berbagi gambar dari penampilan mereka dan berterima kasih kepada band atas sikap indah mereka.

Saat video mulai beredar di internet, banyak yang berterima kasih kepada anggota band atas kebaikan mereka.