10 Peretasan Kripto Terbesar pada Agustus 2026

PeckShiled mencatat ada 50 peretasan kripto yang terjadi pada Agustus 2026.

Diterbitkan 02 September 2026, 12:08 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - 50 peretasan kripto berskala besar terjadi pada Agustus 2026 berdasarkan perusahaan keamanan blockchain PeckShield. Jumlah peretasan ini 67% lebih tinggi dibandingkan 30 insiden peretasan pada Juli 2026.

Mengutip Yahoo Finance, Rabu (2/9/2026), investor kripto kehilangan US$ 136,3 juta atau Rp 2,41 triliun (asumsi kurs dolar AS terhadap rupiah di kisaran 17.730) akibat peretasan-peretasan pada Agustus 2026.

Namun, nilai peretasan itu menunjukkan peretasan tajam sebesar 49,5% dari kerugian US$ 270 juta atau Rp 4,78 triliun pada Juli. Akan tetapi, jumlah serangan lebih banyak pada Agustus 2026.

Kesenjangan antara banyaknya insiden dan nilai kerugian yang lebih rendah ini bermuara pada satu peristiwa: TectonicFi.

TectonicFi kehilangan US$ 74 juta dalam serangan terbesar pada Agustus

Eksploitasi terhadap protokol pinjam-meminjam Tectonic.cro menyumbang sekitar US$ 74 juta atau Rp 1,3 triliun  dari total kerugian Agustus, atau lebih dari 54% dari seluruh kerugian bulan tersebut.

Menurut PeckShield, insiden ini menempati peringkat keempat pencurian kripto terbesar sepanjang tahun 2026 (hingga saat ini), di bawah eksploitasi Drift, KelpDAO/LayerZero, dan Coldcard.

Penyerang berhasil memindahkan (melakukan bridge) sekitar US$ 6 juta atau Rp 106,3 miliar ke jaringan Ethereum sebelum Cronos blockchain yang mendasari Tectonicmenghentikan seluruh jaringan, sehingga membekukan sisa dana curian tersebut.

Pelaku eksploitasi kemudian mulai melakukan pencucian dana, dengan memindahkan sekitar US$ 200.000 atau Rp 3,5 miliar ke Bitcoin pada saat laporan PeckShield dirilis.

 

 

10 Ekploitasi Kripto Terbesar pada Agustus 2026

Menurut PeckShield, sepuluh eksploitasi terbesar Agustus berdasarkan nilai kerugian adalah:

  • TectonicFi: US$ 74 juta atau Rp 1,3 triliun
  • Moonwell: US$ 8,7 juta atau Rp 154,2 miliar
  • Termlabs: US$ 8,5 juta atau Rp 150,7 miliar
  • Coinsbuy: US$ 7,9 juta atau Rp 140,08 miliar
  • TAC: US$ 7,5 juta atau Rp 132,9 miliar
  • Injective: US$ 4,8 juta atau Rp 85,1 miliar
  • MANTRA: US$ 3,6 juta atau Rp 63,83 miliar
  • BounceBit: US$ 3 juta atau Rp 53,1 miliar
  • Cosmos Labs: US$ 2,87 juta atau Rp 50,89 miliar
  • Aquifer: US$ 2,47 juta atau Rp 43,7 miliar

10 eksploitasi ini menyebabkan kerugian bagi investor kripto sebesar kurang lebih US$ 123,34 juta atau Rp 2,1 triliun, yang mencakup sekitar 90,5% dari total kerugian selama Agustus.

Selama paruh pertama tahun 2026, penyerang melakukan 207 peretasan kripto terpisah yang merugikan investor sebesar US$ 972 juta atau Rp 17,2 triliun, menurut data TRM Labs.

 

Disclaimer: Setiap keputusan investasi ada di tangan pembaca. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual Kripto. Liputan6.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi.