Eric Trump Prediksi Harga Bitcoin Bisa Tembus USD 1 Juta, Ini Analisisnya!

Eric Trump memprediksi Bitcoin berpotensi mencapai USD 1 juta berkat pasokan terbatas dan adopsi institusional.

Diterbitkan 15 Januari 2026, 06:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Eric Trump, figur yang cukup berpengaruh di sektor kripto, memprediksi harga Bitcoin (BTC) berpotensi mencapai USD 1 juta di masa depan. Pernyataan tersebut disampaikan dalam ajang Bitcoin Asia Conference dan langsung menarik perhatian pelaku pasar aset digital.

Eric Trump yang juga merupakan co-founder American Bitcoin (ABTC) menyebut Bitcoin memiliki karakteristik unik yang membuatnya berpotensi menjadi penyimpan nilai (store of value) yang lebih unggul dibandingkan emas.

“Emas masih bisa ditemukan jika harganya naik. Dengan Bitcoin, jumlahnya tidak akan pernah lebih dari 21 juta koin. Akan selalu 21 juta. Saya benar-benar percaya Bitcoin pada akhirnya akan mencapai USD 1 juta. Saya belum pernah sebullish ini,” ujar Eric Trump dikutip dari Coinmarketcap, Kamis (15/1/2026).

Sebagai Executive Vice President Trump Organization, Eric Trump menegaskan bahwa keterbatasan pasokan Bitcoin menjadi faktor utama yang mendorong potensi kenaikan harga jangka panjang. Ia menilai, kondisi tersebut tidak dimiliki oleh aset tradisional seperti emas.

Menurutnya, semakin banyaknya investor institusional yang mulai mengadopsi Bitcoin juga memperkuat posisinya sebagai aset lindung nilai di tengah ketidakpastian ekonomi global.

Disclaimer: Setiap keputusan investasi ada di tangan pembaca. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual Kripto. Liputan6.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi.

 

Adopsi Institusi dan Tantangan Regulasi

Prediksi Eric Trump tersebut memicu perdebatan di kalangan pelaku industri kripto. Sejumlah analis menyambut optimisme tersebut, namun tak sedikit pula yang mengingatkan risiko volatilitas tinggi yang masih melekat pada Bitcoin.

Meski demikian, tren adopsi institusional terus menunjukkan peningkatan. Eric Trump mencontohkan sejumlah perusahaan besar dan perbankan yang mulai memasukkan Bitcoin ke dalam strategi investasi mereka. Hal ini dinilai sebagai sinyal perubahan pendekatan terhadap aset digital di sektor keuangan.

Langkah institusi tersebut dianggap dapat menambah legitimasi Bitcoin sekaligus meningkatkan daya tariknya sebagai instrumen lindung nilai, terutama saat pasar global dihadapkan pada tekanan inflasi dan ketidakpastian ekonomi.

 

Tambah Daftar Proyeksi Ambisius

Namun, valuasi Bitcoin tetap memunculkan beragam pandangan. Dukungan institusional memang berpotensi menghadirkan stabilitas, tetapi investor masih mencermati berbagai faktor lain, mulai dari perubahan regulasi, persaingan dengan aset kripto lain, hingga perkembangan teknologi blockchain.

Pernyataan Eric Trump menambah panjang daftar proyeksi ambisius terkait masa depan Bitcoin. Seperti yang ditunjukkan sejarah pergerakannya, Bitcoin memiliki potensi besar sekaligus risiko tinggi, menjadikan prediksi harga jangka panjang sebagai tantangan tersendiri di dunia kripto.