Peluang Pasar Kripto Rp 4,9 Kuadriliun: Pakistan Ajak Binance dan Coinbase Masuk

Otoritas Pengatur Aset Virtual Pakistan membuka pasar kripto bagi perusahaan global dengan menawarkan lisensi operasi dan akses ke lebih dari 40 juta pengguna.

Diterbitkan 18 September 2025, 18:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Otoritas Pengatur Aset Virtual Pakistan (PVARA) resmi membuka pasar kripto bagi perusahaan internasional, menawarkan lisensi operasi dengan akses ke lebih dari 40 juta calon pengguna.

Upaya ini dapat merombak pasar keuangan digital Pakistan, menempatkannya sejajar dengan aturan global, dan membuka peluang masuknya bursa besar untuk memperluas layanan serta inovasi kripto.

Dikutip dari coinmarketcap, Kamis (18/9/2025), Pakistan resmi membuka pasar kriptonya bagi bursa internasional dengan mengundang perusahaan global untuk mengajukan izin operasi. Langkah ini memberi peluang akses ke lebih dari 40 juta calon pengguna.

Otoritas Pengatur Aset Virtual Pakistan (PVARA), yang dibentuk melalui Ordonansi Aset Virtual 2025, menjadi lembaga pengawas baru bagi industri ini. Ketua PVARA, Bilal bin Saqib, menegaskan bahwa inisiatif tersebut bertujuan membangun masa depan keuangan digital yang transparan dan inklusif.

“Undangan ini kami tujukan kepada VASP terkemuka dunia untuk bermitra dalam membangun masa depan keuangan digital yang transparan dan inklusif bagi Pakistan,” ujar Bilal bin Saqib.

 

Volume Perdagangan

PVARA menargetkan bursa institusional seperti Binance dan Coinbase untuk masuk ke pasar Pakistan. Kehadiran bursa global ini dinilai dapat memperluas akses lokal, dengan proyeksi volume perdagangan tahunan mencapai USD 300 miliar atau sekitar Rp 4,9 kuadriliun (estimasi kurs Rp 16.500 per USD). Namun, partisipasi mereka tetap bergantung pada persetujuan lisensi.

Para analis menilai langkah ini bisa menyelaraskan Pakistan dengan rezim regulasi sukses seperti Dubai dan Singapura, yang terbukti mampu mendorong pertumbuhan pasar melalui aturan yang jelas dan perlindungan pengguna. Keberhasilan serupa juga tercatat di Inggris, di mana keterbukaan regulasi mampu menarik minat bursa besar sekaligus memperkuat perekonomian nasional.

Menurut pakar dari Kanalcoin, inisiatif Pakistan berpotensi mendatangkan arus masuk kripto yang signifikan jika dijalankan secara konsisten. Mereka memprediksi volume perdagangan akan terus meningkat, asalkan kejelasan regulasi dapat dipertahankan.