Liputan6.com, Jakarta - Seorang remaja asal Kanada dijatuhi hukuman penjara setelah terbukti mencuri Bitcoin senilai USD 37 juta atau sekitar Rp 600 miliar (estimasi kurs (Rp 16.300 per USD) serta meretas beberapa akun media sosial X (dulu Twitter) dalam serangkaian kejahatan siber yang terjadi sejak 2020.
Mengutip CryptoPotato, Senin (4/8/2025), kasus ini kembali mencuat setelah ZachXBT, seorang detektif blockchain terkenal, menyerukan hukuman yang lebih tegas bagi pelaku kejahatan digital seperti penipuan pertukaran SIM (SIM swap) dan rekayasa sosial.
Pelaku bernama Cameron Redman berhasil mengambil alih nomor ponsel milik investor kripto Josh Jones pada 22 Februari 2020 melalui teknik SIM swap. Setelah melewati verifikasi dua langkah, Redman pun bisa mengakses dompet kripto korban.
Advertisement
Ia kemudian mencuri 1.547 Bitcoin (BTC) dan 60.000 Bitcoin Cash (BCH), dengan nilai total sekitar USD 37 juta saat kejadian.
Setelah itu, Redman mulai memecah dana curian ke dalam ratusan transaksi kecil dan mencucinya melalui beberapa bursa kripto terpusat agar tak mudah dilacak.
Gunakan Dana Curian untuk Retas Akun X
Aksi Redman tak berhenti di situ. Ia juga terlibat dalam penipuan phishing dan peretasan akun-akun NFT populer di platform X. Menurut ZachXBT, pada Juni 2022, Redman menjual akses ke panel internal X seharga 250 ETH, yang setara dengan jutaan dolar.
Akses ilegal ini digunakan untuk meretas lebih dari 10 akun X, termasuk akun milik tokoh-tokoh terkenal di dunia NFT seperti Beeple, DeeKay, Zeneca, Nouns DAO, dan JRNY Club. Dana hasil pencurian disalurkan melalui Tornado Cash, lalu dikirim ke akun Stake milik Redman.
Hukuman dan Kerugian: Masih Ada Rp 500 Miliar yang Hilang
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5027997/original/005972200_1732861152-fotor-ai-20241129131623.jpg)
Redman akhirnya dihukum 12 bulan dan 1 hari penjara, ditambah masa percobaan selama tiga tahun untuk setiap dakwaan, yang dijalani secara bersamaan. Ia juga diperintahkan membayar:
- Denda khusus: USD 400
- Restitusi: USD 248.257,07
- Denda tambahan: USD 60.000
Namun, dari total dana yang dicuri, pihak berwenang hanya berhasil menyita sekitar USD 5,4 juta, sementara sisanya—lebih dari USD 31,5 juta—masih belum ditemukan.
Identitas Awalnya Dirahasiakan, Kini Didesak Terbuka
Karena saat penangkapan Redman masih di bawah umur, identitas dan fotonya sempat dirahasiakan. Namun, ZachXBT menilai bahwa perlindungan seperti ini justru berbahaya, karena bisa memberi peluang bagi pelaku untuk kembali melakukan kejahatan di kemudian hari.
Penipuan semacam ini pun makin sering terjadi. Laporan dari Keepnet Labs mencatat peningkatan 1.055% dalam kasus SIM swap di Inggris sepanjang 2024. Sementara laporan “State of Crypto Scams 2025” dari Elliptic mengungkap bahwa phishing dan manipulasi sosial adalah metode favorit kelompok penjahat siber seperti Lazarus Group dari Korea Utara, bahkan kini dibantu oleh teknologi AI.
Advertisement
Kejahatan Siber Makin Canggih, Regulasi Harus Diperketat
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5027992/original/041439300_1732861105-fotor-ai-2024112913176.jpg)
ZachXBT juga mengingatkan bahwa gelombang serangan terhadap akun X masih terus berlangsung. Dalam rentang November hingga Desember 2024, seorang peretas berhasil membobol lebih dari 15 akun X dan mencuri dana lebih dari USD 500.000.
Kasus Redman menjadi peringatan bahwa kejahatan siber terus berevolusi, dan perlindungan terhadap pengguna harus ditingkatkan, termasuk aturan yang lebih ketat dan transparansi lebih besar terhadap pelaku yang telah dihukum.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9295706/original/066644800_1783939615-cek_fakta_-_prasetyo_hadi_umumkan_dana_pensiunan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9317894/original/043579200_1786076765-Screenshot_2026-08-07_110222.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9318485/original/050923200_1786098399-Cek_fakta_-_blt_umkm_2026.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9296218/original/017054600_1784007463-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-07-14T123701.052.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5027995/original/012021400_1732861121-fotor-ai-20241129131659.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1411796/original/081544500_1479712425-kanada.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3504864/original/048171300_1625731008-042390000_1519626842-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4446821/original/055216700_1685431148-flag-gf0c737295_1280.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9311603/original/002864700_1785410411-Jembatan_Gordie_Howe-30_Juli_2026a.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9309824/original/038752000_1785288348-Untitled.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9304416/original/075077900_1784714303-17847054596a6071b3f1210_WhatsApp_Image_2026_07_22_at_14_28_43__1_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5554069/original/013962000_1776058564-Untitled.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5239216/original/065497300_1748831997-Untitled.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9298432/original/055199800_1784170649-ka2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294700/original/046969200_1783851767-Untitled.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9289073/original/046291600_1783391105-bel6.jpg)