Sukses

Analis Sebut Tahun Baru Imlek Bakal Genjot Reli Harga Bitcoin

Liputan6.com, Jakarta - Rata-rata harga bitcoin naik 11% selama Tahun Baru Imlek. Analis memperkirakan reli pasar sebelum momen Halving akan berlanjut dengan harga BTC diprediksi bisa mencapai harga USD 48.000 atau setara Rp 749,3 juta (asumsi kurs Rp 15.611 per dolar AS).

Kripto Bitcoin (BTC) terbesar di dunia telah mengalami reli besar dengan kenaikan lebih dari 7% dalam dua hari terakhir. Kepala penelitian di Matrixport dan pendiri 10x Research, Markus Thielen memperkirakan Bitcoin (BTC) akan mencapai USD 48.000 atau setara Rp 749,3 juta dalam waktu dekat. 

Prediksinya berasal dari tren historis Bitcoin yang membukukan keuntungan signifikan selama perayaan Tahun Baru Imlek

“Beberapa hari ke depan adalah waktu yang sangat penting secara statistik karena bitcoin cenderung menguat sebesar +11% sekitar Tahun Baru Imlek, dimulai pada 10 Februari. Selama 9 tahun terakhir, Bitcoin telah naik setiap kali pedagang membeli bitcoin 3 hari sebelumnya dan menjualnya sepuluh hari setelah dimulainya Tahun Baru Imlek,” ujar Thielen, dikutip dari CoinSpeaker, Sabtu (10/2/2024).

Thielen menekankan pentingnya reli harga Bitcoin baru-baru ini, menambahkan bahwa penembusan tersebut mengakhiri fase korektif yang menyebabkan penurunan BTC menjadi USD 38.500 atau setara Rp 601 juta pada akhir Januari. 

Dia memandang perkembangan ini sebagai hal yang sangat penting, dengan menyatakan bahwa hal ini membuka jalan bagi BTC untuk mencapai target jangka pendeknya sebesar USD 48.000.

Setelah awal yang lambat pada Februari, arus masuk ETF Bitcoin kembali melonjak pada pekan ini. Pada Kamis, 8 Februari, ETF Bitcoin menyaksikan arus masuk yang mengesankan mencapai USD 403 juta atau setara Rp 6,2 triliun yang luar biasa, menandai arus masuk tertinggi yang tercatat untuk Februari.

Disclaimer: Setiap keputusan investasi ada di tangan pembaca. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual Kripto. Liputan6.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi.

* Follow Official WhatsApp Channel Liputan6.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.

2 dari 5 halaman

Harga Kripto pada 10 Februari 2024

Sebelumnya diberitakan, harga Bitcoin dan kripto teratas lainnya terpantau alami pergerakan yang seragam pada Sabtu (10/2/2024). Mayoritas kripto jajaran teratas terpantau kembali berada di zona hijau.

Berdasarkan data dari Coinmarketcap, kripto dengan kapitalisasi pasar terbesar, Bitcoin (BTC) kembali menguat. Bitcoin naik 4,31 persen dalam 24 jam dan 9,56 persen sepekan.

Saat ini, harga bitcoin berada di level USD 47.288 atau setara Rp 738,2 juta (asumsi kurs Rp 15.611 per dolar AS). 

Ethereum (ETH) kembali menguat. ETH naik 2,90 persen sehari terakhir dan 8,13 persen sepekan. Dengan begitu, saat ini ETH berada di level Rp 38,9 juta per koin. 

Kripto selanjutnya, Binance coin (BNB) turut menguat. Dalam 24 jam terakhir BNB naik 1,31  persen dan 7,42 persen sepekan. Hal itu membuat BNB dibanderol dengan harga Rp 5,05 juta per koin. 

Kemudian Cardano (ADA) kembali berada di zona hijau. ADA naik 3,16 persen dalam 24 jam terakhir dan 6,16 persen sepekan. Dengan begitu, ADA berada pada level Rp 8.487 per koin.

 

 

3 dari 5 halaman

Harga Kripto Solana

Adapun kripto Solana (SOL) turut menguat. SOL terbang 5,14 persen dalam sehari dan 7,69 persen sepekan. Saat ini, harga SOL berada di level Rp 1,68 juta per koin. 

XRP terpantau kembali berada di zona hijau. XRP naik 2,29 persen dalam 24 jam dan 3,05 persen sepekan. Dengan begitu, XRP kini dibanderol seharga Rp 8.214 per koin. 

Koin Meme Dogecoin (DOGE) kembali menghijau. Dalam satu hari terakhir DOGE naik 2,08 persen dan 3,30 persen sepekan. Ini membuat DOGE diperdagangkan di level Rp 1.272 per token.

Harga kripto hari ini stablecoin Tether (USDT) dan USD coin (USDC) sama-sama menguat 0,01 persen. Hal tersebut membuat harga keduanya masih bertahan di level USD 1,00

Sedangkan Binance USD (BUSD) menguat 0,01 persen dalam 24 jam terakhir, membuat harganya masih berada di level USD 1,00.

Adapun untuk keseluruhan kapitalisasi pasar kripto hari ini berada di level USD 1,69 triliun atau setara Rp 26.440 triliun. 

4 dari 5 halaman

Advokat Kripto Prediksi Harga Bitcoin Sentuh Rp 3,7 Miliar Usai Halving

Sebelumnya diberitakan, seorang advokat kripto Scott Melker, juga dikenal sebagai “Wolf of All Streets,” memberikan wawasan tentang peristiwa halving bitcoin yang dijadwalkan akan terjadi pada April 2024 dalam sebuah artikel yang diterbitkan oleh The Street awal pekan ini. 

Dalam laporan tersebut, dia menjelaskan Halving dapat mendorong harga bitcoin menjadi USD 240.000 atau setara Rp 3,7 miliar (asumsi kurs Rp 15.731 per dolar AS). 

Melker adalah trader terkenal, investor, penulis, dan pembawa acara podcast Wolf of All Streets. Pada 2020, ia memenangkan Penghargaan Binance Influencer of the Year untuk Amerika Utara.

“Bitcoin halving akan terjadi ketika jumlah blok yang ditambang mencapai 840.000 pada bulan April 2024, maka imbalan per blok akan berkurang dari 6,25 menjadi 3,125 bitcoin,” ujar Melker, dikutip dari Bitcoin.com, Selasa (6/2/2024)

Melker menjelaskan, ini pada dasarnya berarti pasokan baru yang dikeluarkan berkurang setengahnya. Menjadi dua kali lebih sulit bagi penambang untuk menghasilkan uang dengan menambang bitcoin.

Melker mencatat dalam siklus halving terakhir, Bitcoin naik dari level tertinggi USD 20.000 atau setara Rp 314,6 juta hingga level tertinggi USD 69.000 atau setara Rp 1 miliar, itu merupakan apresiasi sebesar 250,86%.

 

5 dari 5 halaman

Halving Bakal Dongkrak Harga Bitcoin

“Jika kita mengambil 250% berikutnya dan membawanya dari USD 69.000 (harga tertinggi bitcoin sepanjang masa) ke siklus berikutnya, kita melihat bitcoin berada di sekitar USD 240.000,” ujar dia.

Banyak investor yang optimistis halving akan mendongkrak harga bitcoin. Pendiri Skybridge Capital Anthony Scaramucci memperkirakan halving akan mendorong harga BTC menjadi USD 170.000 atau setara Rp 2,6 miliar. 

Standard Chartered memperkirakan awal bulan ini BTC bisa mencapai USD 200.000 atau setara Rp 3,1 miliar tahun depan. 

Sementara itu, pemodal ventura Tim Draper baru-baru ini menggandakan prediksi BTC-nya, memperkirakan harga bitcoin akan mencapai USD 250.000 atau setara Rp 3,9 miliar tahun ini. Miliarder ini juga membayangkan suatu momen ketika orang-orang tidak menginginkan dolar AS lagi.

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Video Terkini