Sukses

Imlek 2023, Harga Bitcoin Melonjak ke Posisi Rp 345,61 Juta

Liputan6.com, Jakarta - Harga kripto jajaran teratas cenderung beragam pada momen Tahun Baru Imlek 2023 yang jatuh pada Minggu (22/1/2023). Pada momen Imlek 2023, harga bitcoin mampu menguat signifikan.

Berdasarkan data Coinmarketcap, harga kripto kapitalisasi pasar terbesar, bitcoin (BTC) menghijau dalam 24 jam terakhir. Harga bitcoin melonjak 1,41 persen. Selama sepekan terakhir, harga bitcoin melompat 10,58 persen. Saat ini, harga bitcoin berada di posisi USD 22.931,42 atau sekitar Rp 345,61 juta (asumsi kurs Rp 15.071 per dolar Amerika Serikat).

Sementara itu, harga ethereum (ETH) justru bergerak di zona merah dalam 24 jam terakhir. Harga ethereum merosot 1,38 persen. Selama sepekan terakhir, harga ethereum naik 6,83 persen. Kini, harga ethereum berada di posisi USD 1.629,90 atau sekitar Rp 24,55 juta.

Mengutip Coindesk, bitcoin dan ether membukukan kenaikan positif selama sepekan dan awal yang kuat pada 2023. Selama perdagangan tujuh hari, bitcoin dan ethereum mencatat kenaikan dekati puncak untuk pertama kali pada 2023.

Di antara 20 cryptocurrency teratas berdasarkan kapitalisasi pasar, berdasarkan data Coinmarketcap, Shiba Inu memimpin kenaikan selama sepekan terakhir. Harga Shiba Inu melonjak 20,05 persen. Disusul harga solana bertambah 12,95 persen, dan harga bitcoin naik 10,76 persen.

Sementara itu, harga wrapped bitcoin (WBTC) naik 10,48 persen, dan catat kenaikan terbesar keempat dalam sepekan terakhir. Diikuti harga polkadot bertambah 7,4 persen. Kemudian harga ethereum (ETH) naik 6,78 persen selama sepekan terakhir.

Sementara itu, jika dilihat sentimen, pasar tampaknya tidak terpengaruh oleh pengumuman pemberi pinjaman crypto Genesis telah mengajukan perlindungan kebangkrutan Bab 11.

 

Disclaimer: Setiap keputusan investasi ada di tangan pembaca. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual Kripto. Liputan6.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi.

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

2 dari 4 halaman

Harga Kripto pada 22 Januari 2023

Sebelumnya, harga kripto jajaran teratas bergerak bervariasi pada perdagangan Minggu (22/1/2023). Harga bitcoin bergerak di zona hijau.

Berdasarkan data Coinmarketcap, Minggu, 22 Januari 2023, harga kripto kapitalisasi pasar terbesar naik 1 persen dalam 24 jam terakhir. Selama sepekan terakhir, harga bitcoin melambung 10,01 persen. Saat ini, harga bitcoin berada di posisi USD 22.754,26 atau sekitar Rp 342,94 juta (asumsi kurs Rp 15.071 per dolar Amerika Serikat (AS).

Sementara itu, harga ethereum (ETH) bergerak di zona merah selama 24 jam terakhir. Bahkan harga ethereum terperosok 1,74 persen. Namun, selama sepekan terakhir, harga ethereum menanjak 6,23 persen. Kini, harga ethereum berada di posisi USD 1.619,63 atau sekitar Rp 24,40 juta.

Harga binance coin (BNB) melemah 0,51 persen dalam 24 jam terakhir. Dalam sepekan terakhir, harga BNB bertambah 0,97 persen. Saat ini, harga BNB berada di posisi USD 300,53 .

Harga XRP juga berada di zona merah dalam 24 jam terakhir. Harga XRP susut 1,11 persen. Namun, dalam sepekan terakhir, harga XRP naik 3,93  persen. Saat ini, harga XRP berada di posisi USD 0,4034.

Demikian harga cardano (ADA) bertambah 1,8 persen dalam 24 jam terakhir. Selama sepekan terakhir, harga cardano melonjak 6,49 persen. Kini, harga cardano berada di posisi USD 0,366.

 

3 dari 4 halaman

Harga Kripto Lainnya

Harga dogecoin (DOGE) bergerak di zona merah selama 24 jam terakhir. Akan tetapi, harga dogecoin bertambah 0,82 persen. Saat ini, harga dogecoin berada di posisi USD 0,08514.

Sedangkan, harga solana (SOL) menguat dalam 24 jam terakhir. Harga solana (SOL) naik 0,52 persen dan selama sepekan terakhir melambung 10,30 persen. Harga solana bergerak di posisi USD 25,03.

Sementara itu, stablecoin seperti tether (USDT) melemah tipis 0,01 persen dalam 24 jam terakhir. Dalam sepekan terakhir, harga tether bergerak di zona hijau. Kini, harga tether berada di posisi USD 1,00.

Harga USD Coin (USDC) bergerak di zona hijau dalam 24 jam terakhir. Selama sepekan terakhir, harga USDC naik tipis 0,01 persen. Dalam sepekan terakhir, harga USDC bertambah 0,02 persen. Saat ini, harga USDC berada di posisi USD 1,00.

Harga binance USD (BUSD) bergerak di zona merah. Harga binance USD merosot 0,04 persen dalam 24 jam terakhir. Selama sepekan terakhir, harga BUSD turun 0,01 persen. Kini, harga BUSD di posisi USD 0,9999.

4 dari 4 halaman

Senator AS Tegaskan Bitcoin Adalah Komoditas Bukan Mata Uang

Sebelumnya, Senator AS John Boozman mengungkapkan, meskipun disebut mata uang kripto, Bitcoin tetap dianggap sebuah komoditas bukan mata uang. Dia menekankan, pertukaran di mana komoditas diperdagangkan, termasuk bitcoin, harus diatur oleh Commodity Futures Trading Commission (CFTC).

“Bitcoin, meskipun mata uang kripto, itu tetap adalah komoditas. Ini adalah komoditas di mata pengadilan federal dan pendapat ketua Securities and Exchange Commission (SEC). Tidak ada perselisihan tentang ini,” kata Boozman dalam sebuah sidang, dikutip dari Bitcoin.com, Selasa (6/12/2022).

Menyebut keruntuhan FTX mengejutkan, sang senator berkata laporan publik menunjukkan kurangnya manajemen risiko, konflik kepentingan, dan penyalahgunaan dana pelanggan. 

Senator Boozman melanjutkan untuk berbicara tentang regulasi kripto dan memberdayakan Commodity Futures Trading Commission (CFTC) sebagai pengatur utama pasar spot kripto. 

“CFTC secara konsisten menunjukkan kesediaannya untuk melindungi konsumen melalui tindakan penegakan hukum terhadap aktor jahat,” lanjut Senator Boozman.

Boozman yakin CFTC adalah agensi yang tepat untuk peran regulasi yang diperluas di pasar spot komoditas digital.

Pada Agustus 2022, Boozman dan beberapa senator memperkenalkan Undang-Undang Perlindungan Konsumen Komoditas Digital (DCCPA) untuk memberdayakan CFTC dengan yurisdiksi eksklusif atas pasar spot komoditas digital. 

Dua RUU lainnya telah diperkenalkan di Kongres tahun ini untuk menjadikan regulator derivatif sebagai pengawas utama untuk sektor kripto.

Sementara bitcoin adalah komoditas, Ketua SEC Gary Gensler berulang kali mengatakan sebagian besar token kripto lainnya adalah sekuritas.

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS