Sukses

DataGovAI Nobatkan Grup WIR sebagai Perusahaan Teknologi Inovatif di Indonesia

Liputan6.com, Jakarta - PT WIR Asia Tbk (Grup WIR) perusahaan teknologi berbasis Augmented Reality (AR), Virtual Reality (VR) dan Artificial Intelligence (AI) di Asia Tenggara dinobatkan dengan Kategori Best Data & AI Technology sebagai Perusahaan Teknologi Paling Inovatif di Indonesia.

Penghargaan ini diberikan melalui ajang DataGovAI Summit & Award 2022 yang digelar oleh ABDI (Asosiasi Big Data dan AI) pada 29 November 2022. 

DataGovAI Summit & Award 2022 menjadi salah satu kegiatan akbar di bidang teknologi tahun ini dengan mengangkat tema ‘Interoperability, Integrity & Trust of Digital Technology Toward Future Economic Recovery & Metaverse’. 

Kegiatan ini bertujuan untuk menjadi wadah bagi organisasi dan perusahaan dalam menciptakan kolaborasi proyek teknologi di Indonesia melalui peran teknologi AI dan Big Data. 

Tahun ini DataGovAI mengangkat metaverse dan web3 sebagai salah satu solusi untuk mendorong inisiatif transformasi digital di Indonesia di masa depan. DataGovAI memberikan Grup WIR penghargaan sebagai salah satu pemimpin industri tidak hanya di Indonesia, namun juga di Asia Tenggara.

Chief Technology Officer Grup WIR, Senja Lazuardy, yang hadir dan mewakili perusahaan mengatakan, penghargaan Indonesia’s Most Innovative Technology Company yang diberikan oleh DataGovAI menjadi suatu prestasi yang membanggakan tidak hanya bagi perusahaan, namun juga bagi penggerak industri di Indonesia.

”Kami mengucapkan apresiasi kepada para mitra dan stakeholder yang telah mempercayai Grup WIR sebagai solusi teknologi dan berhasil menciptakan ribuan karya serta proyek baik di nasional maupun mancanegara,” ujar Senja dalam siaran pers dikutip Jumat (9/12/2022).

Menurut Senja, kesuksesan Grup WIR ini tidak hanya sebatas tujuan material saja, namun juga kemampuan perusahaan dalam memberikan pengalaman serta pengetahuan kepada industri dan masyarakat terkait teknologi termutakhir dalam memberikan berbagai inovasi terkait teknologi web3 dan metaverse.

 

 

Disclaimer: Setiap keputusan investasi ada di tangan pembaca. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual Kripto. Liputan6.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi.

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

2 dari 4 halaman

Grup Salim dan WIR Bakal Kembangkan Dunia Metaverse

Sebelumnya, Grup Salim sudah masuk dan mengembangkan bisnis di dunia digital, dan kini mulai merambah ke dunia metaverse. Ikut menjadi bagian dari pengembangan metaverse, Grup Salim mendirikan perusahaan bersama Grup WIR bernama PT Metaverse Indonesia Makmur.

Dengan keahlian dan pengalaman Grup WIR yang telah merintis pengembangan teknologi Augmented Reality (AR), Virtual Reality (VR), and Artificial Intelligence (AI) sejak 2009, Grup Salim memantapkan langkah untuk masuk dan menjelajahi dunia metaverse guna menghadirkan inovasi dan terobosan baru serta memanfaatkan setiap peluang yang ada demi pengembangan usaha. 

Executive Director Grup Salim, Axton Salim mengatakan, kolaborasi ini diharapkan mampu mendorong pengembangan platform metaverse yang diberi nama Nusameta. 

"Kami percaya metaverse Nusameta bisa menggali potensi dan peluang-peluang bisnis yang sebelumnya tidak terbayangkan. Bersama WIR Group, kami akan menghadirkan kesempatan luar biasa bagi pengembangan bisnis korporasi di masa depan,” ujar Axton dalam siaran pers, dikutip Rabu, 30 November 2022.

Prototipe ekosistem metaverse Nusameta telah ditampilkan untuk pertama kalinya di ajang NXC International Summit 2022 pada 31 Agustus 2022 di Bali.  Nusameta akan siap untuk dijelajahi pengguna secara utuh pada tahun 2023.

Melalui Nusameta, masyarakat dapat dengan mudah mulai memasuki dunia metaverse secara nyata dan mulai merasakan pengalaman unik yang imersif, menggali berbagai potensi dan memperoleh berbagai manfaat. 

 

3 dari 4 halaman

Fase Awal Nusameta

Chief Executive Officer dan Co Founder Grup WIR, Michael Budi mengatakan dukungan Salim Group dan kehadiran Nusameta merupakan inisiasi baru di tahun 2022 yang merupakan pelengkap dari ekosistem teknologi AR-VR-AI dan O2O (Online to Offline) platform yang sudah dibangun sejak awal WIR Group berdiri.

“Kami menilai saat ini adalah waktu yang tepat untuk memperkenalkan metaverse yang terintegrasi dengan ekosistem O2O kepada masyarakat, sejalan dengan pemahaman yang mulai meluas di masyarakat mengenai apa itu metaverse,” jelas Budi.

Fase Awal Nusameta

Pada fase awal Nusameta, salah satu fitur yang ditawarkan adalah pembuatan avatar yang berfungsi sebagai representasi digital pengguna di dunia metaverse. 

Untuk memudahkan pengguna serta memberikan akses yang lebih luas, pembuatan avatar dapat dilakukan melalui aplikasi Nusameta untuk perangkat mobile dan di mesin DAV layar pintar berbasis IoT (internet of things) yang terdapat di ribuan gerai ritel dan area publik.

Beberapa pengalaman interaktif yang nantinya dapat dilakukan di dunia virtual Nusameta antara lain event-event virtual seperti Jakarta Fashion Week, dan berbagai aktivitas lainnya kedepannya sehingga pengguna Nusameta akan memiliki beragam pengalaman imersif pada 2023.

 

4 dari 4 halaman

Kucurkan Modal Rp 200 Miliar

Sebelumnya, PT WIR Asia Tbk melalui anak usaha PT Mata Nilai Republik (MNR) dan grup Salim melalui PT  Surya Semesta Karya Persada akan menambah penyertaan modal di PT Metaverse Indonesia Makmur (MIM) senilai Rp 200 miliar secara bertahap. Penambahan modal itu dilakukan secara bertahap hingga 28 November 2022.

Mengutip keterbukaan informasi ke Bursa Efek Indonesia (BEI), ditulis Rabu (30/11/2022), PT WIR Asia Tbk menyatakan, penambahan modal ini bagian dari pengembangan platform metaverse atau yang dikenal Nusameta yang sedang dilakukan oleh perseroan melalui MIM. Perseroan melihat ekosistem platform saat ini dimiliki perseroan sangat relevan sebagai salah satu fondasi metaverse yang merupakan salah satu iterasi web 3.0 yang merupakan evolusi lebih lanjut dari web 2.0.

“Pengembangan metaverse nanti akan dapat mendukung MIM sebagai potensi sumber pendapatan baru bagi perseroan. Sehingga hal tersebut dapat mendorong peningkatan kinerja perseroan di masa yang akan mendatang,” tulis perseroan.

 

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS