Sukses

Bagaimana Nasib Token Artis di Tengah Koreksi Pasar Kripto?

Liputan6.com, Jakarta - Pasar kripto telah melewati hari-hari yang berat sejak beberapa pekan lalu yang didorong berbagai sentimen mulai dari ketidakpastian ekonomi hingga masalah yang menimpa pemain utama industri. Akibat hal tersebut Bitcoin harus turun hingga 70 persen dari harga tertinggi pada November 2021.

Pada perdagangan Selasa (21/6/2022) Bitcoin diperdagangkan di kisaran USD 20.500 atau sekitar Rp 303,2 juta. Meskipun Bitcoin dan deretan teratas menghijau, tetapi secara keseluruhan kripto telah turun sejak beberapa pekan lalu. Lantas di tengah kemerosotan pasar kripto bagaimana nasib token artis tanah air yang digadang-gadang akan to the moon?

Berdasarkan data dari Indodax, Selasa siang, token ASIX milik pasangan artis Anang Hermansyah dan Ashanty saat ini dibanderol dengan harga Rp 6 per token ASIX dengan volume perdagangan 24 jam sebesar Rp 91,7 juta.

Selanjutnya $LESLAR, token kripto milik pasangan artis Rizky Billar dan Lesti Kejora. Berdasarkan data dari Coinmarketcap, $LESLAR turun 6,42 persen dalam 24 jam terakhir. Saat ini $LESLAR berada di level Rp 0,22808 per token $LESLAR dengan volume perdagangan 24 jam sebesar Rp 201 juta.

Sedangkan I-COIN milik Wirda Mansur data coin tidak terdaftar di Coinmarketcap karena melakukan migrasi pada jaringan V2. Adapun berdasarkan data dari Coingecko, I-COIN V2 melemah 2,7 persen dan saat ini diperdagangkan di kisaran Rp 33,76. Volume perdagangan I-COIN selama 24 jam hanya sekitar Rp 160.404.

Disclaimer: Setiap keputusan investasi ada di tangan pembaca. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual Kripto. Liputan6.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi.

 

 

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

2 dari 4 halaman

Harga Kripto Selasa Pagi 21 Juni 2022

Sebelumnya, harga bitcoin dan kripto jajaran teratas terpantau alami pergerakan harga yang beragam pada Selasa (21/6/2022) pagi. Mayoritas kripto jajaran teratas harus kembali terjebak di zona merah.

Berdasarkan data dari Coinmarketcap, Selasa pagi, 21 Juni 2022, kripto dengan kapitalisasi pasar terbesar, Bitcoin (BTC) menguat tipis 0,05 persen persen dalam 24 jam, tetapi masih melemah 11,43 persen dalam sepekan.

Saat ini, harga bitcoin berada di level USD 20.331 per koin atau setara Rp 301.4 juta (asumsi kurs Rp 14.827 per dolar AS). 

Ethereum (ETH) harus kembali melemah hari ini. Selama 24 jam terakhir, ETH turun 3,12 persen dan 10,55 persen dalam sepekan. Dengan begitu, saat ini ETH berada di level USD 1.098 per koin. 

Kripto selanjutnya, Binance coin (BNB) juga kembali melemah. Dalam 24 jam terakhir BNB melemah 0,19 persen dan 4,65 persen sepekan. Hal itu membuat BNB dibanderol dengan harga USD 213,52 per koin. 

Kemudian Cardano (ADA) pagi ini masih menguat tipis. Dalam satu hari terakhir ADA naik 0,35 persen dan 3,05 persen sepekan. Dengan begitu, ADA berada pada level USD 0,4819 per koin.

 

3 dari 4 halaman

Harga Kripto Lainnya

Adapun Solana (SOL) harus kembali melemah pagi ini. Sepanjang satu hari terakhir SOL melemah 1,42. Namun, harga solana masih menguat 21,23 persen sepekan. Saat ini, harga SOL berada di level USD 34,02 per koin.

XRP juga turut melemah pagi ini. XRP turun 2,76 persen dalam 24 jam terakhir, tetapi menguat 1,31 persen dalam sepekan. Dengan begitu, XRP kini dibanderol seharga USD 0,3183 per koin. 

Stablecoin Tether (USDT) dan USD coin (USDC), pada hari ini sama-sama melemah 0,03 persen. Dengan begitu membuat USDT berada di level USD 0,9989 dan USDC dihargai USD 1,00.

Sedangkan Binance USD (BUSD) meemah 0,27 persen dalam 24 jam terakhir, membuat harganya turun sedikit le level USD 0,9989.

Adapun untuk keseluruhan kapitalisasi pasar kripo berada di level USD 895,7 miliar. Masih melemah jika dibandingkan beberapa hari lalu yang berada di atas USD 1 triliun.

4 dari 4 halaman

Bitcoin Sentuh Level Terendah Sejak 13 Desember 2020

Sebelumnya, harga bitcoin kembali anjlok di bawah USD 20.000 pada Sabtu, 18 Juni 2022. Harga bitcoin sentuh posisi USD 18.740 atau sekitar Rp 277,91 juta (asumsi kurs Rp 14.830 per dolar Amerika Serikat), level terendah sejak 13 Desember 2020.

Dengan investor yang semakin waspada terhadap risiko, aset kripto paling populer di dunia telah kehilangan lebih dari 72 persen nilainya sejak mencapai level tertinggi USD 68.991 atau sekitar Rp 1,02 miliar pada 10 November 2021.

Setelah tenggelam ke USD 18.740 pada Sabtu,18 Juni 2022, harga bitcoin naik menjadi USD 18.941 atau sekitar Rp 280,89 juta pada pukul 15.50 GMT, turun delapan persen dari perdagangan Jumat pekan ini. Demikian mengutip Channel News Asia, Minggu. 19 Juni 2022.

Mata uang digital utama lainnya juga turun pada Sabtu pekan ini termasuk eter yang kehilangan hampir 10 persen nilainya. Pasar saham global juga anjlok pekan ini di tengah kekhawatiran kenaikan suku bunga yang melawan inflasi oleh the Federal Reserve (the Fed) dan bank sentral lainnya dapat memicu resesi.

Kapitalisasi pasar kripto global turun di bawah angka USD 1 triliun pada Senin, 13 Juni 2022 setelah mencapai USD 3 triliun pada November 2021.