Liputan6.com, Jakarta - Memulai obrolan bersama orang baru terkadang terasa sulit, apalagi jika belum menemukan topik pembicaraan. Ada rasa gugup atau takut salah bicara sehingga suasana terasa kaku. Padahal, memahami cara memulai percakapan dengan orang baru agar tidak canggung bisa membantu kita lebih santai saat berkenalan.
Tidak perlu langsung membahas hal serius untuk membuka obrolan. Sapaan sederhana, komentar tentang suasana sekitar, atau pertanyaan ringan bisa menjadi awal percakapan. Lewat cara memulai percakapan dengan orang baru agar tidak canggung, interaksi terasa lebih alami tanpa harus memaksakan diri untuk terus berbicara.
Setiap orang punya karakter berbeda saat berkenalan. Ada tipe orang mudah bercerita, ada pula tipe pendiam sehingga butuh waktu untuk merasa nyaman. Memahami cara memulai percakapan dengan orang baru agar tidak canggung, bisa membantu kita menyesuaikan gaya komunikasi tanpa terkesan terlalu agresif atau dibuat-buat.
Advertisement
Mengacu pada lima studi yang dirangkum British Psychological Society, para peneliti konsisten menemukan apa yang mereka sebut "liking gap", yaitu orang lain sebenarnya lebih menyukai kita daripada yang kita kira. Kita sering terlalu sibuk memikirkan penampilan sendiri dan apa yang mau diucapkan berikutnya, sampai lupa memperhatikan sinyal bahwa lawan bicara sebenarnya menikmati obrolan.
Lantas seperti apa cara memulai obrolan? Simak ulasan lengkap yang Liputan6.com rangkum pada Minggu (8/11/2026).
1. Siapkan Diri dan Datang dengan Pola Pikir Positif
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4929956/original/027221100_1724816378-pexels-rdne-7490773.jpg)
Sebelum membahas kalimat pembuka, ada satu hal yang sering terlewat yaitu kondisi diri sendiri. Banyak orang mengira cara memulai percakapan dengan orang baru agar tidak canggung cuma soal memilih topik. Padahal, rasa tenang dan niat positif justru jadi pondasi utamanya.
Dilansir dari Wondermind, saat sedang stres, cemas, atau kewalahan, kita akan sulit mendekati orang dengan percaya diri dan tetap fokus saat mengobrol. Salah satu latihan yang disarankan adalah menarik napas selama empat hitungan, menahan empat hitungan, mengembuskan empat hitungan, menahan lagi empat hitungan, lalu ulangi dari awal.
Sebelum masuk ke ruangan atau menghampiri seseorang, coba latihan napas sebentar. Cara sederhana ini membantu tubuh lebih rileks sehingga suara dan gestur terlihat lebih natural. Percayalah bahwa interaksi akan berjalan baik. Pikiran yang positif membuat raut wajah lebih ramah dan kamu terlihat lebih mudah didekati.
Â
Advertisement
2. Buka dengan Sapaan Sederhana dan Perkenalan Diri
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3355479/original/097107300_1611214279-sam-farallon-Ij_wbhqjdrc-unsplash.jpg)
Tidak perlu kalimat pembuka yang heboh atau terlalu kreatif. Salah satu cara memulai percakapan dengan orang baru agar tidak canggung yang paling aman adalah menyapa, menyebutkan nama, lalu memberi ruang bagi orang lain untuk ikut memperkenalkan diri.
Dr. Kerwin, psikolog, dikutip dari Parade menyatakan, "Ini ideal karena membuka pintu bagi orang lain untuk ikut memperkenalkan diri juga."
-
Sapa dengan ramah: Mulailah dengan "Hai" atau "Halo", lalu sebutkan nama. Contohnya, "Hai, kayaknya kita belum kenalan ya, aku Rina."
-
Gunakan nama panggilan: Nama pendek lebih mudah diingat dan terasa lebih akrab dibanding nama lengkap.
-
Tanyakan nama lawan bicara dan ingat baik-baik: Sebutkan lagi namanya di tengah obrolan supaya dia merasa diperhatikan. Kalau lupa, tidak masalah untuk bertanya ulang dengan sopan.
-
Hindari pertanyaan yang terlalu pribadi di awal: Status, alamat rumah, atau masalah pribadi sebaiknya tidak ditanyakan saat baru kenal. Biarkan kedekatan tumbuh secara alami.
3. Gunakan Rumus QUICK: Bertanya, Cari Kesamaan dan Tunjukkan Kebaikan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5209300/original/049482400_1746429821-young-woman-laughing-cafe.jpg)
Psikolog Gillian Sandstrom, yang banyak meneliti interaksi dengan orang asing, punya rumus praktis yang cocok untuk siapa saja, termasuk yang pemalu. Rumus QUICK terdiri dari QU untuk question (pertanyaan), IC untuk in common (kesamaan), dan K untuk kindness (kebaikan). Rumus ini bisa jadi pegangan saat sedang mencari cara memulai percakapan dengan orang baru agar tidak canggung
Langkahnya bisa dilakukan secara bertahap, dimulai dengan membuat kontak mata dan memperhatikan peluang koneksi sosial di sekitar kita.
-
Mulai dengan pertanyaan yang lahir dari rasa penasaran: Kalau melihat seseorang melakukan sesuatu yang menarik, tanyakan saja dengan nada santai. Misalnya, "Lagi bikin konten apa, nih?" atau "Itu kamera film, ya? Seru banget!"
-
Manfaatkan kesamaan situasi: Kamu selalu punya kesamaan dengan orang asing karena berada di tempat yang sama pada waktu yang sama, misalnya menunggu bus yang sama atau duduk di ruang tunggu yang sama.
-
Tunjukkan kebaikan kecil: Tawarkan bantuan, persilakan orang lain lewat lebih dulu, atau ajak orang yang terlihat sendirian untuk bergabung. Gestur sederhana ini sering membuka obrolan tanpa terasa dipaksakan.
-
Tidak harus berujung pertemanan: Orang asing bisa tetap jadi orang asing, dan itu tetap berharga, karena percakapan yang tidak berlanjut pun tetap bermakna.
Advertisement
4. Komentari Suasana Sekitar dengan Nada Positif
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3474735/original/040574900_1623030439-priscilla-du-preez-gYdjZzXNWlg-unsplash_Fotor.jpg)
Saat otak tiba-tiba kosong, lihat saja sekeliling. Musik di kafe, dekorasi venue, makanan di meja prasmanan, atau cuaca yang lagi cerah bisa jadi jalan pintas paling natural, apalagi kalau kamu sedang mempraktikkan cara memulai percakapan dengan orang baru agar tidak canggung di acara ramai.
Dari pengamatan redaksi, topik soal lingkungan sekitar paling mudah ditanggapi karena semua orang sedang mengalaminya bersama. Kalimat pendek seperti "Playlist-nya enak banget, ya" bisa langsung mencairkan suasana. Ide-ide trik obrolan ringan semacam ini cocok dipakai di mana saja.
-
Pilih hal yang kamu sukai: Bicarakan hal positif dari tempat itu, seperti kopi yang enak atau dekorasi yang estetik. Komentar negatif di awal obrolan justru membuat orang enggan membuka diri.
-
Lanjutkan dengan pertanyaan: Setelah berkomentar, minta pendapatnya. Misalnya, "Baru pertama kali ke sini, menu apa yang wajib dicoba?"
-
Hubungkan dengan acara yang dihadiri: Di acara pernikahan atau ulang tahun, tanyakan bagaimana dia mengenal tuan rumah. Pertanyaan ini sering membuka cerita yang panjang dan seru.
-
Selipkan humor ringan: Candaan kecil soal situasi bisa membuat suasana lebih cair. Tetap hindari lelucon yang menyinggung, kasar, atau menyentuh isu SARA.
5. Berikan Pujian yang Tulus dan Spesifik
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4820403/original/009124500_1714707157-close-up-happy-friends-laughing.jpg)
Pujian adalah pembuka favorit banyak orang, apalagi di acara yang penuh outfit menarik. Pujian yang tulus termasuk cara memulai percakapan dengan orang baru agar tidak canggung karena langsung membuat lawan bicara merasa dihargai. Tak heran kalimat seperti "Tas kamu lucu banget, beli di mana?" sering jadi awal pertemanan baru.
Para ahli komunikasi menekankan bahwa pujian harus jujur. Orang biasanya bisa merasakan kalau pujian itu hanya basa-basi, dan obrolan pun jadi berhenti di tengah jalan.
-
Puji pilihan, bukan bentuk tubuh: Fokus pada hal yang dipilih seseorang, seperti gaya berpakaian, aksesori, atau selera musiknya. Hindari komentar soal bentuk tubuh atau berat badan karena bisa membuat orang tidak nyaman.
-
Buat pujian yang spesifik: "Warna sneakers-nya cakep, cocok sama outfit-nya" terdengar lebih tulus dibanding sekadar "Kamu keren."
-
Sambung dengan pertanyaan terbuka: Setelah memuji, tanyakan cerita di baliknya. Misalnya, "Gimana sih cara kamu mix and match warna sebanyak ini?"
-
Jangan berlebihan: Satu pujian yang tulus sudah cukup. Terlalu banyak sanjungan justru terasa dibuat-buat.
Advertisement
6. Ajukan Pertanyaan Terbuka dan Pertanyaan Lanjutan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4717897/original/046756200_1705410794-Ilustrasi_ngobrol__nongkrong__kumpul_bareng_teman.jpg)
Pertanyaan yang hanya bisa dijawab "ya" atau "tidak" biasanya membuat obrolan cepat buntu. Salah satu cara memulai percakapan dengan orang baru agar tidak canggung yang paling didukung riset adalah mengajukan pertanyaan, lalu menyambungnya dengan pertanyaan lanjutan.
Berdasarkan riset tim ilmuwan psikologi Harvard yang dipublikasikan Association for Psychological Science, makin banyak pertanyaan yang diajukan, terutama pertanyaan lanjutan, makin positif kesan yang ditangkap lawan bicara. Meski begitu, para peneliti mengingatkan bahwa terlalu banyak bertanya, atau mengajukan pertanyaan yang kasar dan berulang, justru bisa merusak kesan.
-
Gunakan kata tanya terbuka: Awali dengan apa, bagaimana, atau kenapa. Misalnya, "Gimana ceritanya bisa suka lari pagi?" lebih menarik dibanding "Kamu suka lari?"
-
Ganti pertanyaan yang terlalu formal: Sebagian orang kurang nyaman langsung ditanya soal pekerjaan. Coba versi yang lebih santai, seperti "Lagi sibuk apa belakangan ini?"
-
Gali detail dari jawabannya: Kalau dia bilang baru pulang liburan, tanyakan momen paling berkesan selama di sana. Pertanyaan lanjutan menunjukkan bahwa kamu benar-benar menyimak.
-
Minta saran atau pendapat ringan: Banyak orang senang dimintai rekomendasi, misalnya soal tempat brunch atau serial yang wajib ditonton. Cara ini bikin obrolan terasa akrab tanpa terkesan memaksa.
7. Jadilah Pendengar Aktif dan Jaga Obrolan Tetap Dua Arah
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9362645/original/003944700_1790825765-1f7bfbb8-7526-4d2b-b226-e7872ba5f693.jpg)
Obrolan yang menyenangkan berjalan dua arah, bukan seperti presentasi. Menjadi pendengar yang baik adalah bagian penting dari cara memulai percakapan dengan orang baru agar tidak canggung, karena lawan bicara merasa didengar dan dihargai. Katherine Templar Lewis, psikolog, dikutip dari LADbible menyatakan, "Kalian mulai terikat secara kimiawi."
Pernyataan itu ia sampaikan saat menjelaskan bahwa ketika dua orang melakukan kontak mata dalam waktu lama, kadar oksitosin ikut berperan dalam membangun ikatan.
-
Simpan ponsel: Fokuskan perhatian pada lawan bicara. Mengecek notifikasi di tengah obrolan memberi kesan kamu tidak tertarik.
-
Beri respons kecil yang menunjukkan perhatian: Anggukan kepala, ekspresi wajah yang sesuai, dan tanggapan singkat seperti "Oh ya? Terus gimana?" membuat dia nyaman melanjutkan cerita.
-
Jangan memotong atau mengungguli cerita: Biarkan dia selesai bicara dulu. Hindari kebiasaan membalas setiap cerita dengan pengalaman pribadi yang "lebih seru".
-
Jawab dengan sedikit cerita tambahan: Kalau giliranmu ditanya, jangan jawab satu kata saja. Tambahkan satu kalimat lagi supaya lawan bicara punya bahan untuk menanggapi.
-
Gunakan jembatan "Aku jadi ingat...": Frasa ini membantu berpindah ke topik baru tanpa jeda canggung, selama topiknya masih berhubungan dengan yang sedang dibahas.
Advertisement
8. Terus Berlatih dan Tahu Kapan Mengakhiri Obrolan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4984091/original/066941400_1730181985-pexels-ekaterina-bolovtsova-4051137.jpg)
Rasa gugup itu wajar, bahkan bagi orang yang terlihat supel. Kabar baiknya, cara memulai percakapan dengan orang baru agar tidak canggung adalah keterampilan yang bisa diasah, sama seperti belajar skincare routine baru atau olahraga baru.
Dalam satu studi, peserta memainkan permainan berburu yang mengharuskan mereka berbicara dengan orang asing setiap hari selama seminggu, dan hari demi hari mereka makin percaya diri memulai serta melanjutkan obrolan, juga makin tidak khawatir ditolak.
-
Mulai dari target kecil: Cukup satu obrolan singkat sehari, misalnya dengan barista, kasir, atau teman satu kelas yoga. Lama-lama kamu akan terbiasa.
-
Manfaatkan antrean: Antrean kopi, tiket konser, atau kasir supermarket bisa jadi tempat latihan yang santai karena obrolannya bisa selesai kapan saja.
-
Baca sinyal lawan bicara: Kalau jawabannya makin singkat atau dia sering melihat sekeliling, mungkin itu tanda obrolan sudah cukup. Tidak apa-apa untuk berpamitan dengan sopan.
-
Tutup dengan kesan hangat: Akhiri dengan kalimat seperti "Senang banget ngobrol sama kamu, semoga kita ketemu lagi ya." Kalau obrolannya seru, tidak ada salahnya bertukar akun media sosial.
Pertanyaan dan Jawaban Seputar Percakapan dengan Orang Baru
Apa kalimat pembuka paling aman saat bertemu orang baru?
Kalimat paling aman biasanya yang sederhana, seperti sapaan sambil menyebutkan nama, lalu dilanjutkan pertanyaan ringan tentang acara atau tempat yang sedang didatangi. Kalimat seperti ini memberi ruang bagi lawan bicara untuk ikut memperkenalkan diri dan bercerita.
Bagaimana jika obrolan tiba-tiba hening dan terasa canggung?
Jeda singkat dalam obrolan itu normal. Kamu bisa kembali ke topik sebelumnya dengan pertanyaan lanjutan, mengomentari suasana sekitar, atau memakai frasa "Aku jadi ingat..." untuk berpindah ke topik baru yang masih berhubungan.
Apakah orang introvert bisa jago memulai percakapan?
Tentu bisa. Memulai percakapan adalah keterampilan yang bisa dilatih, dan orang introvert biasanya punya kelebihan sebagai pendengar yang baik. Mulailah dari obrolan singkat di situasi santai, lalu tingkatkan perlahan sesuai kenyamanan.
Â
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9382447/original/017524100_1792996400-Anies_Cek_Fakta.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9385238/original/034787500_1793247276-Cek_Fakta__Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran__7_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9359577/original/013031200_1790564633-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-09-28T100252.716.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9391176/original/070792400_1793875895-Screenshot_2026-11-05_170652.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4943301/original/089957100_1726156937-christina-wocintechchat-com-eF7HN40WbAQ-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9391954/original/072137000_1793958689-Vertical_500x656_-_Dayatana.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9345690/original/067748100_1789050705-WhatsApp_Image_2026-09-10_at_21.02.17.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9344472/original/056989200_1788947104-WhatsApp_Image_2026-09-09_at_4.34.59_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9329986/original/052581700_1787307659-WhatsApp_Image_2026-08-21_at_17.03.26.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9308204/original/009529000_1785132477-WhatsApp_Image_2026-07-27_at_12.46.15_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9304577/original/005200700_1784721544-WhatsApp_Image_2026-07-22_at_18.12.19.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9291253/original/086637400_1783510555-WhatsApp_Image_2026-07-08_at_17.07.14.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9290264/original/065273200_1783441564-WhatsApp_Image_2026-07-07_at_20.36.04.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9290208/original/083376600_1783432448-WhatsApp_Image_2026-07-07_at_20.29.47.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9290170/original/059488200_1783429797-WhatsApp_Image_2026-07-07_at_19.50.54.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9271167/original/049315200_1783170039-WhatsApp_Image_2026-07-04_at_17.30.33.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8974535/original/013451500_1782983178-1106e511-c5ef-46a5-8b74-de1fd75e92f8.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8262336/original/070728700_1781780140-WhatsApp_Image_2026-06-18_at_17.41.22.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9292496/original/090511000_1783600392-NTB_Karbon.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1588019/original/097014900_1538998899-PG_1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9392062/original/015622700_1793969928-WhatsApp_Image_2026-11-06_at_12.54.23_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4653599/original/043466900_1700279714-WhatsApp_Image_2023-11-18_at_10.51.59.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9355055/original/082772300_1790070742-roman-budnikov-LrmVfNfhFOw-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9387840/original/049454400_1793576292-S__73179165.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5437037/original/069686000_1765195130-WhatsApp_Image_2025-12-08_at_16.01.33.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3559193/original/024993600_1630573027-vlcsnap-2021-09-02-11h09m01s068__2_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9385978/original/063727200_1793288759-IMG-20261029-WA0009.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9385027/original/054806600_1793210212-WhatsApp_Image_2026-10-27_at_8.55.27_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9384251/original/014376200_1793163977-WhatsApp_Image_2026-10-26_at_16.11.48.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5193655/original/000476600_1745236051-ChatGPT_Image_Apr_21__2025__06_46_46_PM.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9368739/original/078528100_1791446257-a35d7e4e-929e-40e7-9f6c-ceb791100b90.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3978108/original/042143000_1648535623-pexels-alexander-suhorucov-6457544.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9352157/original/065408700_1789731877-WhatsApp_Image_2026-09-18_at_11.35.04.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4943301/original/089957100_1726156937-christina-wocintechchat-com-eF7HN40WbAQ-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4336079/original/028744300_1677212712-pexels-cottonbro-studio-4058779_1_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9392615/original/068395000_1794107714-Gemini_Generated_Image_wks35pwks35pwks3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4483920/original/045245700_1687916240-relaxed-friends-talking-while-sitting-couch_1_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5199357/original/066858600_1745578274-medium-shot-people-sleeping-bench_23-2149147810.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9389854/original/030852700_1793775775-pexels-karola-g-6256059.jpg)