Liputan6.com, Jakarta - Model teras yang dihiasi Bayam Brazil dalam pot gantung makrame semakin diminati karena mampu menghadirkan nuansa hijau yang segar tanpa membutuhkan lahan yang luas. Bayam Brazil memiliki daun tebal berwarna hijau mengilap yang tumbuh menjuntai sehingga sangat cocok dijadikan tanaman gantung pada area teras. Ketika dipadukan dengan pot makrame berbahan tali katun, tampilannya terlihat lebih estetik sekaligus memberikan sentuhan dekorasi yang hangat dan alami pada bagian depan rumah.
Selain mudah dirawat, Bayam Brazil juga termasuk tanaman multifungsi karena dapat dipanen sebagai sayuran sekaligus dimanfaatkan sebagai elemen dekorasi rumah. Model teras dengan konsep ini cocok diterapkan pada berbagai gaya hunian, mulai dari minimalis, Scandinavian, hingga tropis modern. Dengan penataan yang tepat, teras tidak hanya menjadi area transisi menuju rumah, tetapi juga berubah menjadi sudut favorit untuk bersantai maupun menerima tamu. Berikut ulasan selengkapnya, dirangkum Liputan6.com pada Selasa (14/7/2026).
1. Teras Minimalis Putih dengan Pot Makrame Krem
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9296446/original/072336500_1784014593-77dfaaa7-4d51-468c-9830-1b4d76626bf2.jpg)
Perpaduan dinding putih bersih dengan pot gantung makrame berwarna krem menjadi salah satu pilihan yang paling mudah diterapkan karena mampu menciptakan kesan rapi, terang, sekaligus membuat Bayam Brazil tampil sebagai pusat perhatian tanpa perlu menggunakan dekorasi yang berlebihan. Kombinasi warna netral tersebut membuat dedaunan hijau terlihat semakin segar sehingga suasana teras terasa lebih hidup sepanjang hari.
Penempatan tiga hingga lima pot gantung pada area plafon atau balok teras akan menghasilkan komposisi yang seimbang tanpa membuat area depan rumah terasa sesak. Gunakan ukuran pot yang seragam agar keseluruhan tampilan terlihat lebih harmonis, sementara jarak antarpot sebaiknya dibuat proporsional supaya setiap tanaman memperoleh ruang tumbuh yang cukup sekaligus memudahkan proses penyiraman.
Model teras minimalis ini akan semakin menarik apabila dipadukan dengan bangku kayu sederhana, meja kecil berwarna natural, dan pencahayaan lampu berwarna hangat pada malam hari. Perpaduan tersebut mampu menciptakan suasana santai yang nyaman sehingga teras bukan hanya berfungsi sebagai area masuk rumah, melainkan juga menjadi tempat bersantai bersama keluarga.
Advertisement
2. Teras Scandinavian dengan Sentuhan Kayu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9296447/original/017441400_1784014603-d91e7de1-5a53-4b64-9e99-31705cd3b15c.jpg)
Konsep Scandinavian dikenal mengutamakan kesederhanaan, pencahayaan alami, serta penggunaan material kayu yang hangat sehingga sangat serasi apabila dipadukan dengan Bayam Brazil yang tumbuh rimbun di dalam pot gantung makrame. Dominasi warna putih dipadukan dengan elemen kayu terang akan membuat teras terlihat lebih luas dan bersih.
Agar tampilannya semakin menarik, gantungkan pot makrame sejajar mengikuti garis atap atau kusen jendela sehingga tercipta ritme visual yang rapi. Daun Bayam Brazil yang menjuntai perlahan akan membentuk aksen alami yang memperhalus tampilan dinding tanpa harus menggunakan banyak ornamen tambahan, sehingga keseluruhan desain tetap mempertahankan karakter Scandinavian yang sederhana.
Pemilihan furnitur sebaiknya tetap mengutamakan desain minimalis dengan bentuk sederhana dan warna-warna netral agar perhatian utama tetap tertuju pada tanaman. Tambahkan karpet anyaman, pot tanah liat kecil, maupun rak kayu sederhana untuk memperkuat nuansa alami sehingga area teras terasa lebih nyaman digunakan sebagai tempat menikmati udara pagi maupun sore hari.
3. Teras Bohemian dengan Makrame Bertingkat
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9296449/original/035313700_1784014614-003cd756-46e5-47cb-8bfd-638915d94d20.jpg)
Bagi pencinta dekorasi yang lebih ekspresif, gaya bohemian menjadi pilihan menarik karena identik dengan penggunaan tekstur, warna natural, dan berbagai elemen kerajinan tangan, termasuk pot gantung makrame yang disusun dalam beberapa tingkat. Bayam Brazil sangat cocok ditempatkan pada konsep ini karena pertumbuhan daunnya yang menjuntai mampu mempertegas karakter dekorasi boho yang bebas namun tetap harmonis.
Gunakan gantungan makrame dengan panjang berbeda agar tercipta dimensi visual yang lebih dinamis dan tidak membosankan. Pot dapat dipasang pada sudut teras maupun sepanjang plafon sehingga tanaman terlihat seperti tirai hijau alami yang memberikan kesan sejuk ketika tertiup angin, sekaligus menghadirkan nuansa santai yang identik dengan gaya bohemian.
Model teras bergaya boho juga akan semakin menarik apabila dipadukan dengan kursi rotan, meja kayu kecil, bantal bermotif etnik, serta lampu anyaman berbahan rotan. Seluruh elemen tersebut saling melengkapi sehingga menghasilkan area depan rumah yang artistik, hangat, dan memiliki karakter kuat tanpa terlihat berlebihan.
Advertisement
4. Teras Tropis dengan Bangku Kayu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9296451/original/075293000_1784014622-0d191047-b352-4c09-b2f7-b2d561fed19c.jpg)
Konsep tropis menjadi salah satu gaya yang paling sesuai diterapkan di Indonesia karena mampu memanfaatkan tanaman hijau sebagai elemen utama dekorasi. Bayam Brazil yang memiliki pertumbuhan cepat dapat menjadi aksen alami pada pot gantung makrame sehingga teras terasa lebih teduh tanpa memerlukan banyak perawatan khusus.
Untuk mendukung suasana tropis, gunakan material alami seperti kayu, bambu, batu alam, maupun lantai bermotif batu sehingga keseluruhan area memiliki kesan menyatu dengan lingkungan sekitar. Penempatan pot gantung di sepanjang sisi atap akan menciptakan bayangan alami dari dedaunan yang membuat teras terasa lebih nyaman terutama saat cuaca sedang terik.
Model teras bernuansa tropis dapat diperkaya dengan tambahan tanaman lain seperti sirih gading, lili paris, maupun pakis agar komposisi tanaman terlihat lebih beragam. Perpaduan berbagai tekstur daun tersebut akan menghasilkan tampilan yang segar, seimbang, sekaligus memberikan kesan seolah-olah teras merupakan taman kecil yang menyambut setiap tamu yang datang.
5. Teras Industrial dengan Pot Makrame Hitam
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9296452/original/070379500_1784014630-bc8e4db4-ec28-4199-8d16-ad3bfd7cdbb6.jpg)
Konsep industrial identik dengan penggunaan material seperti besi, beton ekspos, dan warna-warna monokrom yang memberikan kesan modern sekaligus tegas. Meskipun terlihat sederhana, gaya ini justru semakin menarik ketika dipadukan dengan tanaman hijau seperti Bayam Brazil yang ditempatkan di dalam pot gantung makrame berwarna hitam atau abu-abu gelap. Perpaduan antara elemen keras dan tanaman hidup menciptakan keseimbangan visual yang membuat area depan rumah terasa lebih nyaman dipandang.
Gunakan rangka besi hitam sebagai tempat menggantung pot makrame sehingga tampilannya tetap selaras dengan karakter industrial yang mengutamakan garis-garis tegas. Bayam Brazil yang tumbuh menjuntai akan memberikan sentuhan alami pada dinding semen ekspos tanpa menghilangkan identitas desain yang modern. Selain itu, penggunaan pot berwarna gelap juga membantu dedaunan hijau terlihat lebih menonjol sehingga menjadi fokus utama dekorasi.
Model teras bergaya industrial akan semakin menarik apabila dilengkapi dengan lampu dinding bergaya vintage, bangku berbahan besi dan kayu, serta meja kecil dengan permukaan beton. Kombinasi tersebut menghadirkan suasana yang maskulin tetapi tetap terasa hangat karena kehadiran tanaman hijau, sehingga teras dapat difungsikan sebagai tempat bersantai maupun area menerima tamu dengan tampilan yang unik dan berbeda.
Advertisement
6. Teras Zen Modern Bernuansa Jepang
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9296453/original/075875300_1784014637-1f2e39b8-73dc-4a42-91f4-36be8b324ccb.jpg)
Konsep Zen modern mengedepankan ketenangan, keseimbangan, dan penggunaan elemen alam secara sederhana sehingga sangat cocok dipadukan dengan Bayam Brazil dalam pot gantung makrame. Tanaman ini menghadirkan warna hijau yang lembut tanpa membuat teras terlihat terlalu ramai, sementara tali makrame berwarna krem atau putih gading memberikan sentuhan dekoratif yang tetap selaras dengan filosofi desain Jepang yang mengutamakan kesederhanaan.
Gunakan lantai batu alam, dinding berwarna netral, dan furnitur kayu berdesain rendah agar keseluruhan area terasa lebih lapang. Pot gantung sebaiknya tidak dipasang terlalu banyak sehingga perhatian tetap terfokus pada kualitas penataan, bukan pada jumlah tanaman. Bayam Brazil yang tumbuh menjuntai secara alami mampu menghadirkan efek visual yang menenangkan sekaligus memperkuat kesan harmonis pada setiap sudut teras.
Model teras bergaya Zen juga dapat diperkaya dengan tambahan kerikil putih, bambu hias, atau air mancur mini yang menghasilkan suara gemericik lembut. Perpaduan elemen-elemen tersebut menciptakan suasana damai yang sangat cocok digunakan untuk menikmati waktu santai, membaca buku, ataupun sekadar menikmati udara pagi sebelum memulai aktivitas sehari-hari.
7. Teras Kecil dengan Vertical Hanging Garden
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9296454/original/043650900_1784014645-2261c318-041d-401e-9fd0-40227c625310.jpg)
Memiliki teras berukuran terbatas bukan berarti tidak bisa menghadirkan area hijau yang menarik. Konsep vertical hanging garden justru menjadi solusi efektif karena memanfaatkan ruang ke atas sehingga lantai tetap lega dan nyaman digunakan. Bayam Brazil sangat sesuai diterapkan pada konsep ini karena pertumbuhannya menjuntai sehingga mampu mengisi ruang vertikal secara alami tanpa memerlukan area tanam yang luas.
Gunakan rak besi vertikal, panel kayu, atau kawat dekoratif sebagai media untuk menggantung beberapa pot makrame dalam susunan bertingkat. Atur tinggi setiap pot secara bervariasi agar tercipta komposisi yang lebih dinamis dan menarik dilihat dari berbagai sudut. Selain memberikan nilai estetika, susunan tersebut juga membantu setiap tanaman memperoleh paparan cahaya yang lebih merata sehingga pertumbuhannya tetap optimal.
Model teras dengan konsep vertical hanging garden sangat cocok diterapkan pada rumah minimalis modern karena mampu mengoptimalkan ruang yang terbatas tanpa mengurangi fungsi utama teras sebagai area sirkulasi. Dengan penataan yang tepat, Bayam Brazil dapat menjadi elemen dekoratif sekaligus tanaman konsumsi yang mudah dipanen, sehingga teras tidak hanya tampil lebih indah tetapi juga memberikan manfaat praktis bagi penghuni rumah.
Advertisement
Pertanyaan dan Jawaban Seputar Model Teras dengan Bayam Brazil di Pot Gantung Makrame
1. Apakah Bayam Brazil cocok ditanam di pot gantung makrame?
Ya. Bayam Brazil memiliki batang yang menjalar dan daun yang menjuntai sehingga sangat cocok ditanam di pot gantung makrame sebagai tanaman hias sekaligus tanaman konsumsi.
2. Berapa kali Bayam Brazil perlu disiram?
Penyiraman umumnya dilakukan satu kali sehari atau menyesuaikan kondisi media tanam agar tetap lembap, tetapi tidak tergenang air.
3. Apakah Bayam Brazil membutuhkan sinar matahari penuh?
Bayam Brazil lebih baik mendapatkan sinar matahari pagi atau cahaya terang tidak langsung agar pertumbuhannya tetap subur dan daunnya tidak mudah layu.
4. Media tanam apa yang paling baik untuk Bayam Brazil?
Media tanam yang gembur, seperti campuran tanah, kompos, dan sekam bakar, menjadi pilihan yang baik karena mampu menjaga kelembapan sekaligus memperlancar drainase.
5. Bagaimana agar Bayam Brazil tumbuh rimbun di pot gantung?
Lakukan pemangkasan secara rutin, berikan pupuk organik setiap beberapa minggu, dan pastikan tanaman memperoleh cahaya serta penyiraman yang cukup agar pertumbuhannya tetap lebat dan sehat.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9296249/original/006576900_1784009127-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-07-14T124739.847.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9296716/original/039483300_1784021857-cek_fakta_-_gibran_bantuan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9296274/original/073062000_1784009598-cek_fakta_-_pendamping_desa.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9296218/original/017054600_1784007463-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-07-14T123701.052.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9296445/original/016034800_1784014562-a81f8a36-3e39-4f78-b1e0-a68cfd234eda.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9292116/original/017292800_1783585765-inggris.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294053/original/082906500_1783778628-Jayden_Adams.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9296024/original/097611600_1784000800-000_B9FB274.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294052/original/078184700_1783778533-adams_1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9293767/original/045633200_1783749356-Alexander_Sorloth.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260364/original/000638100_1781588460-spanyol_2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8710891/original/090798400_1782791218-WhatsApp_Image_2026-06-30_at_10.43.25__1_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8625301/original/096522400_1782619158-000_B8K37NR.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8776165/original/067157000_1782861161-mbappe.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8625483/original/070181900_1782619556-000_B8K37NR.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9295984/original/006342200_1783998580-000_B8H387Q.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8869219/original/061225400_1782930973-ko4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9295234/original/007282200_1783920869-Cover.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294465/original/031380700_1783838040-Cover.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9293740/original/088136000_1783747451-tabebuya_3.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9293574/original/048511800_1783737394-HL_monokrom.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9291035/original/006212400_1783502441-hl2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9290960/original/075511100_1783500233-c75a1b80-7788-4677-a01f-d120ddcbf6f1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9290793/original/058554700_1783495438-hl1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9290388/original/057690400_1783478990-Untitled8.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9289698/original/028806700_1783412928-HL_teras.jpg)