7 Cara Menabung untuk Pergi Umrah, Mulai Rp 300 Ribu per Bulan Menuju Tanah Suci

Cara menabung untuk pergi umrah mulai Rp 300 ribu per bulan. Simak hitungan biaya 2026, strategi realistis, dan tips wujudkan impian ke Tanah Suci.

Diterbitkan 04 Juli 2026, 19:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Setiap tahun jutaan warga Indonesia berangkat ke Tanah Suci, dan angkanya terus memecahkan rekor. Ibadah umrah yang tata caranya mirip haji kecil kini jadi impian yang terasa makin dekat. Pertanyaannya sederhana: bagaimana cara menabung untuk pergi umrah bila gaji terasa selalu pas-pasan?

Kabar baiknya, jalan menuju Baitullah bisa dimulai hanya dengan Rp 300 ribu per bulan, asalkan Anda tahu langkah yang tepat. Berikut panduan lengkap dan realistis yang bisa Anda mulai hari ini.

Kenapa Menabung Umrah Sejak Sekarang Layak Diperjuangkan

Minat umrah sedang berada di titik tertinggi. Mengacu pada data General Authority for Statistics (GASTAT) Arab Saudi, lebih dari 15,2 juta orang menjalankan umrah hanya dalam tiga bulan pertama 2025, naik sekitar 10,7 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya.

Indonesia termasuk penyumbang terbesar. Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi mencatat total 1,8 juta jemaah umrah asal Indonesia sepanjang 2024. Mengutip laporan Al Arabiya, Indonesia bahkan menempati posisi kedua dunia sebagai negara pengirim jemaah umrah terbanyak pada musim 2025, hanya kalah dari Pakistan.

Momentum ini penting karena permintaan yang melonjak ikut mengerek harga. Semakin cepat Anda mulai, semakin ringan cicilan tabungan dan semakin kecil dampak kenaikan harga di masa depan. Menunda justru membuat target terasa makin berat.

Profil Singkat Perjalanan Menabung Umrah

Sebelum masuk ke teknis, kenali dulu "medan" yang akan Anda hadapi. Ini bukan soal keahlian, melainkan konsistensi.

  • Tingkat kesulitan: 2 dari 5. Butuh disiplin dan niat kuat, bukan ilmu keuangan rumit.
  • Waktu yang dibutuhkan: cukup 15-30 menit per minggu untuk mengevaluasi keuangan. Durasi menabung realistis 2-5 tahun.
  • Modal awal (setoran bulanan): Hemat Rp 300 ribu, Standar Rp 750 ribu-Rp 1 juta, Premium Rp 1,5-2 juta.
  • Cocok untuk: individu maupun keluarga, semua usia dewasa, baik pekerja kantoran, wirausaha, maupun ibu rumah tangga.
  • Catatan musim keberangkatan: low season seperti Januari-Februari, Syawal, dan pasca-Idul Adha biasanya lebih murah. Ramadan dan libur akhir tahun adalah puncak harga.

Karena biaya sebagian besar dihitung dalam dolar dan riyal, harga umrah cenderung naik dari waktu ke waktu sehingga menyiapkan dana lebih awal sangat menguntungkan, termasuk memperhitungkan inflasi dan potensi kenaikan biaya di masa depan.

Manfaat yang Anda Dapat, Bukan Sekadar Berangkat

Menabung umrah memberi dampak jauh melampaui tiket pesawat. Dari sisi spiritual, umrah dikenal sebagai ibadah yang menghapus dosa dan mendekatkan diri kepada Allah, sehingga niat menabung pun bernilai ibadah.

Dari sisi mental, ada bonus yang jarang disadari. Perencanaan biaya yang matang menghilangkan salah satu sumber kecemasan duniawi, membebaskan pikiran dan hati sehingga ibadah bisa dijalani dengan lebih khusyuk. Anda berangkat tanpa dibayangi utang atau rasa waswas soal dana.

Ada pula manfaat finansial jangka panjang: kebiasaan menabung umrah melatih Anda mengelola gaji bulanan dengan bijak dan disiplin berhemat yang berguna seumur hidup. Secara sosial, tradisi walimatus safar sebelum berangkat mempererat silaturahmi keluarga dan tetangga.

Menabung lebih dini juga bijak secara fisik. Menunaikan ibadah di usia muda lebih ideal karena tubuh masih sehat dan berenergi penuh untuk menjalani seluruh rangkaian ibadah tanpa banyak kendala kesehatan.

Panduan Lengkap: 7 Cara Menabung untuk Pergi Umrah

Inilah inti panduannya. Ikuti tujuh langkah berurutan berikut agar tabungan Anda terarah, bukan sekadar menyisihkan sisa uang.

1. Tentukan Target Biaya dan Waktu Keberangkatan

Langkah pertama adalah tahu berapa yang harus dikumpulkan. Berdasarkan acuan Kementerian Agama, standar biaya penyelenggaraan ibadah umrah berada di kisaran Rp 23 juta hingga Rp 26 juta sebagai patokan minimal layanan.

Di pasaran, harganya bervariasi sesuai fasilitas. Paket reguler umumnya Rp 25-35 juta per orang untuk perjalanan 9 hari, sementara paket umrah-plus yang menyertakan kunjungan ke negara lain biasanya Rp 40-45 juta. Tambahkan uang saku dan biaya persiapan agar hitungan Anda realistis (rincian lengkap ada di tabel bawah).

Alih-alih terpaku pada angka besar yang menakutkan, mulailah dari target waktu. Tentukan "kapan ingin berangkat", lalu bagi total biaya dengan jumlah bulan tersisa. Target yang jelas membuat cicilan tabungan terasa masuk akal.

2. Pisahkan Rekening atau Kantong Khusus Umrah

Dana umrah yang tercampur dengan uang belanja hampir pasti akan terpakai tanpa terasa. Buka rekening tabungan haji dan umrah di bank syariah, atau gunakan fitur kantong khusus di aplikasi keuangan digital.

Idealnya rekening ini terpisah dari rekening utama, tanpa kartu debit, dan tidak terhubung ke dompet digital agar tidak mudah ditarik saat lapar mata. Anggap dana ini sebagai amanah yang sedang Anda jaga.

3. Bayar "Diri Sendiri" Dulu Lewat Autodebet

Kunci sukses menabung adalah menaruh tabungan di urutan pertama, bukan terakhir. Begitu gaji masuk, langsung sisihkan dana umrah sebelum membayar keperluan lain. Aktifkan autodebet dari rekening gaji agar prosesnya otomatis dan bebas godaan.

Prinsip serupa ditegaskan lembaga keuangan mapan. Jika ada kenaikan gaji, naikkan pula nominal tabungannya.

4. Terapkan Gaya Hidup Hemat (Frugal Living)

Setiap rupiah yang dihemat adalah tambahan untuk tabungan umrah. Evaluasi kebiasaan kecil: kurangi ngopi di kafe, makan di luar, langganan streaming yang menumpuk, dan belanja impulsif. Bawa bekal, gunakan transportasi umum, dan buru diskon kebutuhan pokok.

Bagi Anda yang berpenghasilan terbatas, teknik mengatur keuangan dengan gaji kecil sangat membantu. Metode 50/30/20 (kebutuhan/keinginan/tabungan) bisa jadi kerangka awal, lalu sesuaikan dengan kondisi Anda.

5. Tumbuhkan Dana Lewat Investasi Syariah

Menabung biasa aman, tetapi nilainya bisa tergerus inflasi. Menempatkan sebagian dana ke instrumen syariah membuatnya berpeluang bertumbuh. Merujuk aturan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), reksa dana syariah dikelola manajer investasi berizin dan diawasi Dewan Pengawas Syariah, bahkan bisa dimulai dari modal Rp 10 ribu.

Pilihan lain adalah menabung emas dan deposito syariah. Ketahui dulu cara investasi emas yang tepat sebelum memulai. Emas cocok untuk target jangka menengah; harga emas Antam bahkan sempat mencetak rekor tertinggi di atas Rp 3 juta per gram pada awal 2026.

Namun ingat, semua investasi punya risiko dan tidak menjamin untung. Pahami kelebihan dan kekurangan tabungan emas serta pelajari cara investasi reksadana untuk pemula. Gunakan hanya platform yang terdaftar dan diawasi OJK.

6. Tambah Penghasilan Lewat Usaha Sampingan

Jika pemasukan utama terasa mepet, tambahan penghasilan akan mempercepat target secara signifikan. Manfaatkan keahlian yang sudah Anda miliki. Ada banyak ide usaha sampingan modal kecil tanpa karyawan yang bisa dimulai dari rumah.

Ibu rumah tangga bisa melirik bisnis sampingan modal kecil untuk IRT, sedangkan pekerja kantoran cocok dengan usaha sampingan bermodal laptop. Untuk perputaran harian cepat, coba ide usaha Rp 5.000-an. Alokasikan seluruh laba sampingan langsung ke rekening umrah.

7. Kunci Harga dengan Timing dan Konsistensi

Cara paling sering terlewat adalah memilih waktu berangkat yang tepat. Tiket pesawat bisa mencakup hingga 50 persen dari total biaya, dan berangkat di luar musim ramai seperti Rajab-Syaban bisa memangkas biaya hingga 40 persen dibanding Ramadan, apalagi bila dipesan 3-6 bulan lebih awal.

Saat sudah di Tanah Suci pun ada celah hemat. Makan di rumah makan lokal sekitar Masjidil Haram menyajikan porsi besar dengan harga jauh lebih murah dibanding restoran hotel atau jaringan internasional. Terakhir dan paling penting: konsisten. Sekali bolos menabung, target mundur berbulan-bulan.

Timeline Realistis Menabung Umrah

  • Minggu 1: hitung target biaya, tentukan tanggal keberangkatan, buka rekening khusus.
  • Bulan 1: autodebet aktif, anggaran bulanan tersusun, pengeluaran mulai dipangkas.
  • Bulan 3: pola menabung stabil, dana darurat mulai dipisah, riset paket travel resmi.
  • Bulan 6: evaluasi kemajuan, mulai alihkan sebagian ke investasi syariah, kunci sumber penghasilan tambahan.

3 Kesalahan Pemula yang Harus Dihindari

  • Menabung dari sisa uang. Sisihkan di awal, bukan di akhir bulan.
  • Tergiur paket sangat murah. Harga jauh di bawah standar berisiko penipuan. Verifikasi izin PPIU travel melalui sistem resmi Kementerian Agama.
  • Bergantung pada utang konsumtif. Dahulukan berangkat dengan dana sendiri; batasi pembiayaan agar tak menjadi beban.

Punya keterbatasan pemasukan keluarga? Terapkan strategi mengatur keuangan rumah tangga dengan gaji Rp 3 juta dan tetap mulai dari nominal kecil yang konsisten seperti Rp 300 ribu per bulan.

Kalkulasi Biaya dan Simulasi Tabungan

Berikut rincian estimasi biaya umrah untuk satu orang. Angka bersifat kisaran dan dapat berubah mengikuti kurs serta musim keberangkatan.

Komponen Estimasi Biaya
Paket umrah reguler (9 hari) Rp 25 juta - Rp 35 juta
Uang saku (makan tambahan, oleh-oleh, darurat) Rp 3 juta - Rp 8 juta
Paspor, vaksin meningitis, perlengkapan Rp 2 juta - Rp 3 juta
Total estimasi Rp 30 juta - Rp 46 juta

Uang saku umrah yang ideal umumnya sekitar Rp 3 juta hingga Rp 5 juta per orang untuk kebutuhan pribadi dan oleh-oleh ringan, karena penginapan dan makan utama biasanya sudah termasuk paket.

Sekarang, simulasi berapa lama Anda mencapai target Rp 30 juta (tanpa memperhitungkan imbal hasil investasi):

Setoran per Bulan Waktu Mencapai Rp 30 Juta
Rp 300 ribu sekitar 100 bulan (kurang lebih 8 tahun)
Rp 500 ribu 60 bulan (5 tahun)
Rp 1 juta 30 bulan (2,5 tahun)
Rp 1,5 juta 20 bulan (kurang lebih 1,7 tahun)
Rp 2 juta 15 bulan (1,25 tahun)

Terlihat jelas: memulai dari Rp 300 ribu itu mungkin, tetapi mengombinasikannya dengan investasi syariah dan penghasilan tambahan akan memangkas waktu secara drastis. Bandingkan juga dengan menabung emas yang nilainya berpeluang naik seiring waktu, sehingga target rupiah bisa tercapai lebih cepat.

Pertanyaan dan Jawaban Seputar Menabung Umrah

Berapa biaya umrah 2026 untuk satu orang?

Secara umum, paket reguler berdurasi 9 hari berada di kisaran Rp 25-35 juta, sementara paket umrah-plus sekitar Rp 40-45 juta. Setelah ditambah uang saku Rp 3-8 juta serta biaya paspor, vaksin meningitis, dan perlengkapan sekitar Rp 2-3 juta, total kebutuhan satu orang umumnya Rp 30-46 juta. Angka ini fluktuatif mengikuti kurs, maskapai, jarak hotel, dan musim keberangkatan.

Berapa idealnya menabung untuk umrah setiap bulan?

Patokan yang lazim adalah menyisihkan 10-20 persen dari penghasilan bulanan. Bila gaji Rp 5 juta, artinya sekitar Rp 500 ribu-Rp 1 juta per bulan. Jika kondisi terbatas, mulai saja dari Rp 300 ribu per bulan secara konsisten, lalu naikkan bertahap saat keuangan lebih longgar. Yang terpenting bukan besarnya, melainkan disiplin dan kesinambungannya.

Lebih baik menabung umrah di bank syariah atau lewat investasi?

Keduanya bisa dikombinasikan. Rekening tabungan haji dan umrah di bank syariah unggul dari sisi keamanan dan kemudahan autodebet, cocok untuk pokok dana. Instrumen seperti reksa dana syariah atau emas berpeluang menumbuhkan nilai tabungan lebih cepat, tetapi mengandung risiko fluktuasi. Sesuaikan dengan jangka waktu dan profil risiko Anda, dan pastikan platform investasi terdaftar serta diawasi OJK.