Liputan6.com, Jakarta - Memiliki kebun yang selalu dihiasi bunga-bunga indah sepanjang tahun adalah impian banyak pemilik rumah, terutama di iklim tropis. Pemilihan jenis bunga yang bisa hidup di segala musim untuk kebun menjadi kunci utama agar taman tetap menawan tanpa terpengaruh perubahan cuaca. Bunga-bunga ini dikenal tangguh dan mampu beradaptasi dengan berbagai kondisi, menawarkan keindahan berkelanjutan.
Bunga-bunga ini tidak hanya mempercantik tampilan rumah, tetapi juga menciptakan suasana yang lebih hidup dan menenangkan. Anda tidak perlu menunggu musim tertentu untuk menikmati keindahan mekarnya bunga-bunga ini. Banyak jenis tanaman hias mampu beradaptasi dengan iklim tropis dan tetap berbunga sepanjang tahun.
Dengan perawatan yang relatif mudah, Anda bisa menikmati keindahan mekarnya bunga-bunga ini secara berkelanjutan. Menanam jenis bunga yang bisa hidup di segala musim untuk kebun juga akan menambah nilai estetika dan kesegaran pada hunian Anda. Berikut Liputan6.com ulas lengkapnya melansir dari berbagai sumber, Senin (16/02/2026).
Advertisement
Bunga Zinnia
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5172749/original/001579300_1742788800-selective-focus-shot-beautiful-zinnia-elegans-growing-middle-forest.jpg)
Bunga Zinnia dikenal sebagai tanaman yang sangat menyukai sinar matahari, membutuhkan paparan langsung selama 6-8 jam setiap hari untuk pertumbuhan optimal. Tanaman ini merupakan bunga musim panas klasik kuat, terkenal karena bunganya yang cerah, ceria, dan tahan lama. Beberapa varietas Zinnia bahkan dapat bertahan pada suhu ekstrem di atas 35°C, menjadikannya pilihan ideal untuk iklim hangat.
Berasal dari Meksiko, Zinnia sangat menyukai cuaca panas dan sensitif terhadap suhu rendah, sehingga cocok untuk daerah beriklim tropis. Ketahanan panasnya membuat bunga ini mampu menghiasi taman dengan warna-warni menawan tanpa khawatir layu. Keunggulan lainnya adalah kebutuhan air yang tidak banyak, bahkan tahan terhadap kondisi kekeringan.
Perawatan Zinnia tergolong mudah, tidak memerlukan pemupukan rutin. Cukup siram bunga dua kali sehari, yaitu pagi dan sore hari, dengan volume air secukupnya dan hindari genangan. Bunga Zinnia umumnya mulai mekar dalam waktu singkat, sekitar 10-14 hari setelah benih ditanam di permukaan tanah.
Advertisement
Bunga Marigold (Gemitir)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5451602/original/099162800_1766314099-bunga1.jpeg)
Bunga Marigold adalah tanaman hias yang tumbuh subur di bawah sinar matahari penuh dan sangat tahan terhadap musim panas atau kemarau yang terik. Tanaman ini menampilkan beragam warna cerah seperti oranye, kuning, hingga merah, menjadikannya hiasan yang indah di halaman rumah. Selain keindahannya, Marigold juga dipercaya dapat mengusir hewan reptil seperti ular.
Penting untuk tidak menanam Marigold di area yang teduh, sejuk, dan lembap karena kondisi tersebut rentan menyebabkan pembusukan dan menghambat proses mekarnya bunga. Tanaman ini membutuhkan tanah subur dengan drainase baik agar dapat tumbuh optimal. Secara keseluruhan, Bunga Marigold termasuk tanaman yang tahan banting dan mudah perawatannya.
Penyiraman Marigold harus dilakukan secara teratur ketika tanah mulai mengering, namun hindari penyiraman berlebihan yang dapat menyebabkan akar membusuk. Pemupukan dapat diberikan setiap bulan dengan pupuk larut air, tetapi jangan berlebihan karena dapat menghasilkan tanaman yang lemah. Pemangkasan bunga yang sudah mati (deadheading) sangat dianjurkan untuk meningkatkan penampilan tanaman dan mendorong lebih banyak bunga mekar.
Bunga Portulaca (Krokot/Bunga Pukul Sembilan)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5451608/original/058289100_1766314102-bunga7.jpeg)
Bunga Portulaca yang juga dikenal sebagai krokot mawar, memiliki lebih dari 100 spesies yang tersebar luas di berbagai daerah tropis dan subtropis. Tanaman ini sangat populer berkat bunga-bunganya cantik dan kemampuannya bertahan di kondisi panas ekstrem. Portulaca dikenal sangat toleran terhadap cuaca panas dan kekeringan, menjadikannya pilihan tepat untuk kebun di segala musim.
Ciri khas Portulaca adalah daun tunggalnya yang tidak bertangkai, berbentuk silindris, tebal, berdaging, dan berair dengan panjang sekitar 1-3,5 cm. Bunganya berkelompok 2-8 yang muncul di ujung batang, hadir dalam variasi warna seperti merah, putih, oranye, hingga kuning. Penamaan "bunga pukul sembilan" diberikan karena kebiasaan mekarnya pada sekitar pukul sembilan pagi dan layu menjelang sore hari.
Portulaca termasuk bunga yang perawatannya sangat mudah dan tidak memerlukan banyak air. Tanaman ini dapat dimanfaatkan sebagai penutup tanah (ground cover) atau ditanam di dalam pot untuk mempercantik teras. Krokot tumbuh baik di lingkungan yang lembap dan hangat dengan curah hujan 1.800-2.000 mm, serta membutuhkan pencahayaan sinar matahari yang memadai.
Advertisement
Bunga Lantana
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5487056/original/067482500_1769655310-Twin_lantana_camara_edit.jpg)
Lantana adalah tanaman semak kecil berkayu yang berasal dari Afrika tropis dan Amerika Selatan, populer karena bunganya yang mencolok, berwarna-warni, dan tahan lama. Tanaman ini tergolong perennial, mampu hidup lebih dari dua tahun, serta dapat bertahan di cuaca kering dan tetap subur di musim hujan.
Lantana merupakan spesies tangguh yang toleran terhadap berbagai kondisi buruk, termasuk tanah yang kurang subur, suhu panas tinggi, kekeringan, dan kadar garam yang tinggi. Bunga Lantana memiliki banyak varian warna, seringkali berupa campuran gradasi merah, oranye, kuning, biru, putih, dan merah muda yang memukau.
Cara merawat bunga Lantana sama mudahnya seperti menanamnya, karena semak ini lebih menyukai dan akan mekar paling baik di bawah sinar matahari penuh. Meskipun tahan kekeringan, tanaman ini akan berbunga paling lebat jika disiram secara teratur, yaitu ketika beberapa inci pertama tanah sudah kering. Pemangkasan bunga yang konsisten akan mendorong pembungaan sepanjang musim tumbuh, memastikan kebun tetap indah.
Bunga Tapak Dara (Vinca)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5504601/original/063575500_1771246878-bunga_tapak_dara.jpg)
Bunga Tapak Dara atau Catharanthus roseus adalah tanaman hias yang sangat populer berkat keindahan bunganya dan kemudahan perawatannya. Tanaman ini termasuk dalam kategori bunga yang mampu bertahan dengan baik di cuaca panas, menjadikannya pilihan ideal untuk iklim tropis. Sebagai tanaman yang berasal dari daerah tropis, bunga tapak dara sangat cocok ditanam di Indonesia yang memiliki cuaca hangat.
Tapak Dara memiliki nama ilmiah Catharanthus Roseus Don dan merupakan tanaman herba berwarna hijau yang dapat tumbuh hingga ketinggian 1 meter. Bunganya umumnya berwarna putih dengan bagian tengah kuning, namun varietas lain dapat menghasilkan nuansa warna seperti putih, lavender, merah tua, oranye kemerahan, merah muda, peach, ungu, dan merah. Tanaman ini tumbuh baik di tanah kapur dan berpasir, menunjukkan adaptasinya yang luas.
Untuk perawatannya, bunga tapak dara harus mendapatkan sinar matahari yang cukup sepanjang hari. Jaga kelembapan tanah dengan penyiraman yang teratur, namun hindari genangan air yang dapat menyebabkan akar membusuk. Pemupukan rutin, terutama dengan pupuk tinggi fosfor, dapat mendorong bunga yang melimpah, disarankan setiap bulan selama musim semi dan musim panas.
Advertisement
Bunga Alamanda
Bunga Alamanda juga dikenal sebagai bunga terompet emas atau bunga lonceng, merupakan pilihan ideal bagi pecinta tanaman yang ingin menambah keindahan dan warna pada taman mereka. Tanaman ini hidup subur di daerah tropis, berarti sangat cocok dan bisa bertahan dengan baik di iklim Indonesia. Alamanda dikenal dengan bunga-bunganya yang berwarna kuning cerah, meskipun beberapa spesies juga memiliki bunga berwarna ungu atau putih yang menawan.
Bunga Alamanda memiliki bentuk seperti terompet yang khas dengan diameter mencapai 7 sentimeter, memberikan kesan megah. Tanaman ini dapat tumbuh hingga ketinggian 4,5 meter dan memiliki daun lonjong bergelombang dengan panjang sekitar 10 hingga 15 cm. Alamanda adalah genus dari tanaman berbunga dalam keluarga Apocynaceae, yang secara alami berasal dari daerah tropis di Amerika Tengah dan Selatan.
Menanam Alamanda tidaklah sulit, asalkan Anda memperhatikan beberapa hal penting seperti pemilihan lokasi yang mendapatkan banyak sinar matahari langsung, setidaknya 6-8 jam sehari. Tanah yang ideal adalah tanah subur, gembur, dan memiliki drainase yang baik untuk mencegah genangan air. Siram tanaman secara teratur, terutama pada musim kemarau, namun selalu hindari penyiraman berlebihan yang dapat menyebabkan akar membusuk.
Bunga Kembang Sepatu (Hibiscus)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3243118/original/001387800_1600571269-WhatsApp_Image_2020-09-18_at_3.40.37_PM.jpeg)
Kembang Sepatu atau Hibiscus adalah perdu tropis yang sangat dikenal karena memiliki bunga besar dengan warna-warni yang mencolok. Tanaman ini sangat menyukai sinar matahari dan penyiraman teratur, serta menunjukkan ketahanan yang baik terhadap cuaca tropis hangat. Kembang sepatu mampu tumbuh dengan subur di cuaca panas karena memang berasal dari daerah tropis.
Bunga Kembang Sepatu memiliki kelopak besar yang indah dengan warna-warna cantik seperti merah, kuning, oranye, putih, dan merah jambu. Tanaman ini tidak membutuhkan campuran tanah khusus, tetapi lebih menyukai media tanam yang ringan seperti lempung dan lumut gambut. Kembang sepatu membutuhkan minimal 2,5 cm air setiap minggu untuk menjaga kelembapannya.
Jaga agar tanah tetap lembap, tetapi tidak becek, terutama selama bulan-bulan panas ketika tanaman berbunga lebat. Pemupukan setiap beberapa minggu sangat membantu merangsang pembungaan yang berkelanjutan. Jika Anda tinggal di daerah beriklim dingin, kembang sepatu bisa ditanam di dalam pot dan diletakkan di dalam rumah, karena tanaman ini tidak bisa bertahan hidup pada suhu beku.
Advertisement
Bunga Melati
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5380819/original/067063100_1760434364-sssssw.jpg)
Bunga Melati merupakan tanaman yang memiliki bau wangi khas dan memesona, seringkali bunganya dimanfaatkan sebagai produk herbal dan hiasan. Tanaman semak yang selalu hijau ini umumnya mudah dirawat, kuat, dan bunganya mekar sepanjang tahun tanpa henti. Melati termasuk dalam kelompok tumbuhan yang disebut nocturnal bloomers, yaitu bunga yang akan mekar dan menghasilkan lebih banyak aroma saat malam hari.
Bunga Melati memiliki bunga putih kecil yang khas dengan aroma lembut yang sangat menyenangkan dan menenangkan. Daunnya berwarna hijau atau kuning kehijauan, berpasangan saling berhadapan dan berbentuk elips dengan pangkal bulat. Minyak esensial melati sering digunakan dalam parfum mewah atau produk perawatan kulit karena aromanya yang istimewa.
Tanaman ini membutuhkan sinar matahari yang cukup dan penyiraman yang memadai untuk tumbuh subur. Pemangkasan perlu dilakukan setelah siklus mekar utama, tetapi tanaman ini juga dapat dipangkas ringan sepanjang tahun untuk menjaga bentuk dan mendorong pertumbuhan baru. Melati Belanda atau Rangoon Creeper, misalnya, dapat berbunga sepanjang tahun jika dirawat dengan benar dan konsisten.
Bunga Petunia
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1126197/original/078248300_1454051660-bunga_petunia.jpg)
Bunga Petunia termasuk salah satu tanaman bunga yang paling cepat tumbuh di pot dan sangat populer sebagai tanaman gantung yang indah. Jika dirawat dengan baik dan konsisten, petunia memiliki potensi untuk berbunga sepanjang musim tanpa henti. Bunga petunia memiliki bentuk menyerupai terompet yang khas, dengan warna-warna cerah yang beragam seperti putih, merah, kuning, biru, dan ungu.
Petunia adalah suatu genus tumbuhan berbunga dari famili Solanaceae yang bunganya berbentuk trompet, berasal dari Amerika Selatan. Tanaman ini dapat mencapai tinggi hingga 40 cm dan mempunyai banyak cabang, namun cabang-cabangnya ini sangat lemah sehingga tanaman Petunia tidak dapat tumbuh dengan tegak secara alami. Petunia membutuhkan sinar matahari yang cukup dan media tanam yang memiliki drainase baik untuk pertumbuhannya.
Tanaman ini tidak menyukai genangan air karena akarnya mudah membusuk jika terlalu lembap. Pemupukan ringan secara berkala dapat membantu mempercepat pertumbuhan bunga dan menjaga vitalitas tanaman. Pemangkasan bunga yang layu secara rutin juga sangat penting karena akan merangsang munculnya tunas baru dan mendorong pembungaan yang lebih banyak.
Advertisement
FAQ
- Apa saja jenis bunga yang bisa hidup di segala musim untuk kebun?Bunga Zinnia, Marigold, Portulaca, Lantana, Tapak Dara, Alamanda, Kembang Sepatu, Melati, dan Petunia adalah beberapa jenis bunga yang bisa hidup di segala musim untuk kebun.
- Mengapa bunga-bunga ini cocok untuk segala musim?Bunga-bunga ini umumnya tahan terhadap kondisi cuaca ekstrem seperti panas terik dan kekeringan, serta mampu beradaptasi dengan iklim tropis.
- Apakah bunga-bunga ini membutuhkan banyak perawatan?Sebagian besar bunga ini dikenal mudah dirawat dan tidak memerlukan perawatan yang rumit, menjadikannya pilihan ideal untuk pemula.
- Bagaimana cara memastikan bunga-bunga ini mekar sepanjang tahun?Perawatan yang konsisten seperti penyiraman teratur, paparan sinar matahari yang cukup, dan pemangkasan bunga layu dapat mendorong pembungaan berkelanjutan.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8672103/original/092674300_1782711428-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-06-29T123620.816.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8673310/original/025399100_1782713964-cek_fakta_purbaya_pensiunan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8668432/original/066093000_1782703201-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-06-29T101610.906.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8471519/original/070085400_1782374653-Tugas__40_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/3885024/original/ACg8ocLv0DeWDi_zcmWgoosg5RDoRFw9Nc-S86AyMIxpXrIAjQY-eA%3Ds200.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5289333/original/005652500_1753067486-196ce54d-6598-4cc3-b461-3f25eebe688a.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/1860530/original/010220100_1777609466-pp.jpeg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8633516/original/070380800_1782633001-photo-collage.png__1_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8674531/original/079790200_1782716407-AP26177104053905.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260382/original/054470700_1781590662-063_2281748273.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8259253/original/099827400_1781493084-AP26165774269127.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4864218/original/041026400_1718404435-AP24166759629724.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263966/original/082388400_1782038241-000_B7RC3ZV.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5415752/original/060786800_1763419826-000_84BP8PA.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8525155/original/017274300_1782455154-AP26176798846634.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8452334/original/003376600_1782349228-ney.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8259033/original/064642600_1781436681-000_B6Z637Y.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8668326/original/051794500_1782703035-AP26179791541483.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5509161/original/041645100_1771659486-gambar_4_Kinderprinsengracht_Amsterdam_2025.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5509150/original/021878200_1771658832-WhatsApp_Image_2026-02-21_at_14.12.22.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5506432/original/032327700_1771466107-Gemini_Generated_Image_w5dfwxw5dfwxw5df.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5505465/original/023939800_1771387812-ae356189-8fb4-406c-9306-07c926f3e353.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5506139/original/056929800_1771407797-Live_Berjualan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5007237/original/075205400_1731658154-cara-menghilangkan-bau-bangkai-tikus.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5443901/original/078602300_1765764990-Tikus_berkeliaran_di_sampah_dapur__Gemini_AI_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5508739/original/032699400_1771591675-Kandang_Burung_di_Teras.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5505985/original/090246400_1771402531-kecoa_di_dapur.jpg)