Liputan6.com, Jakarta - Suhu udara yang meningkat seringkali membuat kita merasa tidak nyaman di dalam rumah. Tanpa disadari, beberapa kebiasaan kecil di rumah yang diam-diam bikin ruangan lebih panas dapat menjadi penyebab utama.
Mengidentifikasi dan mengubah kebiasaan ini adalah langkah penting untuk menciptakan hunian yang lebih sejuk dan nyaman. Kondisi rumah yang gerah tidak hanya mengganggu kenyamanan, tetapi juga dapat memengaruhi produktivitas dan kesehatan penghuninya.
Oleh karena itu, penting untuk memahami faktor-faktor yang berkontribusi pada peningkatan suhu di dalam ruangan. Kebiasaan kecil di rumah yang diam-diam bikin ruangan lebih panas seringkali luput dari perhatian kita sehari-hari. Berikut Liputan6.coma ulas lengkapnya melansir dari berbagai sumber, Rabu (7/1/2026).
Advertisement
Tidak Membuka Ventilasi atau Jendela dengan Tepat
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5464958/original/035630700_1767755424-Gemini_Generated_Image_fvtlaefvtlaefvtl.png)
Salah satu kebiasaan kecil yang sering diabaikan namun berdampak besar pada suhu ruangan adalah tidak membuka ventilasi atau jendela dengan tepat. Ventilasi yang buruk menyebabkan udara panas terperangkap di dalam rumah, sehingga suhu ruangan meningkat dan terasa pengap. Udara segar dari luar tidak dapat masuk untuk menyeimbangkan suhu di dalam, terutama di ruangan dengan banyak peralatan elektronik.
Sirkulasi udara yang baik sangat penting untuk menciptakan rumah nyaman, terutama saat cuaca panas. Ventilasi alami membantu menurunkan suhu di dalam rumah dan meningkatkan kualitas udara. Metode efektif seperti ventilasi silang, di mana udara segar masuk dari satu sisi dan udara panas keluar dari sisi lain, dapat membantu membuang udara panas dengan lebih cepat.
Untuk mengoptimalkan sirkulasi udara, disarankan untuk membuka jendela di malam hari agar udara dingin masuk, dan memastikan ada aliran udara yang lancar. Jika memungkinkan, gunakan jendela yang bisa dibuka secara maksimal atau tambahkan lubang angin. Membiarkan pintu rumah terbuka juga dapat membantu sirkulasi udara secara berkala, membuat ruangan terasa lebih segar dan sejuk.
Advertisement
Membiarkan Lampu Menyala Terlalu Lama atau Menggunakan Jenis Lampu yang Menghasilkan Panas
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1714332/original/038346200_1505791398-lampu_kamar-lampu_tidur_dan_lampu_baca.jpeg)
Kebiasaan membiarkan lampu menyala terlalu lama, terutama jenis lampu pijar, dapat menjadi penyebab ruangan terasa lebih panas. Lampu pijar dan jenis lampu lain yang menghasilkan panas umumnya mengonsumsi energi lebih banyak dan membuat ruangan menjadi lebih gerah. Penempatan lampu yang terlalu banyak di ruang sempit juga bisa meningkatkan akumulasi panas.
Lampu yang menyala dapat menghantarkan panas, bahkan lampu LED sekalipun, meskipun tidak sebanyak lampu pijar. Oleh karena itu, mematikan lampu yang tidak digunakan adalah langkah sederhana untuk menjaga ruangan tetap sejuk dan tidak gerah. Memanfaatkan cahaya alami di siang hari juga dapat mengurangi kebutuhan akan pencahayaan buatan dan meminimalkan panas yang dihasilkan.
Mengganti lampu pijar dengan lampu LED adalah solusi yang efektif karena lampu LED tidak mengeluarkan banyak panas dan lebih hemat energi. Dengan demikian, kebiasaan ini tidak hanya membantu mengurangi suhu ruangan, tetapi juga berkontribusi pada efisiensi energi dan penghematan biaya listrik.
Penggunaan dan Pengisian Daya Perangkat Elektronik Berlebihan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5410688/original/043360800_1763453309-KV_Main_Image_Artikel_Tematik_Publisher_copy__1_.jpeg)
Perangkat elektronik yang digunakan secara berlebihan atau dibiarkan menyala terus-menerus dapat memancarkan panas dan meningkatkan suhu ruangan. Televisi, komputer, pengisi daya ponsel, dan perangkat lainnya menghasilkan panas saat beroperasi.
Keberadaan perangkat elektronik memang tidak bisa dihindari, namun penggunaannya yang tidak bijak dapat membuat rumah terasa panas. Kebiasaan mengisi daya ponsel hingga penuh 100% secara terus-menerus atau membiarkan ponsel terhubung ke pengisi daya meskipun sudah penuh dapat memperpendek usia baterai dan juga menghasilkan panas.
Suhu tinggi pada perangkat elektronik berperan dalam menimbulkan hawa panas di dalam ruangan. Untuk mengurangi panas yang dihasilkan oleh perangkat elektronik, gunakanlah hanya saat benar-benar dibutuhkan dan cabut kabel dari stop kontak jika sudah selesai digunakan.
Advertisement
Tidak Menutup Gorden atau Tirai pada Siang Hari
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5426762/original/010283900_1764316592-Teras_dengan_Bangku_Built-in_dan_Tirai.jpg)
Membiarkan sinar matahari langsung masuk ke dalam ruangan tanpa penghalang adalah kebiasaan yang dapat membuat ruangan cepat panas. Paparan sinar matahari langsung menjadi penyebab utama rumah menjadi cepat panas, terutama jika rumah menghadap ke barat atau timur.
Apabila dinding atau atap terbuat dari material dengan konduktivitas termal tinggi, panas akan mudah menyerap ke dalam ruangan. Gorden atau tirai memiliki peran penting dalam mengatur intensitas cahaya dan suhu ruangan. Tidak menutup gorden pada siang hari, terutama saat matahari terik, akan membiarkan panas masuk dan terperangkap di dalam.
Tirai dengan bahan tebal dan warna gelap cenderung menyerap panas dari sinar matahari, sehingga suhu di dalam kamar meningkat. Untuk mengatasi hal ini, gunakan tirai anti panas, kanopi, atau window film pada jendela untuk mengurangi panas yang masuk tanpa menghalangi pencahayaan alami.
Gorden blackout dengan lapisan pelapis dapat menjaga suhu ruangan dengan menahan cahaya matahari hingga hampir 100%. Memilih gorden berwarna cerah dan berbahan tipis juga dapat memantulkan panas dan mengurangi serapan panas ke dalam ruangan.
Aktivitas Memasak yang Intens dan Tanpa Ventilasi Memadai
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5358524/original/068443500_1758606865-unnamed_-_2025-09-23T124808.345.jpg)
Dapur adalah salah satu area di rumah yang paling sering menghasilkan panas dan kelembaban, terutama saat aktivitas memasak berlangsung. Tanpa ventilasi yang baik, udara panas, asap, dan uap dari proses memasak akan terperangkap di dalam ruangan, menyebabkan suhu dapur meningkat dan terasa pengap.
Kelembaban yang cukup tinggi di dalam rumah dapat mengakibatkan udara yang panas dan terasa pengap. Jika dapur tidak dilengkapi dengan cooker hood atau sistem ventilasi yang memadai, uap hasil memasak akan menyebar ke seluruh ruangan, menambah kelembaban dan panas.Â
Untuk mengurangi dampak panas dan kelembaban dari aktivitas memasak, pergunakanlah ventilasi udara atau exhaust fan di dapur. Lakukan aktivitas memasak yang intens pada waktu pagi atau sore hari ketika suhu udara tidak terlalu tinggi. Membuka jendela dapur saat memasak juga dapat membantu sirkulasi udara dan membuang panas keluar.
Advertisement
Mencuci Pakaian dengan Air Panas dan Mengeringkan di Dalam Ruangan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/715405/original/cuci_baju.jpg)
Kebiasaan mencuci pakaian dengan air panas dan kemudian mengeringkannya di dalam ruangan dapat secara signifikan meningkatkan kelembaban dan suhu di dalam rumah. Uap air yang dilepaskan dari pakaian basah akan terperangkap, membuat udara terasa lebih gerah dan pengap. Kelembaban tinggi adalah salah satu faktor penyebab utama ruangan terasa panas.
Meskipun mencuci dengan air panas direkomendasikan untuk beberapa jenis kain atau untuk membunuh kuman, penting untuk memperhatikan bagaimana dan di mana pakaian tersebut dikeringkan. Mengeringkan pakaian di dalam ruangan tanpa sirkulasi udara yang baik akan memperburuk kondisi panas dan lembab.
Sebaiknya, keringkan pakaian di luar ruangan jika memungkinkan. Jika harus mengeringkan di dalam, pastikan ada ventilasi yang sangat baik, seperti membuka jendela lebar-lebar atau menggunakan kipas angin untuk membantu sirkulasi udara. Hal ini akan membantu mengurangi kelembaban dan mencegah peningkatan suhu di dalam rumah.
Menumpuk Barang atau Rumah Berantakan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5316821/original/087512200_1755251111-pexels-rdne-8581372.jpg)
Siapa sangka jika kondisi rumah yang berantakan atau kebiasaan menumpuk barang dapat membuat ruangan terasa lebih panas dan sumpek. Tumpukan barang, terutama di area yang menghalangi ventilasi dapat mengganggu sirkulasi udara.Â
Penumpukan barang-barang kecil di permukaan meja atau area datar lainnya juga menciptakan kekacauan visual yang membuat ruangan terasa lebih sempit dan tidak teratur. Hal ini secara tidak langsung mengurangi ruang visual yang tersedia dan dapat memicu rasa tidak nyaman.
Untuk menciptakan ruangan yang lebih sejuk dan nyaman, kurangi tumpukan barang yang tidak perlu. Pastikan furnitur tidak menghalangi ventilasi atau aliran udara. Rumah yang rapi dan terorganisir cenderung memiliki sirkulasi udara yang lebih baik dan terasa lebih lega, sehingga membantu menjaga suhu tetap nyaman.
Advertisement
FAQ
- Mengapa ruangan terasa panas meskipun AC menyala? Ruangan bisa terasa panas meskipun AC menyala karena kurangnya ventilasi, paparan sinar matahari langsung, atau penggunaan barang elektronik berlebihan.
- Apakah warna cat dinding mempengaruhi suhu ruangan? Ya, warna cat dinding yang gelap akan menyerap lebih banyak panas dari cahaya matahari dibandingkan dengan warna cat yang terang.
- Bagaimana ventilasi yang baik dapat mengurangi panas? Ventilasi yang baik memungkinkan udara panas keluar dan udara segar masuk, sehingga membantu sirkulasi udara dan menurunkan suhu ruangan.
- Apakah peralatan elektronik benar-benar membuat ruangan panas? Ya, perangkat elektronik seperti televisi, komputer, dan pengisi daya memancarkan panas saat beroperasi, yang dapat meningkatkan suhu ruangan.
- Kapan waktu terbaik untuk membuka atau menutup gorden? Sebaiknya tutup gorden pada siang hari untuk menghalau sinar matahari langsung dan buka di malam hari untuk membiarkan udara sejuk masuk.
- Apakah menumpuk barang bisa membuat ruangan panas? Ya, menumpuk barang dapat menghambat sirkulasi udara dan membuat ruangan terasa lebih sumpek serta panas.
- Bagaimana cara mengurangi panas dari aktivitas memasak? Gunakan ventilasi yang memadai seperti cooker hood atau buka jendela saat memasak untuk membuang panas dan uap.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5463779/original/049305200_1767670885-Screenshot_2026-01-06_103951.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4919749/original/034086800_1723781524-000_36EC7XK.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2892802/original/045596000_1566805482-20190826-Jokowi-sebut-kaltim-jadi-ibu-kota-baru-ANGGA-8.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8208033/original/056349800_1781066890-063_2280813255.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/3885024/original/ACg8ocLv0DeWDi_zcmWgoosg5RDoRFw9Nc-S86AyMIxpXrIAjQY-eA%3Ds200.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5388035/original/097847200_1761109546-dapur_apartement_studio6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/1812235/original/087792300_1550019778-1709255D-BDFF-4E25-B45D-78CC996796BF.jpeg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8658507/original/009732800_1782681457-000_B8LH2L7.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8512971/original/012018800_1782436430-000_B8CY2VE.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8623031/original/006534100_1782616032-063_2283182531.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8660431/original/044103500_1782685503-Canada_s_Stephen_Eustaquio.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8659951/original/005175900_1782684619-000_B8LH2KW.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8659756/original/038409700_1782684252-063_2283754697.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8480622/original/006833100_1782392396-AFSEL.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8650687/original/066270800_1782664551-South_Korea_head_coach_Hong_Myung-bo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8229349/original/096793100_1781089763-2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8258052/original/073135800_1781307011-cyle_larin_selebrasi_kanada_bosnia_ap_sam_balkansky.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260736/original/098764200_1781652814-norwe.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263744/original/028849200_1781996788-AP26171656106233.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4015754/original/002577300_1651925640-hello-i-m-nik-p1RQPfzCM5U-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5466199/original/072803400_1767839654-Mencuci_Baju.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5465654/original/034518400_1767773375-Daun_Obat.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3989506/original/033608800_1649410649-Menggoreng_Makanan_dengan_Minyak__Hans.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5284532/original/043691700_1752640844-Depositphotos_230872812_L.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3169411/original/010212000_1593763764-white-textile-1122167.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5466780/original/052967200_1767854697-Menanam_Kangkung_di_Baskom_Bekas_2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5211739/original/050883200_1746593655-ChatGPT_Image_7_Mei_2025__11.52.39.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5462154/original/083687100_1767509836-unnamed-47.jpg)