SAP Perkuat Peran Cloud dan AI untuk Menjawab Tantangan Bisnis Global

Dalam konferensi tahunan SAP Sapphire, SAP meluncurkan serangkaian inovasi yang mengubah cara kerja bisnis dengan memanfaatkan kekuatan Business AI.

Diterbitkan 22 Mei 2025, 18:02 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Dalam konferensi tahunan SAP Sapphire, SAP meluncurkan serangkaian inovasi yang mengubah cara kerja bisnis dengan memanfaatkan kekuatan Business AI. Salah satu terobosan utama adalah asisten berbasis AI generatif, Joule, yang kini semakin adaptif dan mampu mendukung produktivitas pengguna hingga 30%. Dengan fitur-fitur terbaru dan kemitraan strategis, SAP menandai era baru integrasi teknologi AI di dunia bisnis.

Christian Klein, CEO SAP, menjelaskan visi perusahaan untuk menciptakan ekosistem AI yang inklusif dan relevan dengan kebutuhan bisnis global.

“Kami menggabungkan aplikasi bisnis terbaik dengan data yang kaya dan inovasi AI terkini untuk menciptakan siklus nilai berkelanjutan bagi pelanggan. Dengan perluasan Joule, kolaborasi dengan mitra AI global, serta pengembangan SAP Business Data Cloud, kami membawa transformasi digital yang memungkinkan pelanggan beradaptasi di tengah ketidakpastian dunia,” ujar Klein.

Asisten AI Joule kini hadir hampir di mana saja, menawarkan jawaban personal yang kontekstual untuk kebutuhan bisnis sehari-hari. Tidak hanya membantu pengguna mencari data atau memberikan wawasan real-time, Joule juga menyederhanakan alur kerja dengan fitur proaktif berbasis machine learning.

Salah satu fitur unggulan terbaru adalah action bar berbasis WalkMe, yang mempelajari perilaku pengguna untuk memberikan saran atau tindakan otomatis. Dengan standar etika AI yang ketat, Joule juga mampu memproses data terstruktur dan tidak terstruktur, berkat kemitraan dengan Perplexity dan SAP Knowledge Graph. Hal ini memungkinkan pengguna mendapatkan proyeksi berbasis data secara instan—misalnya, dampak peristiwa global terhadap bisnis.

Selain itu, pustaka agen Joule diperluas untuk mendukung fungsi bisnis lintas sistem, mulai dari pengalaman pelanggan hingga manajemen rantai pasok dan keuangan. Dengan kemampuan adaptasi dan tindakan otonom, agen-agen ini membantu menjaga kelincahan organisasi di tengah perubahan yang cepat.

 

Infrastruktur AI yang Inovatif

SAP juga memperkenalkan AI Foundation, sistem operasi yang dirancang khusus untuk pengembangan, penerapan, dan pengelolaan solusi AI secara skalabel. Melalui teknologi seperti prompt optimizer, pengembang dapat menciptakan solusi AI secara lebih cepat dan efisien. Inovasi ini memperkuat posisi SAP sebagai pelopor dalam industri Business AI.

Dalam rangka meningkatkan kecerdasan bisnis, SAP Business Data Cloud menawarkan aplikasi cerdas untuk berbagai lini bisnis. Aplikasi-aplikasi ini mampu belajar, mensimulasikan skenario, dan memberikan rekomendasi berbasis data. Salah satu contohnya adalah aplikasi People Intelligence, yang mengubah data terkait talenta menjadi wawasan SDM yang actionable.

Kerja sama strategis antara SAP dan Palantir menambahkan lapisan nilai dalam pengelolaan data, membantu pelanggan membangun infrastruktur modern yang responsif terhadap perubahan. Kolaborasi ini mendukung sektor swasta maupun pemerintah dalam mengelola disrupsi dengan lebih efektif. 

Transisi ke Cloud yang Lebih Cepat

SAP juga meluncurkan paket SAP Business Suite untuk membantu pelanggan mempercepat adopsi solusi cloud. Dengan integrasi SAP Build, paket ini mempermudah penyesuaian aplikasi sesuai kebutuhan bisnis. Insight dari alat seperti SAP Signavio dan SAP LeanIX memungkinkan pelanggan mempersingkat waktu implementasi hingga 35%, memberikan dampak nyata pada transformasi digital mereka.

Dengan semua inovasi ini, SAP terus memperkuat posisinya sebagai pemimpin dalam transformasi digital, memberikan alat-alat canggih bagi pelanggan untuk berkembang di era yang serba cepat dan dinamis.