Menjawab Kebutuhan Industri Otomotif, INAPA 2025 Kembali Digelar di Jakarta

Acara prestisius ini akan berlangsung pada 21–23 Mei 2025 di JIExpo Kemayoran, Jakarta, dan akan menggunakan 11 hall utama sebagai area pameran.

Diterbitkan 10 Mei 2025, 11:31 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Setelah sukses di tahun-tahun sebelumnya, GEM Indonesia kembali mempersembahkan INAPA 2025, pameran dagang internasional terbesar di ASEAN untuk industri otomotif, suku cadang, kendaraan listrik, logistik, hingga teknologi pertambangan. Acara prestisius ini akan berlangsung pada 21–23 Mei 2025 di JIExpo Kemayoran, Jakarta, dan akan menggunakan 11 hall utama sebagai area pameran.

Mengusung konsep B2B (business-to-business), INAPA 2025 diikuti lebih dari 1.500 perusahaan dari 40 negara, termasuk Indonesia, China, Taiwan, Malaysia, dan Korea. Sebagai platform strategis, pameran ini dirancang untuk mempertemukan produsen, distributor, investor, dan inovator global guna mendukung pertumbuhan industri otomotif yang dinamis.

Indonesia, sebagai pusat manufaktur otomotif terbesar di Asia Tenggara, terus mencatatkan pertumbuhan signifikan. Dengan populasi kendaraan mencapai lebih dari 180 juta unit, kebutuhan suku cadang dan pasar aftermarket semakin meningkat. Penjualan sepeda motor mencapai 8 juta unit per tahun, sementara kendaraan listrik menunjukkan potensi besar meskipun sempat terdampak perubahan kebijakan insentif.

“Kebutuhan perawatan kendaraan dan penggantian suku cadang adalah sesuatu yang tidak pernah berhenti. Mobil dan motor terus bertambah, sehingga pasar suku cadang selalu berkembang,” ujar Baki Lee, Presiden Direktur GEM Indonesia, dalam konferensi pers di Jakarta (8/5).

“INAPA bukan sekadar pameran, tetapi menjadi wadah strategis untuk mempertemukan para pelaku industri dan menjawab kebutuhan pasar tersebut,” tambahnya.

Selain memamerkan berbagai teknologi otomotif, INAPA 2025 juga menghadirkan sejumlah sub-event menarik, seperti INABIKE (sepeda motor dan e-bike), INAFASTENER (baut dan pengikat industri), EV & Charging Indonesia (ekosistem kendaraan listrik), hingga CON-MINE (teknologi pertambangan dan konstruksi).

 

Apresiasi atas konsistensi INAPA

Jimmy Tenacious, Ketua Umum ASKARINDO (Asosiasi Karoseri Indonesia), mengapresiasi peran konsisten INAPA dalam mendorong pertumbuhan industri nasional.

“Lebih dari 600 perusahaan karoseri di Indonesia membutuhkan pasokan komponen dan teknologi andal. INAPA adalah tempat yang ideal untuk menjalin kemitraan baru,” katanya.

Sementara itu, Ketua Umum KAMSELINDO, Kyatmaja Lookman, menyoroti peran teknologi dalam keselamatan transportasi.

“AI dashcam dan perangkat canggih lainnya menjadi solusi nyata untuk meningkatkan efisiensi dan mengurangi risiko kecelakaan,” jelasnya.

KAMSELINDO akan menggelar seminar tematik tentang keselamatan dan kompetisi forklift selama pameran.

 

Acara dengan peluang besar

GEM Indonesia menargetkan lebih dari 45.000 pengunjung B2B pada INAPA 2025. Meskipun transaksi langsung tidak menjadi fokus utama, acara ini menjadi peluang besar untuk kolaborasi, distribusi, dan investasi jangka panjang, terutama di sektor kendaraan listrik dan komponennya.

“Setiap tahun, skala dan dampak INAPA semakin besar. Tahun lalu, lebih dari 4.000 pembeli internasional datang untuk menjajaki pasar dan menjalin kemitraan,” ungkap Baki Lee.

“INAPA 2025 adalah platform strategis untuk mengeksplorasi kolaborasi bisnis, alih teknologi, dan memperkuat jejaring industri otomotif di kawasan ASEAN,” pungkasnya.