Pemeran Susanti di Upin & Ipin Bukan dari Malaysia? Ini Faktanya

Inilah profil Susanti, teman Upin Ipin dari Jakarta yang populer di Indonesia, lengkap dengan informasi peran dan pengisi suaranya!

Diterbitkan 14 Maret 2025, 12:44 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Susanti adalah salah satu karakter yang cukup terkenal di kalangan penggemar serial animasi Upin & Ipin. Berbeda dengan karakter lainnya yang berasal dari Malaysia, Susanti diperkenalkan sebagai anak dari Jakarta, Indonesia. Ceritanya berfokus pada kedatangannya ke Malaysia dan kehidupannya di Kampung Durian Runtuh, tempat tinggal Upin, Ipin, serta teman-teman mereka.

Meskipun berasal dari negara lain, Susanti dengan cepat diterima dan menjadi bagian dari komunitas Kampung Durian Runtuh. Hal ini mencerminkan nilai persahabatan dan keberagaman budaya, di mana perbedaan bukanlah penghalang untuk menjalin hubungan yang erat.

Dalam setiap episode, Susanti sering ikut serta dalam berbagai petualangan dan aktivitas bersama Upin, Ipin, serta teman-teman mereka seperti Jarjit, Fizi, dan Mei Mei. Meskipun awalnya terdapat sedikit perbedaan dalam dialek dan kebiasaan, anak-anak di Kampung Durian Runtuh dengan cepat menerima Susanti sebagai bagian dari kelompok mereka.

Penasaran seperti apa jalan ceritanya? Simak informasi lengkap yang dirangkum dari berbagai sumber, Jumat (14/3/2025).

Susanti: Sosok Ramah dari Jakarta di Malaysia

Susanti pertama kali diperkenalkan dalam episode berjudul "Berpuasa Bersama Kawan Baru", yang diunggah di kanal YouTube Les' Copaque Production sekitar 12 tahun lalu. Dalam episode tersebut, Susanti digambarkan sebagai murid baru di TK Kasih Sayang (dalam serial dikenal sebagai Tadika Mesra). Ia masuk ke kelas yang sama dengan Upin, Ipin, serta teman-teman lainnya seperti Jarjit, Fizi, dan Mei Mei.

Saat pertama kali bertemu dengan teman-teman barunya, Susanti menarik perhatian karena cara bicaranya yang berbeda. Anak-anak di kelas sempat terkejut dan penasaran dengan logatnya yang terdengar tidak seperti logat mereka. Namun, sang guru menjelaskan bahwa hal ini wajar karena Susanti berasal dari Indonesia, yang memiliki dialek dan gaya bicara yang berbeda dari anak-anak Malaysia. Setelah penjelasan tersebut, anak-anak lainnya dengan cepat menerima Susanti dan menyambutnya dengan ceria.

Dalam interaksi awalnya, salah satu teman mereka, Mail, menunjukkan ketertarikannya terhadap Susanti dan ingin duduk di sebelahnya. Mail bahkan meminta Mei Mei untuk pindah tempat duduk agar ia bisa lebih dekat dengan Susanti. Namun, Mei Mei menolak permintaan tersebut. Meskipun begitu, Mei Mei tetap bersikap ramah dan mengajak Susanti bermain bersama. Ajakan itu disambut baik oleh Susanti, yang merasa senang karena diterima dengan hangat oleh teman-teman barunya.

Kehadiran Susanti di serial "Upin & Ipin" menjadi bukti bahwa animasi ini tidak hanya menghibur, tetapi juga memberikan nilai-nilai persahabatan dan keberagaman budaya. Karakter Susanti memperkenalkan penonton pada latar belakang yang berbeda, namun tetap bisa berbaur dengan anak-anak lainnya di Kampung Durian Runtuh. Hal ini menggambarkan bahwa perbedaan bahasa dan budaya tidak menjadi penghalang dalam menjalin persahabatan yang erat.

Lirik Lagu Aiya Susanti Upin Ipin

Aiya Cik Siti perempuan manyak muda

Ana manyak susah yalan tutup mata

Wang dan lingit ana taktak helan ne

Ente tutup mata ana tak tentu yalan

 

Marilah Apek hoi mari sayang

Ikutlah ana Apek jangan bimbang

Mata tak nampak ana tunjukkan jalan

Kaki melangkah oi perlahan lahan

 

Ana taktak helan ana taktak takut

Tapi ana yalan manyak sangkut sangkut

Semua hitam lagi manyak gulap

Macam olang absi negeli Alab

 

Oh Apek sayang oi jangan susah

Habis menjahit wang emas ana upah

Marilah jalan ente cepatlah cepat

Awas Pek longkang oi kaki melompat

Apek jaga depan ada longkang

Mana?

Lompat

Haiyaa

Lompat..

Haiyaa

Lompat Apek lompat

Haiyaaaaaaa

Versi Susanti dan Mei Mei

Adapun lagu Aiya Cik Siti Upin Ipin versi Susanti dan Mei Mei adalah sebagai berikut:

Aiya susanti perempuan banyak muda

Ana banyak susah jalan tutup mata

Uang dan ringgit ana tak da heran na

Ente tutup mata ana tentu jalan

 

Marilah mei mei oi mari sayang

Ikutlah ana mei mei jangan bimbang

Marilah jalan ente cepat lh cepat

 

Awas hay longkang oi kaki melompat

Mei Mei jaga depan ada longkang

 

Mana 

Lompat

Haiya

Lompat

Haiya

Lompat

Mei Mei Lompat

Haiyaaaa

Jadi Simbol Popularitas Upin & Ipin di Indonesia

Popularitas Upin & Ipin di Indonesia sangat tinggi. Susanti, sebagai karakter yang berasal dari Indonesia, menjadi simbol dari popularitas tersebut. Kehadirannya dalam serial ini menunjukkan bahwa Upin & Ipin tidak hanya populer di Malaysia, tetapi juga di negara-negara lain, termasuk Indonesia.

Susanti juga menjadi bukti bahwa serial animasi dapat menjadi media untuk memperkenalkan budaya dan karakter dari berbagai negara. Melalui karakter Susanti, anak-anak Indonesia dapat belajar tentang budaya Malaysia, dan sebaliknya, anak-anak Malaysia dapat belajar tentang budaya Indonesia.

Kehadiran Susanti juga memberikan dampak positif terhadap hubungan Indonesia dan Malaysia. Serial animasi ini menjadi salah satu media yang dapat mempererat hubungan antar kedua negara melalui cerita dan karakter yang disajikan.