Sukses

Kenali Tanda-Tanda Awal Kanker Serviks yang Tak Boleh Diabaikan

Liputan6.com, Jakarta - Kanker serviks menjadi masalah kesehatan utama bagi wanita. Serviks merupakan bagian bawah rahim – organ reproduksi wanita yang paling penting, terletak tepat di atas vagina.

Hampir semua kasus kanker serviks disebabkan oleh infeksi jenis human papilomavirus (HPV) penyebab kanker. HPV ini ditularkan secara seksual.

Melansir dari Times of India, Selasa (24/1/2023), ahli Onkologi Ginekologi, P.D. Rumah Sakit Hinduja & MRC, Mumbai, Sampada Dessai, mengatakan kanker serviks adalah kanker yang tumbuh lambat pada wanita. Kanker ini juga memiliki sesuatu yang disebut tahap prakanker yang merupakan tahap sebelum kanker.

"Butuh waktu bertahun-tahun untuk berkembang dari tahap prakanker menjadi kanker. Ini memberi dokter banyak kesempatan untuk mendeteksinya pada tahap prakanker atau tahap awal," ucap Dessai.

Dia menambahkan, jika terdeteksi pada stadium prakanker, kanker ini bisa dicegah terjadinya. Tes skrining tersedia untuk mendeteksi kanker serviks baik pada tahap prakanker atau tahap awal.

"Ini karena gejala tahap awal tidak ada, atau mungkin sama sekali tanpa gejala atau gejalanya tidak spesifik," sambungnya.

Oleh karena itu, penting untuk mengetahui tanda kanker serviks yang perlu diwaspadai sejak dini.

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

2 dari 3 halaman

Gejala kanker serviks

Gejala kanker serviks yang harus diperhatikan wanita, di antaranya:

  • Keputihan yang tidak normal

Keputihan keruh, berbau busuk dan berbau busuk tapi berair. Peningkatan jumlah keputihan biasa juga perlu diperhatikan.

  • Pendarahan vagina yang tidak normal

Ini bisa dalam bentuk periode menstruasi yang lebih berat atau lebih lama dari biasanya. Pendarahan atau bahkan bercak setelah berhubungan seksual menjadi salah satu tanda awal kanker serviks dan tidak boleh diabaikan.

Terkadang pendarahan terjadi di antara periode mentsruasi. Pada wanita yang lebih tua, akan muncul sebagai pendarahan pasca-menopause.

Pendarahan abnormal dalam jumlah berapa pun harus ditanggapi dengan serius dan segera berkonsultasi dengan dokter.

  • Kelelahan

Ini menjadi salah satu gejala kanker serviks, tapi merupakan gejala yang sangat tidak spesifik. 

3 dari 3 halaman

Gejala lain yang muncul

Namun, seiring perkembangan penyakit, tanda dan gejala lain muncul, termasuk:

  • Nyeri saat berhubungan seks

"Nyeri saat berhubungan seksual adalah satu lagi gejala penting kanker serviks. Selain itu, nyeri kaki atau nyeri punggung bawah bisa menjadi gejalanya, dan ini biasanya terlihat pada stadium akhir kanker serviks," kata Dessai.

  • Perubahan buang air kecil dan buang air besar

Seiring buang air kecil atau merasa ingin selalu buang air kecil adalah gejala yang berhubungan dengan penyakit ini.

Jika gejala ini berlangsung lebih dari seminggu, Anda perlu berkonsultasi dengan dokter.

  • Penurunan berat badan yang tidak bisa dijelaskan

Kanker serviks, seperti kanker lainnya, bisa mengakibatkan hilangnya nafsu makan. Selain itu, menurunkan berat badan bisa menjadi suatu kesulitan tidak peduli berapa banyak makanan yang dimakan.

Jika Anda tiba-tiba mengalami penurunan berat badan meski asupannya cukup dan memiliki beberapa gejala lain yang disebutkan di atas, bisa jadi karena kanker serviks. Jadi, penting bagi Anda untuk melakukan pemeriksaan medis.

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS