Sukses

SMAK St Hendrikus Gelar Konser untuk Berbagi Sesama

Citizen6, Surabaya: Tuhan selalu melakukan pada waktu yang tepat. Mungkin kita mengharapkanNya untuk bertindak dengan cara yang berbeda atau pada saat yang berbeda. Tetapi dalam kebijaksanaan yang tak terbatas, Dia selalu memiliki dan akan selalu mengetahui cara terbaik dan saat yang tepat untuk berkomunikasi kepada kami mengenai kebutuhan pribadi kita. Allah pun memiliki waktu bagi kita untuk merespon kepada-Nya, untuk berkomitmen kepada-Nya, dan untuk melayani-Nya (Philip Landgrave, 2013:6).

Dalam rangka memperingati 30 tahun pesta nama, awal Februari 2013, SMAK St Hendrikus mengadakan Solidarity Concert dengan judul "At the Right Time". Acara ini diadakan di Benedictus Auditorium, Universitas Katolik Widya Mandala, pada 1 dan 2 Februari 2013, pukul 18.30 WIB hingga selesai. Namun sebelumnya, pada 31 Januari 2013, SMAK St Hendrikus mengundang anak-anak beserta pengurusnya dari beberapa panti asuhan untuk menyaksikan Solidarity Concert.

Solidarity concert adalah konser amal yang dikemas dalam bentuk drama musikal. Drama musikal sendiri merupakan gabungan dari seni musik, seni tari, seni peran, dan seni suara.

Konser ini merupakan partisipasi dari civitas akademika SMAK St Hendrikus. Para siswa yang tergabung dalam acara ini merupakan siswa/siswi gabungan dari kelas X, XI maupun kelas XII yang telah melakukan audisi dan terpilih.

Tidak kurang dari empat puluh siswa/siswi ikut memeriahkan acara ini. Beberapa bapak/ibu guru juga ikut berperan serta dalam drama musikal ini. Untuk musik, konser ini diringi oleh "Minute One" orkestra. Tidak ketinggalan, tim paduan suara guru juga turut memeriahkan acara dengan mempersembahkan hymne SMAK St Hendrikus dan lagu "Gloria Festival”.

Persiapan yang dilakukan untuk mengadakan acara ini sudah dimulai pada Mei 2012. Kegiatan diawali dengan mengadakan audisi untuk paduan suara. Para siswa dan bapak/ibu guru yang terpilih selanjutnya mempelajari lagu-lagu yang akan didendangkan. Latihan untuk paduan suara dan koreo rutin dilakukan berdasarkan jadwal yang telah disusun. Saat libur kenaikan kelas pun, mereka tetap latihan dengan penuh semangat yang dipandu oleh Rubijanto Soetanto sebagai conductor, dan Maya Widyaningrum sebagai repetitor.

Awal kemunculan Solidarity Concert bermula dari perbincangan ringan antara Maya, Sinta, Romo Jelantik dan Romo Satrio setelah menerima kunjungan sebuah sekolah ke SMAK St Hendrikus.

Ketika perbincangan berlangsung, sekolah tersebut mengatakan SMAK St Hendrikus adalah salah satu sekolah yang dapat diunggulkan di Surabaya. Di bawah naungan Yayasan Yohanes Gabriel, sekolah ini dikatakan telah mandiri dari segi pemenuhan sarana sekolah dan tidak tergantung sepenuhnya kepada yayasan. Selain itu SMAK St Hendrikus memiliki sarana dan prasarana yang lengkap daripada beberapa sekolah Katolik lain milik Yayasan Yohanes Gabriel yang ada di luar kota.

Gayung pun bersambut. Dengan penuh semangat keluarga besar SMAK St Hendrikus berusaha mewujudkan mimpi tersebut dalam sebuah Solidarity Concert. Konser ini merupakan ungkapan rasa solidaritas bagi sekolah-sekolah yang masih membutuhkan uluran tangan.

Seperti diketahui, di jaman sekarang ini banyak sekolah Katolik yang menghentikan kegiatan belajar mengajarnya karena fasilitas sekolah yang memprihatinkan, persaingan antar sekolah yang semakin ketat dan ketidakmampuan finansial dalam pengembangan mutu sekolah. Alhasil setelah mendengar kabar tersebut maka tergeraklah keinginan SMAK St Hendrikus untuk mengulurkan tangan dan memberikan dukungan sebagai bentuk rasa simpati.

Karena kegiatan ini merupakan salah satu misi SMAK St Hendrikus, yaitu mendidik generasi muda untuk berbela rasa dengan sesama sekaligus mencapai visi, yaitu "Menciptakan pendidikan yang berkualitas, dinamis, dan responsif".

Setelah mengumpulkan data sekolah-sekolah di bawah naungan Yayasan Yohanes Gabriel yang membutuhkan bantuan, maka dibentuklah sebuah kepanitiaan dan koordinator untuk menggelar konser amal. Tujuan utama konser ini adalah menggalang dana secara solidaritas sekaligus mewadahi kebutuhan aktualitas siswa, guru, dan staff SMAK St Hendrikus dalam bermusik dan menumbuh kembangkan apresiasi musik di kalangan dunia pendidikan.

Penggalangan dana terus dilakukan melalui berbagai cara. Salah satunya dengan penjualan tiket yang dilakukan oleh para siswa/siswi di berbagai tempat. Tidak sedikit juga sponsor yang mendukung acara ini. (Pongky Seran/Mar)