Sukses

Sinopsis Sayap-Sayap Patah, Film Terbaru Ariel Tatum dan Nicholas Saputra

Liputan6.com, Jakarta Ariel Tatum akan beradu akting dengan aktor Nicholas Saputra di film terbaru berjudul Sayap-Sayap Patah. Trailer Sayap Sayap Patah, sudah dirilis minggu lalu dan langsung menjadi sorotan publik. Dalam film ini keduanya akan berperan sebagai pasangan suami istri. Baru-baru ini sebuah adegan ranjang keduanya bahkan menjadi perbincangan warganet. 

Meski begitu akting keduanya dalam film ini tetap menjadi hal utama yang nampaknya membuat banyak orang penasaran. Dilihat dari official trailer yang dirilis, diketahui bahwa film ini bercerita tentang pasangan suami istri yaitu Adji dan Nani yang harmonis terlebih sang istri sedang mengandung sang buah hati. 

Namun sang suami yang bekerja sebagai Densus 88 harus pergi bertugas. Rupanya kisah film tersebut memang diambil dari tragedi mengerikan di Mako Brimob Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat, pada 8 Mei 2018.

Kala itu, sejumlah tahanan kasus terorisme membobol rutan Mako Brimob yang menyebabkan bentrokan dengan anggota Densus 88. Lima orang anggota Densus 88 meninggal dunia akibat peristiwa itu.

Bagi sang aktor Nicholas Saputra, berperan sebagai anggota Densus 88 tentunya menjadi tantangan baru baginya. Hal ini pun yang menjadi alasan dirinya bersedia membintangi film yang disutradarai Rudi Soedjarwo itu.

"Ini hal baru buat saya, saya belum pernah memerankan karakter seperti ini," kata Nico saat jumpa pers di kawasan Dharmawangsa Jakarta Selatan, Januari lalu, dikutip dari Showbiz Liputan6.com.

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

2 dari 3 halaman

Berinteraksi langsung dengan anggota Densus 88

Untuk mendalami karakternya, Nico bahkan mulai mencari referensi berakting langsung dari para anggota Densus 88. Ia juga berinteraksi dengan para anggota Densus 88 untuk melihat keseharian mereka.

"Ya sudah melakukan beberapa riset kita lihat gerak-gerak mereka, look, dan penampilan seperti apa dan interaksi langsung (ke anggota Densus 88)," ia mengatakan.

Nico juga dituntut untuk langsung menyesuaikan diri dengan karakternya sebagai anggota Densus 88. Mencari berbagai informasi mengenai Densus 88 pun akhirnya jadi aktivitas yang dilakukan Nico sebelum memulai proses syuting.

"Tentu kita banyak interaksi dan banyak kegiatan untuk dapat pengetahuan soal Densus pastinya," Nico menambahkan. Selain peran baru, reuninya dengan Rudi Soedjarwo juga jadi cerita lain.

3 dari 3 halaman

Reuni setelah 21 tahun

Film tersebut kembali mempertemukan Nicholas Saputra dengan Rudi Soedjarwo. Mereka sebelumnya bekerja sama dalam proyek film Ada Apa dengan Cinta?. Nico blak-blakan mengakui bahwa kerja sama dengan Rudi di film yang sukses melambungkan namanya itu sangat berkesan.

Kini, 21 tahun setelahnya, Nico dan Rudi dipertemukan kembali melalui film Sayap Sayap Patah. Menariknya, reuni mereka adalah tentang mengerjakan cerita film yang jauh berbeda dari sebelumnya. "Ini momen yang saya tunggu-tunggu untuk bisa kerja bareng Mas Rudi," tutur Nico.

Narasi serupa juga diungkap Rudi. Menurutnya, ini merupakan penantian selama 21 tahun baginya yang ingin kembali bekerja sama dengan Nico.

"21 tahun saya enggak pernah kerja sama (Nicholas Saputra) dalam film, ketemu kasual aja. Dari 21 tahun lalu saya sudah mau kerja sama lagi sama dia dan saat kesempatan ini datang, saya sangat semangat," Rudi membeberkan.

Di sisi lain, Denny Siregar menuturkan bahwa film hasil kerja samanya dengan Maxima Pictures itu merupakan bentuk apresiasi pada para personel kepolisian yang gugur dalam kejadian tersebut. "Kita sepakat ini monumen untuk mereka, sekaligus sebagai peringatan radikalisme dan terorisme di indonesia," ujarnya.