Liputan6.com, Jakarta Belakangan ini, kasus infeksi COVID-19 di India mengalami lonjakan yang signifikan hingga tembus mencapai 20 juta lebih.
Bersamaan dengan hal itu, beberapa rumah sakit di India segera mengirimkan sinyal SOS untuk mengamankan pasokan oksigen.
Advertisement
Beruntung, salah seorang pria tergerak hatinya dan berinisiatif mengenakan pakaian badut demi mengampanyekan bahaya dan melindungi diri dari jangkauan virus corona.
Ya, pria itu bernama Ashok Kurmi yang berprofesi sebagai pekerja di sebuah perusahaan farmasi di India.Â
Saksikan Video Pilihan Berikut Ini:
Menghibur masyarakat lewat kostum badutnya
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3450169/original/095893400_1620307534-181702683_3947952778574184_7688435884691838773_n.jpeg)
Dia mendandani dirinya serupa dengan badut yang notabene kehadirannya memberikan hiburan bagi anak-anak.
Sisi lain, dia juga membawa perlengkapan desinfektan untuk membasmi sejumlah bakteri atau virus yang hinggap di pemukiman kumuh. Sekaligus membekali pengetahuan kepada penduduk dan anak-anak sekitar tentang COVID-19 yang mengancam nyawa.Â
Â
Advertisement
Telah banyak melakukan kampanye
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3450170/original/001966100_1620307535-176413626_3911851455517650_6152082935964729465_n.jpeg)
Melansir dari Reuters, Kurmi mengungkapkan bahwa selama dua tahun virus corona hinggap di negerinya, dia sudah banyak menyebarkan informasi kepada anak-anak dan orang dewasa sesuai yang dihimbau pemerintah.
“Saya menyuruh mereka memakai masker, menjaga kebersihan tangan, dan menjaga jarak sosial. Saya mencoba menyebarkan informasi yang dapat menyelamatkan nyawa dari virus corona," tambahnya.
Sering berganti kostum
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3450171/original/006773000_1620307535-133215419_3584934621542670_8359395010215159438_n.jpeg)
Selama Kurmi menjalankan tugas mulia ini, rupanya dia telah berulang kali mengganti kostumnya dengan berbagai tokoh yang atraktif dan disukai anak-anak, seperti spiderman dan santa claus.
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3339591/original/000480600_1609737725-cek_fakta_ronaldo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9329565/original/022781600_1787284896-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-08-21T105934.816.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9307986/original/033339200_1785125047-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-07-27T110150.449.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5414739/original/008691500_1763347745-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2025-11-17T094821.756.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3450168/original/090040700_1620307534-181357036_3947953738574088_2204261490848369994_n.jpeg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1411690/original/061832400_1479707390-India.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3457027/original/073442900_1621150601-20210516-COVID-19-Taiwan-8.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4958108/original/084997400_1727840128-20241002-Topan_Kraton-AFP_5.jpg)
![[Kolom Pakar] Prof Tjandra Yoga Aditama: Buku dari Warga untuk Warga di HUT Jakarta](https://cdn0-production-images-kly.akamaized.net/EyKU3eLgkKpcPpD5ZVoZieqU4Qo=/200x113/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8583700/original/080762500_1782546052-Prof_Tjandra_Yoga.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8303352/original/055143700_1782168148-Sidang_kasus_korupsi_wastafel_Covid-19.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3910505/original/020707300_1642741792-20220121-FOTO---BERBAGI-SAYURAN-HERMAN-5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5579807/original/001907400_1778075970-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5421566/original/097314800_1763950193-WhatsApp_Image_2025-11-24_at_09.07.44.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3334658/original/040696600_1609125218-martin-sanchez-Tzoe6VCvQYg-unsplash.jpg)
![[Kolom Pakar] Prof Tjandra Yoga Aditama: 75 Mutasi Varian Baru COVID-19 Cicada](https://cdn1-production-images-kly.akamaized.net/reSd7PVafZjUwHScr4SWjBnOLrk=/200x113/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5542694/original/067258800_1774950743-WhatsApp_Image_2026-03-31_at_3.38.47_PM.jpeg)