Sukses

Tanpa Disadari, 7 Kebiasaan Jorok Ini Ternyata Bermanfaat untuk Kesehatan

Liputan6.com, Jakarta - Setiap individu tentu memiliki kebiasaan yang berbeda-beda. Namun, sendawa atau mengupil menjadi hal yang lumrah dilakukan individu.

Tak jarang kebiasaan jorok yang kita lakukan juga dianggap tak sopan karena mengganggu orang lain. Meski nyatanya kebiasaan tersebut memiliki manfaat bagi kesehatan.

Nah, penasaran apa saja kebiasaan yang dianggap jorok namun nyatanya bermanfaat untuk kesehatan? Berikut ulasannya seperti melansir dari Bright Side, Minggu (28/2/2021).

1. Kentut

Buang angin atau kentut memang kerap dianggap jorok. Padahal tubuh kita memang perlu mengeluarkan angin sebanyak 14 kali dalam sehari dan 3-5 kali ketika tidur.

Hal ini dikarenakan saluran pencernaan mulai memproduksi karbon dioksida dan metana selama enam jam setelah makan.

Kentut dianggap penting untuk melepaskan dua zat tersebut dalam tubuh. Jika sampai ditahan, risiko yang dapat terjadi yakni memicu timbulnya rasa begah dan nyeri pada bagian abodemen.

2 dari 7 halaman

2. Sendawa

Sama seperti kentut, sendawa penting dilakukan ketika sudah makan. Sendawa dianggap dapat mengeluarkan udara yang tersimpan dalam perut. Kalau sampai ditahan, hal ini bisa memicu asam lambung ke tenggorokan. Alhasil timbul nyeri dada dan perasaan yang tak nyaman.

Tapi jika Anda terlalu sering sendawa, bisa jadi hal itu merupakan pertanda penyakit refluks asam.

3 dari 7 halaman

3. Menggigit Kuku

Menggigit kuku menjadi salah satu kebiasaan yang buruk dan jorok. Biasanya hal ini dilakukan oleh anak-anak.

Meski dianggap buruk dan menjijikkan, menggigit kuku ternyata dianggap bisa mendorong sistem imun tubuh yang kuat. Hal ini dapat terjadi karena bakteri yang dapat masuk membuat tubuh harus memproduksi lebih banyak sel darah putih untuk melawannya.

Selain menggigit kuku, anak yang suka mengisap jempol juga dianggap punya risiko kecil mengalami alergi.

4 dari 7 halaman

4. Memakan Upil

Mengorek hidung lalu memakan kotoran di dalamnya, tentu terdengar menjijikkan. Namun menurut beberapa penelitian, kebiasaan jorok ini dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh.

Ingus dan kotoran yang dimakan mengandung mucina saliva yang dianggap dapat melawan bakteri dalam rongga mulut.

Selain itu, produksi sel darah putih juga akan semakin banyak sehingga tubuh bisa kebal terhadap bakteri yang menyebabkan penyakit.

5 dari 7 halaman

5. Malas Mandi

Bagi sebagian besar individu, mandi merupakan hal yang penting karena membersihkan kotoran pada tubuh dan menghilangkan bau. Di samping itu, kebanyakan mandi dalam setiap harinya bukan jadi hal baik, apalagi jika menggunakan air panas.

Minyak alami yang diproduksi dalam rambut dan kulit diperlukan untuk membuat kulit terhidrasi dan terlindungi. Kalau Anda sering menggosoknya dan membersihkannya dengan air panas, kandungan minyak akan sering dihancurkan dan mengganggu kesehatan kulit.

6 dari 7 halaman

6. Buang Air Kecil Sambil Mandi

Walaupun malu-malu mengakuinya, bisa dibilang tak sedikit individu pasti melakukan hal ini ketika mereka mandi atau sedang menggunakan shower. Menurut penelitian yang dikutip oleh Today, 75 persen individu pernah buang air kecil sambil mandi atau shower.

Malahan kandungan asam urat dan amonia dalam urin dapat mencegah infeksi jamur pada jari-jari kaki kita. Selain itu, buang air kecil sambil mandi juga bisa jadi cara menghemat uang dan air.

7 dari 7 halaman

7. Meludah

Mengeluarkan air liur di tempat umum tentunya terlihat menjijikkan dan mengganggu pemandangan. Namun, meludah dianggap dapat membantu pernapasan menjadi lebih mudah ketika melakukan olahraga.

Ketika kita berolahraga, kita cenderung untuk bernapas melalui mulut. bukan jadi hal aneh jika kita memproduksi lebih banyak air liur. Jumlah yang banyak dari air liur terbilang mengganggu pernapasan.

Jadi, bukan hal yang aneh jika Anda membuang lendir secara berlebihan ketika olahraga atau pun sakit.