Sukses

Cara Merawat Kelinci dengan Baik Agar Berumur Panjang

Liputan6.com, Jakarta Kelinci merupakan salah satu pilihan hewan peliharaan yang menggemaskan. Dulunya kelinci termasuk hewan liar yang hidup di Afrika hingga daratan Eropa. Di Indonesia, kelinci berasal dari bahasa Belanda, yaitu konijntje yang berarti "anak kelinci". Hal ini menunjukkan bahwa kelinci dibawa ke Indonesia bersama dengan pemerintah kolonial.

Dari catatan sejarah, kelinci pertama kali dibawa ke tanah Jawa oleh orang-orang dari Belanda pada tahun 1835 sebagai ternak hias. Namun Indonesia rupanya mempunyai spesies kelinci sendiri. Spesies kelinci ini dapat ditemui di Pulau Sumatera yaitu kelinci sumatera (Nesolagus netscheri). Spesies ini baru ditemukan pada tahun 1972.

Kelinci adalah hewan peliharaan yang unik. Mereka memiliki kebutuhan khusus untuk menjalani hidup yang panjang, bahagia dan sehat. Pada umumnya umur kelinci mencapai 5 hingga 10 tahun bahkan bisa lebih.

Seperti hewan peliharaan lainnya, memelihara kelinci membutuhkan persiapan dan pengetahuan yang cukup. Kelinci mungkin mudah dicintai, tetapi mereka tidak semudah itu dirawat. cara merawat kelinci memang susah susah gampang.

Nah jika Anda tertarik untuk menjadikan kelinci sebagai hewan peliharaaan, ada baiknya Anda mengetahui cara merawat kelinci dengan baik agar kelinci dapat berumur panjang. Berikut cara merawat kelinci dengan baik yang berhasi Liputan6.com rangkum dari berbagai sumber Kamis (7/3/2019):

2 dari 7 halaman

Memilih kandang

Cara merawat kelinci yang pertama adalah menyiapkan tempat tinggal yang cocok untuknya. Setiap pemilik kelinci harus tahu bahwa tempat paling aman bagi kelinci untuk tinggal adalah di dalam ruangan. Kelinci seharusnya tidak ditaruh di luar. Kelinci domestik berbeda dari kerabat liar mereka. mereka tidak mentolerir suhu ekstrem dengan baik, terutama di bulan-bulan musim panas.

Bahkan di kandang yang aman, kelinci berisiko dari pemangsa. Hanya dengan melihat atau mendengar suara binatang buas di dekatnya dapat menyebabkan kelinci begitu tertekan sehingga mereka dapat menderita stres hingga serangan jantung dan benar-benar mati ketakutan.

Jika ingin menaruhnya didalam kandang, kelinci membutuhkan banyak ruang untuk bergerak dengan mudah. Sangkar kelinci harus berukuran minimal lima kali ukuran kelinci. Kelinci Anda harus dapat benar-benar berbaring di kandangnya dan berdiri dengan kaki belakangnya tanpa menabrak kepalanya di atas kandang.

Jika Anda meletakkan kelinci di kandang kawat, pastikan untuk melapisi lantai dengan kardus atau bahan lainnya. Letakkan kotak kardus atau "kondominium kelinci" di dalam kandang sehingga kelinci memiliki tempat yang nyaman untuk bersembunyi, dan hormati kebutuhan kelinci akan waktu tenang (kelinci biasanya tidur di siang dan malam hari, serta bermain main saat fajar dan senja).

Ketika kelinci ditaruh di kandang, mereka harus dikeluarkan selama beberapa jam setiap hari untuk berolahraga. Selain berlari dan melompat, kelinci juga senang menjelajahi lingkungan mereka. Ini adalah waktu yang ideal untuk bermain dan berinteraksi dengan kelinci. Pastikan bahwa ia memiliki area aman untuk bermain dan menjelajah.

 

3 dari 7 halaman

Siapkan kotak kotoran

Kelinci memiliki kecenderungan alami untuk buang air kecil dan besar di satu area. Manfaatkan ini dengan menyiapkan kotak kotoran kucing berukuran sedang atau tempat penyimpanan dangkal di dekat mangkuk makanan atau air.

Jika kelinci Anda bebas berkeliaran di beberapa ruangan di rumah Anda, ada baiknya Anda memiliki kotak kotoran di beberapa tempat. Banyak kelinci menikmati menghabiskan waktu bersantai di kotak kotorannya, jadi pastikan ukurannya cukup besar.

 

4 dari 7 halaman

Makanan seimbang

Cara merawat kelinci yang sangat penting diperhatikan adalah pemberian makanan. Kelinci memiliki sistem pencernaan yang kompleks, sehingga sangat penting bagi mereka untuk mendapatkan makanan yang tepat.

Banyak masalah kesehatan pada kelinci disebabkan oleh makanan yang tidak sesuai dengan fisiologi pencernaan mereka. Makanan dasar kelinci harus terdiri dari makanan berikut:

- Rumput jerami

Kelinci membutuhkan rumput jerami yang membantu sistem pencernaan mereka dan menyediakan serat yang diperlukan untuk membantu mencegah masalah kesehatan seperti bola rambut, diare, dan obesitas.

- Sayuran

Selain jerami, makanan dasar kelinci dewasa harus terdiri dari sayuran berdaun hijau gelap seperti daun selada, peterseli, daun ketumbar dan lainnya. Varietas ini sangatlah penting, jadi beri kelinci Anda tiga sayuran berbeda sekaligus.

Saat memperkenalkan sayuran baru ke pola makan kelinci, coba satu per satu dengan jumlah terbatas.

- Buah dan camilan

Sementara jerami dan sayuran adalah dasar dari makanan sehat, kelinci juga menikmati camilan. Kartun dan penggambaran fiksi kelinci lainnya akan membuat kita percaya bahwa wortel adalah dasar dari makanan kelinci yang sehat.

Banyak kelinci menikmati wortel, tetapi mereka adalah sayuran bertepung dan harus diberikan hanya sebagai hadiah. Camilan lain yang mungkin dinikmati kelinci Anda adalah apel (tanpa batang atau biji), blueberry, pepaya, stroberi, pir, persik, prem, atau melon.

Buah-buahan ekstra-manis seperti pisang, anggur, dan kismis juga baik, tetapi harus diberikan dalam jumlah sedikit.

- Pelet

Jika Anda memilih untuk menjadikan pelet sebagai bagian dari makanan kelinci Anda, yang terbaik adalah menggunakannya sebagai suplemen untuk sayuran hijau tua, bukan sebagai pengganti atau makanan utama.

Pelet ini hanya boleh diberikan dalam jumlah kecil (1/8 -1/4 cangkir per lima pon berat badan per hari, disebarkan selama dua kali pemberian makan setiap hari).

Juga, pastikan untuk membeli pelet berbasis Timotius. Banyak merek pakan kelinci mengandung biji, jagung, dan makanan lain yang terlalu tinggi kalori untuk dijadikan dasar bagi diet kelinci yang sehat.

- Air

Kelinci harus selalu memiliki persediaan air bersih yang cukup. Pastikan untuk mengganti air kelinci Anda setidaknya sekali sehari. Air dapat disimpan dalam botol atau mangkuk.

Jika Anda menggunakan botol sipper, perhatikan kelinci baru untuk memastikan mereka tahu cara menggunakan botol, dan bersihkan botol setiap hari sehingga tabungnya tidak tersumbat. Jika Anda menggunakan mangkuk, pastikan mangkuk itu cukup berat untuk menghindari tumpahnya air.

 

5 dari 7 halaman

Makanan yang Harus Dihindari

Dengan sistem pencernaan sensitif, ada sejumlah makanan yang harus dihindari kelinci. Ini termasuk tomat, kol, jagung, kacang-kacangan, kacang polong, kentang, bit, bawang merah, kelembak, bambu, biji-bijian, dan banyak lagi lainnya.

Juga, jangan memberi cokelat, permen, apa pun yang berjamur pada kelinci. Jika Anda tidak yakin tentang makanan tertentu, tanyakan kepada dokter hewan.

karena kelinci suka mengunyah, pastikan semua kabel listrik berada di luar jangkauannya. Mengunyah kabel yang tersambung dapat menyebabkan cedera parah atau bahkan kematian. Jauhkan juga kelinci dari benda-benda beracun seperti insektisida, rodentisida, dan bahan pembersih.

Selain itu perlu diketahui bahwa tanaman umum seperti lidah buaya, azalea, Calla lily, Lily of the Valley, philodendron, dan berbagai macam umbi tanaman dapat beracun bagi kelinci.

 

6 dari 7 halaman

Cara Memegang Kelinci

Kelinci adalah hewan rapuh yang harus dipegang dengan hati-hati. Akibatnya, jika tidak pegang dengan baik, kelinci yang memberontak dapat mematahkan tulang mereka sendiri. cara merawat kelinci dengan baik juga berkaitan dengan cara memegangnya.

Banyak orang yang mengangkat atau menggendong kelinci dengan memegang telinganya. Namun hal ini adalah salah besar. Untuk mengambil kelinci, letakkan satu tangan di bawah bagian depan kelinci dan tangan lainnya di bawah punggungnya.

Angkat dengan hati-hati dengan kedua tangan dan bawa ke tubuh Anda. Jangan biarkan tubuh kelinci menggantung bebas, jangan pernah mengangkat perut, dan jangan pernah mengangkat kelinci di telinganya.

Kelinci saling merawat sekitar mata, telinga, bagian atas hidung, bagian atas kepala, dan bagian belakang, sehingga mereka akan menikmatinya jika Anda membelainya di kepala mereka. Seperti hewan peliharaan lainnya, setiap kelinci akan memiliki preferensi individu tentang di mana ia suka disentuh.

Kelinci tidak memiliki kemampuan untuk memuntahkan atau membatukkan bola rambut seperti kucing, jadi cobalah untuk menghilangkan bulu yang rontok ketika Anda memiliki kesempatan untuk melakukannya.

 

7 dari 7 halaman

Pelihara Lebih dari Satu Kelinci

Cara merawat kelinci dengan baik agar berumur panjang adalah tidak membiarkannya hidup sendirian. Kelinci adalah hewan sosial dan sebagian besar akan jauh lebih bahagia sebagai bagian dari pasangan atau trio daripada hidup sendiri.

Jika Anda belum memiliki kelinci, pertimbangkan untuk mengadopsi kelinci sepasang. Kelinci adalah makhluk yang kompleks secara sosial, psikologis, dan fisiologis. Mereka membutuhkan banyak perhatian dan pengawasan khusus.

Loading
Artikel Selanjutnya
Staycation: Ada Pasar Tekstil Instagramable di Hotel Kawasan Tanah Abang
Artikel Selanjutnya
Usai Pindah Ibu Kota, Jakarta Bakal Dibangun Disneyland