Sukses

Hal yang Perlu Dilakukan Saat Mengalami Gempa di Gedung Tinggi

Liputan6.com, Jakarta Gempa berkekuatan 6,1 skala richter yang berpusat di Lebak, Banten turut mengguncang wilayah Jakarta pada Rabu siang (23/1/2018). Tentunya gempa yang mendadak muncul membuat banyak orang terkejut dan panik berhamburan ke luar gedung dan bangunan.

Jakarta sendiri memiliki banyak gedung-gedung yang menjulang tinggi. Tingginya gedung bisa menjadi perhatian dan kekhawatiran banyak orang saat gempa terjadi.

Bagaimana jika terjadi gempa ketika kita berada pada gedung yang tinggi? Haruskah kita tinggal sampai gempa mereda atau buru-buru keluar dari gedung?

Mengutip Forbes, ahli geofisika bernama Kelly Martin memberikan saran ketika kita dihadapkan pada kejadian tersebut.

Kelly menganjurkan untuk tidak meninggalkan gedung pada saat gempa terjadi. Bahkan menurutnya, hal tersebut merupakan ide yang buruk. Walaupun dalam situasi yang panik, kita berusaha untuk tetap tenang dan tunggu sampai guncangan gempa mereda.

Menurutnya, ada sejumlah pertimbangan yang perlu dipikirkan ketika kita berada di gedung tinggi saat gempa terjadi.

 

1 dari 2 halaman

Hal yang perlu dipertimbangkan saat terjadi gempa

Berjalan dan berlari ketika gempa dianggap sangat berbahaya. Menurut sebuah studi di Jepang, berkeliaran sejauh tiga meter ketika gempa terjadi malahan dapat meningkatkan risiko terluka.

Mungkin banyak orang akan lebih memilih untuk cepat turun dari gedung. Meskipun begitu, apakah kamu mau mempertaruhkan nyawamu untuk terluka dan tertimpa reruntuhan?

Biasanya gempa juga tak berlangsung dengan lama. Kelly lebih menyarankan untuk melakukan perlindungan atau sembunyi dari reruntuhan dibandingkan harus berlari keluar saat gempa terjadi.

Jika bangunan runtuh, Kelly juga menganjurkan untuk gunakan furnitur yang memiliki banyak ruang seperti bak mandi atau lemari. Sejumlah furnitur tersebut punya kemungkinan dapat melindungimu dari reruntuhan dan puing-puing bangunan.

Kelly juga menambahkan, tetaplah waspada walaupun kita sudah berada di luar bangunan. Ada baiknya langsung menghindari area di sekitar gedung. Pasalnya, reruntuhan bangunan gedung bisa jatuh di bagian luar seperti kaca dan puing batu bisa menimpa dan melukai kita selama gempa bumi terjadi.

Saksikan Video Pilihan di Bawah ini:

 

Artikel Selanjutnya
Gempa Guncang Aceh dan Papua
Artikel Selanjutnya
21-5-1960: Gempa Beruntun dan Tsunami di Chile, 5.000 Orang Tewas