Sukses

Pentas `Dance Recital 2015` Marlupi Dance Academy, Memukau

Citizen6, Jakarta Masyarakat Jakarta makin sering memperoleh pertunjukan tari yang berkualitas.  Beberapa waktu lalu ada pentas tari Simulakra, kini Marlupi Dance Academy (MDA) juga menggelar pertunjukan modern dance dengan tema Dance Recital 2015

Pagelaran ini sebagai wujud penghargaan terhadap perkembangan dunia kesenian tari di Indonesia. MDA mempersembahkan pergelaran mahakarya kesenian modern dance  pada Minggu, 26 April 2015 di Gedung Kesenian Jakarta.

Dance Recital ini adalah acara tahunan Marlupi Dance Academy yang akan dibawakan oleh murid-murid Marlupi Dance Academy dalam bentuk tarian modern masa kini seperti halnya Hip Hop, Jazz Funk, Lyrical, & Contemporary.

Pergelaran yang melibatkan 200 anak murid didikan dari Marlupi Dance Academy ini bertujuan untuk menggali potensi para koreografer muda di Marlupi Dance Academy serta meningkatkan keahlian murid-murid dalam bidang tarian modern.

Meski maraknya tari modern dance di Indonesia tetapi Marlupi Dance Academy memiliki tingkat kreatif dan inovatif yang patut dibanggakan. Tidak heran banyak sekali anak-anak yang berminat untuk bergabung dengan sekolah tari tersebut.

Dance Recital ini adalah acara tahunan Marlupi Dance Academy yang akan dibawakan oleh murid-murid Marlupi Dance Academy

“Kami sangat menghargai melihat karya-karya anak bangsa dibidang kesenian di Jakarta terutama di bidang seni tari. Di sini kami juga mengajarkan para guru-guru yang terlibat di Marlupi Dance Academy untuk menghasilkan karya-karya terbaiknya” ucap Fifi Sijangga selaku Managing Director Marlupi Dance Academy.

Pertunjukan ini dikemas dengan sangat apik dengan menggunakan nuansa animasi sebagai penunjang pertunjukan sehingga dapat merealisasikan konsep tari yang beraneka ragam diantaranya seperti Under The Sea, At The Jungle, Hairspray (dari musical di broadway), At The Circus serta Pre Historic (Frozen, Malificent, dll).

Kunci keberhasilan Marlupi Dance Academy yang telah berdiri di Indonesia sejak tahun 1956 adalah komunikasi yang baik antara guru, murid dan orang tua murid. Staff pengajar juga kerap mengikuti seminar tari baik di dalam maupun luar negeri untuk terus meningkatkan kemampuan, selalu instropeksi kekurangan di Marlupi Dance Academy, dan menerima masukan dari pihak eksternal. Hal inilah yang membuat Marlupi Dance Academy berhasil mencetak banyak muridnya untuk memperoleh kejuaraan tari di luar negeri bahkan sampai dengan gelar tertinggi.

**Ingin berbagi informasi dari dan untuk kita di Citizen6? Caranya bisa dibaca di sini