6 Hoaks yang Beredar Sepekan, Program Bantuan Masih Jadi Sasaran

Hoaks yang beredar di media sosial semakin beragam, simak daftarnya agar tidak terpengaruh informasi palsu.

Diterbitkan 18 Mei 2026, 21:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Penyebaran hoaks telah menjadi tantangan serius di era digital yang serba cepat ini. Informasi bohong tersebut beredar dengan berbagai isu dan seringkali dirancang untuk menipu hingga memicu keresahan masyarakat. Fenomena ini kerap menimbulkan kebingungan di kalangan publik, bahkan berpotensi merugikan secara langsung melalui penipuan.

Dalam sepekan terakhir, Cek Fakta Liputan6.com telah mengungkap berbagai klaim hoaks yang beredar luas di berbagai platform media sosial serta aplikasi percakapan. Mulai dari isu-isu yang mencatut nama tokoh publik, kebijakan pemerintah, hingga program-program bantuan.

Berikut daftar 6 hoaks yang terungkap dan perlu diwaspadai agar tidak menjadi korban penyebaran informasi palsu.

1. Pendaftaran KUR Bank BRI Melalui Medsos

Tim Cek Fakta Liputan6.com menemukan postingan pendaftaran KUR Bank BRI melalui media sosial. Postingan tersebut beredar sejak tengah pekan ini.

Salah satu akun ada yang mengunggahnya di Facebook. Akun itu mempostingnya pada 14 Mei 2026.

Berikut isi postingannya:

"KUR BRI - MODAL USAHA 2026.*

Kini Telah Di Buka Dana KUR BRI 2026

Bagi Nasabah yang mau Mengajukan Pinjaman kini lebih Mudah tanpa Harus ke Bank, Lebih efisien dan Proses Pencairan Lebih Cepat.

🎗️. *PERSYARATAN* :

👉 KIRIM FOTO KTP

👉 KIRIM FOTO KK ( KARTU KELUARGA )

👉 KIRIM FOTO BUKU TABUNGAN

✅. *Dengan dirumah saja bisa mendapatkan pinjaman online dari  ( UMKM-KUR BRI 2026 ), Hanya 10-30 menit pinjaman cair ke rekening nasabah."

Postingan tersebut juga disertai dengan arahan untuk menghubungi nomor tertentu.

Lalu benarkah postingan pendaftaran KUR Bank BRI melalui media sosial? Simak dalam artikel berikut ini....

 

2. Link Bantuan Pertamina Kupon Subsidi E-Voucher BBM Gratis 50 Liter

Cek Fakta Liputan6.com mendapati klaim link bantuan Pertamina kupon subsidi e-voucher BBM gratis 50 liter, informasi tersebut diunggah salah satu akun Facebook, pada 10 Mei 2026.

Klaim link bantuan Pertamina kupon subsidi e-voucher BBM gratis 50 liter berupa tulisan sebagai berikut.

"Melalui Pemerintahan Kementerian BUMN, Pertamina Menyalurkan Bantuan Kupon Subsidi Untuk Seluruh Masyarakat Indonesia Demi Menunjang Agar Energi Tetap Terjangakau & Tepat Sasaran.

Daftar & Dapatkan E-Voucher BBM Gratis 50 Liter Untuk Masyarakat Umum Dengan Cara Klik Link Dibawah :https://voucher.pertamina.biz.id/

Note : E-Voucher Dapat Ditukarkan Di Pertamina Terdekat Daerah Anda."

Unggahan tersebut mengarahkan penerima informasi untuk mengakses link berikut untuk mendaftar.

"https://voucher.pertamina.biz.id/?fbclid=IwY2xjawRxOdNleHRuA2FlbQIxMQBicmlkETFITDNDQnVSRDhXSDZPNjA1c3J0YwZhcHBfaWQQMjIyMDM5MTc4ODIwMDg5MgABHuq2Z08-ZYp7LRiCgqOZgsMbqVN9xuOOoUsVDPV0P0DmjsyaVXKadSOe-5qk_aem_dtxUhQMsFE0oXStV_oNUGA"

Benarkah klaim link bantuan Pertamina kupon subsidi e-voucher BBM gratis 50 liter? Simak hasil penelusuran Cek Fakta Liputan6.com dalam halaman berikut ini......

 

3. Link Resmi Pendaftaran Bantuan Rp 2,1 Juta untuk Guru Honorer dan ASN

Cek Fakta Liputan6.com mendapati klaim link resmi pendaftaran bantuan Rp 2,1 juta untuk guru honorer dan ASN, informasi tersebut diunggah salah satu akun Facebook, pada 12 Mei 2026.

Klaim link resmi pendaftaran bantuan Rp 2,1 juta untuk guru honorer dan ASN berupa tulisa berikut.

"Pemerintah Hadir Menyalurkan Bantuan Insentif untuk GURU ASN,GURU NON ASN Dan Pegawai Negeri Sipil Beserta GURU HONORER

Bantuan Sebesar Rp.7.000.000

Dicairkan Serentak Di Seluruh Wilayah IndonesiaUntuk Mendapatkan bantuannya,

Silahkan Daftar di Link Resmi �"

Unggahan tersebut mencantumkan menu daftar, jika diklik akan muncul link berikut.

"https://daftar-sekarangwl2.d4fttar.one/".

Link tersebut mengarah pada halaman situs yang meminta sejumlah informasi pribadi, seperti provinsi dan nomor Telegram.

  Benarkah klaim link resmi pendaftaran bantuan Rp 2,1 juta untuk guru honorer dan ASN? Simak penelusuran Cek Fakta Liputan6.com dalam daftar berikut ini......

Hoaks Berikutnya

4. Link Pendaftaran BPNT dan PKH 2026

Cek Fakta Liputan6.com mendapati klaim link pendaftaran BPNT dan PKH 2026, informasi tersebut diunggah salah satu akun Facebook, pada 11 Mei 2026.

Klaim link pendaftaran BPNT dan PKH 2026 berupa tulisan sebagai berikut.

"Skedar informasi bahwa program Dana Bantuan Pkh 2026

KABAR GEMBIRA untuk ibu/bpk semuanya Buat yang belum dapat bantuan sosial (bansos) BPNT dan PKH sama sekali belum dapat atau blm cair, periode 2026 ini bisa langsung Daftar, Syarat dan caranya mudah gak ada pakai biaya admin atau lain nya, GRATIS tidak di pungut biaya dan adminCara dapatkan lgsg klik link di bawah ini👇👇

https://x6.daftar-online.click/

Ingat pendaftaran dan penerimaan Dana bantuan secara gratis!!!"

Unggahan tersebut dicantumkan menu daftar, jika diklik akan muncul link berikut.

"https://x6.daftar-online.click/?fbclid=IwY2xjawRxGU1leHRuA2FlbQIxMQBicmlkETFkSnRwQ3RocTBoYm5yRTNJc3J0YwZhcHBfaWQQMjIyMDM5MTc4ODIwMDg5MgABHjcUr4OCfMk7y_TaoK_2akVMrekoifbEhNx_5irm9UHzdbMbs0e9-F2eSR9v_aem__dhIrMj9tI1NelPszLk_zQ'

Link tersebut mengarah pada halaman situs dengan tampilan formulir digital yang meminta sejumlah identitas pribadi seperti nama dan nomor Telegram.

Benarkah klaim link pendaftaran BPNT dan PKH 2026? Simak hasil penelusuran Cek Fakta Liputan6.com dalam halaman berikut ini.......

 

5. Mahfud Md Umumkan Bantuan Modal Usaha dari Rampasan Aset Koruptor

Cek Fakta Liputan6.com mendapati klaim video mantan Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud Md mengumumkan dana bantuan modal usaha yang berasal dari rampasan aset koruptor. Informasi tersebut diunggah salah satu akun Facebook sejak 3 Mei 2026.

Berikut isi unggahannya:

"Bantuan Modal Usaha"

Video disertai pernyataan Mahfud Md, berikut isinya:

"Assalamualaikum Warahmatullahi wabarakatuh

Saya ingin menyampaikan kabar gembira lagi untuk masyarakat, bahwa ada rampasan aset dari koruptor sebanyak 10 miliar dan ini nantinya ini akan dibagikan kepada yang lebih belum mempunyai usaha.

Masing masing akan dibantu sebanyak Rp 100 juta, ini riil dan juga amanah ya, bukan settingan atau hoaks, pasti cair untuk yang mendaftar.

Jadi silakan menghubungi langsung WhatsApp saya untuk menerima bantuan karena ini terbatas, jadi siapa cepat akan diproses yang tidak percaya bisa diskip saja, tidak usah dikomentar, karena saya tidak mau berdebat karena bantuan ini untuk yang mau saja. Jangan samakan acara ini dengan acara lainnya saya disini tanggung jawab pastinya.

Mungkin itu saja yang harus saya sampaikan, segera lakukan pendaftaran kalau ada kesalahan mohon maaf. Assalamualaikum"

Terdapat menu kirim pesan dalam postingan yang beredar tersebut.

Lalu benarkah postingan video Mahfud Md mengumumkan bantuan modal usaha dari rampasan aset koruptor? Simak hasil penelusuran Cek Fakta Liputan6.com dalam halaman berikut ini........

 

6. Tautan Pendaftaran CPNS Kemenhub 2026

Cek Fakta Liputan6.com mendapati klaim link pendaftaran Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kementerian Perhubungan (Kemenhub) 2026. Informasi tersebut diunggah sejumlah akun TikTok sejak beberapa hari yang lalu.

Berikut salah satu isi unggahannya:

"PENDAFTARAN CPNS KEMENTERIAN PERHUBUNGAN 2026 RESMI DIBUKA

PERSYARATAN:

1. Laki-Laki & Perempuan

2. Lulusan SMA/SMKA/D3/S1-S3

3.Usia Min 18 Tahun Maks 45 Tahun

4. Sehat Jasmani Rohani & Berkelakuan Baik

5. Penempatan Daerah Masing-Masing Domisili Peserta

PENDAFTARAN GRATIS TIDAK ADA BIAYA APAPUN SILAHKAN KLIK WEB DI BIO YANG INGIN MENDAFTAR CPNS 2026!"

Lalu benarkah klaim link pendaftaran CPNS Kemenhub 2026? Simak hasil penelusuran Cek Fakta Liputan6.com dalam halaman berikut ini.......

 

 

Tentang Cek Fakta Liputan6.com

Melawan hoaks sama saja melawan pembodohan. Itu yang mendasari kami membuat Kanal Cek Fakta Liputan6.com pada 2018 dan hingga kini aktif memberikan literasi media pada masyarakat luas.

Sejak 2 Juli 2018, Cek Fakta Liputan6.com bergabung dalam International Fact Checking Network (IFCN) dan menjadi partner Facebook. Kami juga bagian dari inisiatif cekfakta.com. Kerja sama dengan pihak manapun, tak akan mempengaruhi independensi kami.

Jika Anda memiliki informasi seputar hoaks yang ingin kami telusuri dan verifikasi, silahkan menyampaikan di email cekfakta.liputan6@kly.id.

Ingin lebih cepat mendapat jawaban? Hubungi Chatbot WhatsApp Liputan6 Cek Fakta di 0811-9787-670.