Pemerintah Ungkap Hoaks Kesehatan Terviral Kedua di Masyarakat, Apa Langkah Pencegahannya?

Hoaks kesehatan kerap viral di masyarakat, simak langkah pemerintah mengatasinya!

Diterbitkan 24 April 2026, 17:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Hoaks terkait isu kesehatan menjadi salah satu tantangan serius bagi pemerintah. Itu sebabnya sejumlah langkah disiapkan untuk meminimalisir penyebarannya.

Wakil Wakil Menteri Komunikasi dan Digital, Nezar Patria menjelaskan hoaks isu kesehatan menjadi yang paling viral kedua merebak di masyarakat. Isu lainnya yang kerap dijadikan bahan hoaks adalah terkait dengan politik.

Nezar menjelaskan hoaks kesehatan sulit dikendalikan jika hanya mengandalkan patroli siber dan mekanisme aduan konten, mengingat jumlah konten yang beredar sangat besar.

"Untuk mendeteksi hoaks kesehatan dengan jumlah konten yang mungkin ada puluhan ribu atau mungkin juga bisa ratusan ribu, ini agak sulit menggunakan metode biasa," ujar Nezar dilansir Antara.

Ia menjelaskan pemerintah saat ini sedang mendorong kerjasama dengan platform digital untuk mencegah penyebaran hoaks itu.

"Sekarang yang mengaku dokter banyak. Siapa yang validasi dia dokter? Kami ingin membuat kesepakatan bersama dengan platform untuk melakukan semacam verifikasi akun yang legitimate untuk membuat konten-konten kesehatan," ucapnya.

Ia menambahkan bahwa pendekatan pencegahan ini akan berjalan berdampingan dengan mekanisme penanganan konten berbahaya yang sudah ada, namun langkah preventif tetap menjadi kunci utama.

"Kami ingin penanganan hoaks kesehatan dapat dilakukan secara lebih efektif sekaligus meningkatkan literasi masyarakat dalam memilah informasi," ujarnya mengakhiri.

Tentang Cek Fakta Liputan6.com

Melawan hoaks sama saja melawan pembodohan. Itu yang mendasari kami membuat Kanal Cek Fakta Liputan6.com pada 2018 dan hingga kini aktif memberikan literasi media pada masyarakat luas.

Sejak 2 Juli 2018, Cek Fakta Liputan6.com bergabung dalam International Fact Checking Network (IFCN) dan menjadi partner Facebook. Kami juga bagian dari inisiatif cekfakta.com. Kerja sama dengan pihak manapun, tak akan mempengaruhi independensi kami.

Jika Anda memiliki informasi seputar hoaks yang ingin kami telusuri dan verifikasi, silahkan menyampaikan di email cekfakta.liputan6@kly.id.

Ingin lebih cepat mendapat jawaban? Hubungi Chatbot WhatsApp Liputan6 Cek Fakta di 0811-9787-670.