Ragam Fakta di Balik Kumpulan Hoaks Utang Kereta Cepat Whoosh

Berbagai hoaks mengenai utang kereta cepat Whoosh terus beredar, Ketahui fakta sebenarnya untuk menghindari informasi menyesatkan.

Diterbitkan 12 November 2025, 07:45 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta- Penyebaran informasi palsu atau hoaks seputar proyek infrastruktur besar seperti kereta cepat Whoosh semakin marak di tengah masyarakat. Hoaks ini seringkali muncul di berbagai platform media sosial, berpotensi menyesatkan publik dan merugikan pihak-pihak terkait. Oleh karena itu, penting bagi masyarakat untuk selalu waspada dan melakukan cek fakta sebelum mempercayai atau menyebarkan informasi yang beredar.

Beberapa hoaks yang telah berhasil dibantah oleh tim cek fakta Liputan6.com terkait dengan utang  kereta cepat Whoosh. Informasi bohong ini kerap dikemas sedemikian rupa dan telah dimanipulasi sehingga tampak meyakinkan, 

Mengetahui hoaks yang sedang bereda dan memahami fakta di balik hoaks-hoaks ini menjadi keharusan untuk mencegah dampak negatif yang lebih luas. Agar tidak tersesat, simak daftar hoaks seputar   utang  kereta cepat Whoosh berikut ini.

 

Artikel Jokowi Sebut Rakyat Akan Patungan 3 Tahun Untuk Bayar Utang Kereta Cepat

Beredar di media sosial postingan artikel Jokowi menyebut rakyat akan patungan selama tiga tahun untuk membayar utang kereta cepat jika Menkeu tak mau membayar. Postingan itu beredar sejak awal pekan ini.

Salah satu akun ada yang mengunggahnya di Facebook. Akun itu mempostingnya pada 27 Oktober 2025.

Dalam postingannya terdapat cuplikan layar artikel dari Gelora News berjudul:

"Jokowi Muda Saja Jika Menkeu Tidak Mau Bayar Utang Kereta Cepat Atau Whoosh Rakyatkan Ada Patungan Membayar Utang Whoosh Tiga Tahun Lunas"

Akun itu menambahkan narasi:

"Apakah kita siap PATUNGAN untuk bayar hutang whooos? Kalau gw cuma mo bilang..”KEPALA LU PEANG”,,!"

Lalu benarkah postingan artikel Jokowi menyebut rakyat akan patungan selama tiga tahun untuk membayar utang kereta cepat jika Menkeu tak mau membayar? Simak dalam artikel berikut ini...

Artikel Luhut Sebut Rakyat Akan Bayar Utang Kereta Cepat Jika Menkeu Purbaya Tak Mau Membayarnya

Beredar di media sosial postingan artikel Luhut Binsar Pandjaitan menyebut rakyat akan membayar utang kereta cepat jika Menkeu Purbaya tidak mau membayarnya. Postingan itu beredar sejak pekan lalu.

Salah satu akun ada yang mempostingnya di Facebook. Akun itu mengunggahnya pada 25 Oktober 2025.

Dalam postingannya terdapat cuplikan layar artikel dari Gelora News berjudul:

"Luhut Binsar Panjaitan Jika Menkeu Purbaya Tidak Mau Sama Sekali Bayar Hutang kereta Cepat Rakyatlah Yang Akan Ikut Bayar Hutang Pemerintah Tersebut"

Akun itu menambahkan narasi:

"Pernyataan Si Opung"

Lalu benarkah postingan artikel Luhut menyebut rakyat akan membayar utang kereta cepat jika Menkeu Purbaya tidak mau membayarnya? Simak dalam artikel berikut ini...

Tentang Cek Fakta Liputan6.com

Melawan hoaks sama saja melawan pembodohan. Itu yang mendasari kami membuat Kanal Cek Fakta Liputan6.com pada 2018 dan hingga kini aktif memberikan literasi media pada masyarakat luas.

Sejak 2 Juli 2018, Cek Fakta Liputan6.com bergabung dalam International Fact Checking Network (IFCN) dan menjadi patner Facebook. Kami juga bagian dari inisiatif cekfakta.com. Kerja sama dengan pihak manapun, tak akan mempengaruhi independensi kami.

Jika Anda memiliki informasi seputar hoaks yang ingin kami telusuri dan verifikasi, silahkan menyampaikan di email cekfakta.liputan6@kly.id.

Ingin lebih cepat mendapat jawaban? Hubungi Chatbot WhatsApp Liputan6 Cek Fakta di 0811-9787-670 atau klik tautan berikut ini.