Jangan Terlalu Sering Main Ponsel saat Ibadah Haji, Begini Dampak Negatifnya

Jamaah cukup fokus menunaikan rangkaian ibadah haji dan berikhtiar untuk mendapatkan haji mabrur.

Diterbitkan 11 Mei 2025, 07:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta- Jamaah calon haji diingatkan untuk mengurangi aktivitas dengan gawai seperti ponsel selama beribadah di Tanah Suci, Makkah, agar tidak terpengaruh hoaks yang dapat mengurangi kekhusyukan ibadah.

Wakil Gubernur (Wagub) Bengkulu Mian mengatakan, jamaah calon haji sebaiknya menggunakan gawai untuk keperluan yang penting saja. Sehingga para jamaah dapat menghindari hal negatif seperti paparan hoaks dan fokus beribadah.

"Sering memegang gadget itu mengurangi kekhusyukan ibadah, juga membuat resah yang di rumah, bisa jadi terkontaminasi berita-berita hoaks yang ada juga. Untuk itu gunakan handphone untuk hal yang penting penting saja," kata Mian, dikutip dari Antara, Minggu (11/5/2025).

Menurut Mian, jamaah cukup fokus menunaikan rangkaian ibadah haji dan berikhtiar untuk mendapatkan haji mabrur. Sedangkan jamaah yang masih berbagi fokus aktivitas dengan gawai dikhawatirkan kekurangan fokus dalam melaksanakan Rukun Haji.

 

Hal Negatif Lainnya

Hal negatif lainnya, lanjut dia, jamaah juga dikhawatirkan terpengaruh hoaks, disinformasi maupun misinformasi yang menimbulkan kecemasan atau kegelisahan baik di kalangan jamaah sendiri maupun keluarga jamaah yang berada di Indonesia.

Selain fokus ibadah, Mian meminta jamaah lebih fokus dalam menjaga kesehatan selama berada di Tanah Suci Makkah. Menurut dia, menempuh perjalanan jauh ke Tanah Suci dan rangkaian ibadah memerlukan kondisi fisik yang prima.

"Untuk itu selama menjalankan ibadah haji jaga kesehatan, jaga kondisi fisik, agar badan tetap prima sehingga saat menjalankan rangkaian haji mulai dari rukun sampai wajib haji dan puncaknya wukuf di Padang Arafah dapat dijalankan," ujarnya.

Tentang Cek Fakta Liputan6.com

Melawan hoaks sama saja melawan pembodohan. Itu yang mendasari kami membuat Kanal Cek Fakta Liputan6.com pada 2018 dan hingga kini aktif memberikan literasi media pada masyarakat luas.

Sejak 2 Juli 2018, Cek Fakta Liputan6.com bergabung dalam International Fact Checking Network (IFCN) dan menjadi patner Facebook. Kami juga bagian dari inisiatif cekfakta.com. Kerja sama dengan pihak manapun, tak akan mempengaruhi independensi kami.

Jika Anda memiliki informasi seputar hoaks yang ingin kami telusuri dan verifikasi, silahkan menyampaikan di email cekfakta.liputan6@kly.id.

Ingin lebih cepat mendapat jawaban? Hubungi Chatbot WhatsApp Liputan6 Cek Fakta di 0811-9787-670 atau klik tautan berikut ini.