Sukses

Kumpulan Hoaks Mencatut Instansi Kepolisian, dari K-Pop sampai Vaksin

Liputan6.com, Jakarta Kepolisian merupakan instansi yang namanya kerap dicatut untuk dijadikan bahan hoaks, informasi palsu yang disajikan pun beragam dari penangkapan hingga korban vaksin.

Cek Fakta Liputan6.com pun telah menelusuri sejumlah informasi seputar Polisi, hasilnya sebagian terbukti hoaks atau tidak benar.

Kondisi ini membuat kita harus terus mewaspadai informasi yang didapat media sosial, dengan memastikan kebenarannya terlebih dahulu sebelum mempercayainya.

Untuk memastikan benar atau salah informasi yang diperoleh kita bisa melakukannya sediri secara online, simak carannya dalam halaman berikut ini.

Berikut kumpulan hoaks yang mencatut Kepolisian.

1. Artikel CNN Indonesia.com Berjudul "Anggota Polisi Ini Dimutasi ke Papua Barat karena Anaknya Hina Idol K-Pop"

Beredar di media sosial postingan gambar artikel berita CNN Indonesia.com berjudul "Anggota Polisi Ini Dimutasi ke Papua Barat karena Anaknya Hina Idol K-Pop." Postingan itu muncul sejak tengah pekan kemarin.

Salah satu akun ada yang mempostingnya di Facebook. Akun itu mengunggahnya pada 19 Mei 2022.

Dalam postingannya terdapat postingan gambar artikel berita CNN Indonesia berjudul "Anggota Polisi Ini Dimutasi ke Papua Barat karena Anaknya Hina Idol K-Pop"

Sejauh ini postingan tersebut mendapat lima komentar dan lima kali dibagikan.

Lalu benarkah postingan gambar artikel berita CNN Indonesia berjudul "Anggota Polisi Ini Dimutasi ke Papua Barat karena Anaknya Hina Idol K-Pop"? Simak hasil penelusuran Cek Fakta Liputan6.com dalam halaman berikut ini.

 

 

 

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

2 dari 4 halaman

Hoaks Berikutnya

2. Foto TKA China Berseragam Brimob Lakukan Pengamanan Demo 11 April 2022

 

Cek Fakta Liputan6.com telusuri klaim foto TKA China berseragam Brimob lalukan pengamanan demo 11 April 2022

Cek Fakta Liputan6.com mendapati klaim foto TKA China berseragam Brimob lakukan pengamanan demo 11 April 2022. Informasi tersebut diunggah salah satu akun Twitter, pada 10 Agustus 2022.

Unggahan klaim foto TKA China berseragam Brimob lalukan pengamanan demo 11 April 2022 menampilkan seorang yang mengenakan baju pelindung hitam dengan sebagian wajah tertutup masker.

Unggahan foto tersebut diberi keterangan sebagai berikut.

"#MahasiswaBergerak

AWAS !Hati-hati & Waspada!!Harus jeli, teliti & cermat!!!

DimungkinkanTKA China ambil bagian pengamanan Demonstrasi Senin, 11 April 2022

Polisi Indonesia udh beringas dgn gugurnya 6 syuhada laskar FPI yg dibebaskan PN

Aplg TKA China berseragam Brimob !"

Benarkah foto TKA China berseragam Brimob lakukan pengamanan demo 11 April 2022? Simak hasil penelusuran Cek Fakta Liputan6.com dalam halaman berikut ini.

3 dari 4 halaman

Hoaks Selanjutnya

3. Video Barisan Brimob Ini Bersiaga untuk Demo 11 April 2022

 Cek Fakta Liputan6.com mendapati klaim video barisan Brimob bersiaga untuk demo 11 April 2022. Informasi tersebut diunggah salah satu akun Facebook, pada 10 April 2022.

Klaim video barisan Brimob bersiaga untuk demo 11 April 2022 menampilkan barisan sejumlah pasukan mengenakan pakaian anti huru hara sedang berjalan sambil menyanyikan yel-yel.

Pada video tersebut diberi keterangan sebagai berikut.

"Ini Bukan di Ukraina tapi Di Jakarta

Brimob Bersiaga Untuk Demo Besar-Besaran

Jakarta Senin 11 April 2022"

Benarkah klaim video barisan Brimob bersiaga untuk demo 11 April 2022? Simak hasil penelusuran Cek Fakta Liputan6.com dalam halam berikut ini.

 

4. Anggota Brimob di Maluku Meninggal Dunia karena Disuntik Vaksin AstraZeneca

Kabar tentang seorang anggota Brimob di Maluku meninggal dunia karena disuntik vaksin Covid-19 AstraZeneca beredar di media sosial. Kabar tersebut disebarkan akun Facebook Aron pada 9 April 2021 lalu.

Akun Facebook Aron mengunggah sejumlah foto seorang pria yang terbaring di atas ranjang rumah sakit. Foto tersebut kemudian dikaitkan dengan meninggalnya seorang anggota Brimob di Maluku karena disuntik vaksin Covid-19 AstraZeneca.

"Setelah menerima vaksin astrazaneca, anggota brimob maluku meninggal," tulis akun Facebook Aron.

Konten yang disebarkan akun Facebook Aron telah 7 kali dibagikan dan 28 kali direspons warganet.

Benarkah seorang anggota Brimob di Maluku meninggal dunia karena disuntik vaksin Covid-19 AstraZeneca?Simak hasil penelusurannya dalam halaman berikut ini.

4 dari 4 halaman

Tentang Cek Fakta Liputan6.com

Melawan hoaks sama saja melawan pembodohan. Itu yang mendasari kami membuat Kanal Cek Fakta Liputan6.com pada 2018 dan hingga kini aktif memberikan literasi media pada masyarakat luas.

Sejak 2 Juli 2018, Cek Fakta Liputan6.com bergabung dalam International Fact Checking Network (IFCN) dan menjadi patner Facebook. Kami juga bagian dari inisiatif cekfakta.com. Kerja sama dengan pihak manapun, tak akan mempengaruhi independensi kami.

Jika Anda memiliki informasi seputar hoaks yang ingin kami telusuri dan verifikasi, silahkan menyampaikan di email cekfakta.liputan6@kly.id.

Ingin lebih cepat mendapat jawaban? Hubungi Chatbot WhatsApp Liputan6 Cek Fakta di 0811-9787-670 atau klik tautan berikut ini.