Sukses

Kecakapan Talenta Digital Dukung Pertumbuhan Ekonomi Digital

Liputan6.com, Jakarta - Talenta digital yang cakap dapat mendorong pertumbuhan ekonomi digital. Hal ini disampaikan oleh Menteri Komunikasi dan Informatika (Kominfo) RI, Johnny G. Plate.

"Ekonomi digital berkaitan sekali dengan talenta digital," tutur Menteri Johnny melalui keterangan pada Antara, Rabu (11/5/2022).

Selain talenta digital, kesiapan sumber daya manusia di era teknologi dan infrastruktur digital ini juga menjadi pendukung pertumbuhan ekonomi digital.

Pembangunan infrastruktur digital ini akan berdampak dan bermanfaat bagi masyarakat, jika talenta digital mampu memanfaatkan teknologi yang ada.

"Infrastruktur yang dibangun harus bisa dimanfaatkan di hilir. Hilir ruang digital sangat bergantung pada kesiapan talenta digital," ujar Menteri Johnny.

Dalam upaya menyiapkan talenta digital yang cakap, pemerintah melalui Kominfo menyelenggarakan tiga program.

Di tingkat dasar, terdapat Gerakan Nasional Literasi Digital. Kemudian, tingkat menengah, disiapkan program Digital Talent Scholarship yang ditujukan untuk para lulusan SMA dan perguruan tinggi. Terakhir, tingkat mahir, ada program Digital Leadership Academy.

Program Gerakan Nasional Literasi Digital sendiri memiliki target yang masif. Per 2021, peserta telah mencapai 12,5 juta peserta. Lalu, di tingkat menengah program Digital Talent Scholarship, pemerintah bekerja sama dengan universitas dalam negeri dan perusahaan teknologi untuk melatih 200.000 peserta tiap tahunnya.

Kominfo juga berencana untuk menampilkan agenda literasi digital Indonesia di Presidensi G20 pada 2022. Indonesia dalam perhelatan ini, menjadi tuan rumah serta ketua untuk forum Digital Economy Working Group (DEWG).

Penulis: Viona PricillaSumber: https://antaranews.com/berita/2872485/talenta-digital-yang-cakap-dorong-pertumbuhan-ekonomi-digital

*** Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

2 dari 2 halaman

Tentang Cek Fakta Liputan6.com

Melawan hoaks sama saja melawan pembodohan. Itu yang mendasari kami membuat Kanal Cek Fakta Liputan6.com pada 2018 dan hingga kini aktif memberikan literasi media pada masyarakat luas.

Sejak 2 Juli 2018, Cek Fakta Liputan6.com bergabung dalam International Fact Checking Network (IFCN) dan menjadi patner Facebook. Kami juga bagian dari inisiatif cekfakta.com. Kerja sama dengan pihak manapun, tak akan mempengaruhi independensi kami.

Jika Anda memiliki informasi seputar hoaks yang ingin kami telusuri dan verifikasi, silahkan menyampaikan di email cekfakta.liputan6@kly.id.

Ingin lebih cepat mendapat jawaban? Hubungi Chatbot WhatsApp Liputan6 Cek Fakta di 0811-9787-670 atau klik tautan berikut ini.