Sukses

Cek Fakta: Klaim Video Letusan Gunung Semeru Ini Sebagian Salah

 Cek Fakta Liputan6.com mendapati klaim video cuplikan letusan Gunung Semeru, informasi tersebut diunggah oleh pengguna Twitter, pada 6 Desember 2021.

Liputan6.com, Jakarta- klaim video cuplikan letusan Gunung Semeru menampilkan video berdurasi 45 detik, pada detik 0.01 menampilkan gunung menyeburkan asap ke langit yang berwarna jingga. Kemudian cuplikan video tersebut berganti pada detik ke 0.28, video tersebut menampilkan sejumlah anak berlari mejauhi kepulan asap yang membumbung ke langit.

Video tersebut diberi keterangan sebagai berikut:

"Cuplikan lain dari Letusan Semeru di pulau Jawa di Indonesia.

#Semeru #Eruption #Indonesia"

Benarkah klaim video cuplikan letusan Gunung Semeru? Simak penelusuran Cek Fakta Liputan6.com.

 

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

2 dari 4 halaman

Tentang Cek Fakta Liputan6.com

Cek Fakta Liputan6.com menelusuri klaim video cuplikan letusan Gunung Semeru, dengan menangkap layar cuplikan video pertama menggunakan Yandex.

Cek Fakta Liputan6.com menelusuri klaim video cuplikan letusan Gunung Semeru

 

Penelusuran mengarah pada artikel berjudul "Evakuering etter vulkanutbrudd i Chile" yang dimuat situs nrk.no, pada 23 April 2015. Artikel tersebut memuat video yang identik dengan klaim.

 

  

Cek Fakta Liputan6.com menelusuri klaim video cuplikan letusan Gunung Semeru

Artikel situs situs nrk.no menyebutkan, Gunung berapi Calbuco di Chili selatan telah beraktivitas kembali memuntahkan asap dan abu beberapa kilometer ke udara.

 

Penelusuran juga mengarah pada artikel berjudul "43 yıllık sessizliğini bozdu" yang dimuat situs star.com.tr, pada 24 April 2015. Dalam artikel tersebut terdapat video yang identik dengan klaim.

 

Cek Fakta Liputan6.com menelusuri klaim video cuplikan letusan Gunung Semeru

 

Situs star.com.tr menyebutkan, video tersebut merupakan Gunung berapi Calbuco di selatan Chili telah memecah keheningannya setelah 43 tahun. Dua letusan besar terjadi pada gunung berapi tersebut, yang tiba-tiba menjadi aktif. Abu gunung berapi membentuk awan debu sepanjang sekitar 20 kilometer. Pihak berwenang, yang mengeluarkan peringatan merah untuk wilayah tersebut, mengevakuasi 4 ribu orang di sekitar gunung berapi dan membawa mereka ke daerah yang aman.

 

Penelusuran berikutnya dilakukan pada cuplikan video ke dua pada detik ke 0.28, video tersebut menampilkan sejumlah anak berlari mejauhi kepulan asap yang membumbung ke langit, menggunakan Google Image.

Cek Fakta Liputan6.com menelusuri klaim video cuplikan letusan Gunung Semeru

Penelusuran mengarah pada artikel berjudul "layers of hot ash in Indonesia after Mount Semeru erupts" yang dimuat situs 9news.com.a, situs tersebut memuat video cuplikan ke dua yang identik dengan klaim.

Cek Fakta Liputan6.com menelusuri klaim video cuplikan letusan Gunung Semeru

 

 Artikel situs  situs 9news.com.a menyebutkan, Gunung Semeru, salah satu gunung berapi paling aktif di Indonesia, meletus pada hari Sabtu,menyemburkan abu panas dan gas vulkanik ke udara yang mengubah langit menjadi gelap di atas desa-desa di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur.

 

 

 

Sumber:

https://www.nrk.no/urix/evakuering-etter-vulkanutbrudd-i-chile-1.12324709

https://www.star.com.tr/video/43-yillik-sessizligini-bozdu-video-706959/

https://www.9news.com.au/world/indonesia-volcano-eruption-rescue-workers-dig-through-thick-layers-hot-ash-indonesia-after-mount-semeru-erupts/978ad381-336a-4178-916b-20ddc4fd64dd

3 dari 4 halaman

Kesimpulan

Hasil penelusuran Cek Fakta Liputan6.com, klaim video cuplikan letusan Gunung Semeru sebagian salah.

Video pada detik 0.01 menampilkan gunung menyeburkan asap ke langit yang berwarna jingga merupakan peristiwa erupsi Gunung berapi Calbuco di selatan Chili, sedangan video ke dua pada detik ke 0.28, video tersebut menampilkan sejumlah anak berlari mejauhi kepulan asap yang membumbung ke langit benar peristiwa sejumlah warga yang berlarian akibat erupsi Gunung Semeru, pada 4 Desember 2021.

 

4 dari 4 halaman

Tentang Cek Fakta Liputan6.com

Melawan hoaks sama saja melawan pembodohan. Itu yang mendasari kami membuat Kanal Cek Fakta Liputan6.com pada 2018 dan hingga kini aktif memberikan literasi media pada masyarakat luas.

Sejak 2 Juli 2018, Cek Fakta Liputan6.com bergabung dalam International Fact Checking Network (IFCN) dan menjadi patner Facebook. Kami juga bagian dari inisiatif cekfakta.com. Kerja sama dengan pihak manapun, tak akan mempengaruhi independensi kami.

Jika Anda memiliki informasi seputar hoaks yang ingin kami telusuri dan verifikasi, silahkan menyampaikan di email cekfakta.liputan6@kly.id.

Ingin lebih cepat mendapat jawaban? Hubungi Chatbot WhatsApp Liputan6 Cek Fakta di 0811-9787-670 atau klik tautan berikut ini.