Sukses

Cek Fakta: Hoaks Kabar Sweeping Kendaraan Plat DW Usai Bentrok Antarpemuda di Makassar

Liputan6.com, Jakarta - Kabar tentang sejumlah orang akan melakukan sweeping terhadap kendaraan plat DW usai bentrok antarpemuda di Makassar, Sulawesi Selatan beredar di media sosial. Kabar tersebut disebarkan salah satu akun Facebook pada 28 November 2021.

Akun Facebook tersebut mengunggah gambar berisi narasi bahwa sekolompok orang akan melakukan sweeping kendaraan berplat DW di Makassar.

"Ijin sekedar info terkini, smntra situasi di makasar memanas antara org bone dan palopo.. mereka saling tikam di jalan, plat kendaraan DW lgsung di tikam..

Ijin yg punya keluarga di makasar tlong di infokan," demikian konten yang disebarkan salah satu akun Facebook.

Konten yang disebarkan akun Facebook tersebut telah 1.200 kali dibagikan dan mendapat 47 komentar warganet.

Benarkah sejumlah orang akan melakukan sweeping terhadap kendaraan plat DW usai bentrok antarpemuda di Makassar? Berikut penelusurannya.

 

*** Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

 

2 dari 4 halaman

Penelusuran Fakta

Cek Fakta Liputan6.com menelusuri kabar sejumlah orang akan melakukan sweeping terhadap kendaraan plat DW usai bentrok antarpemuda di Makassar. Penelusuran dilakukan dengan memasukkan kata kunci "plat dw disweeping" di kolom pencarian Google Search.

Hasilnya terdapat beberapa artikel yang membantah kabar tersebut. Satu di antaranya artikel berjudul "Warga Diminta Tak Terprovokasi Hoaks Sweeping Kendaraan Plat Luar Kota di Makassar" yang dimuat situs sulsel.inews.id pada 30 November 2021.

MAKASSAR, iNews.id - Warga diminta tak terprovokasi hoaks adanya sweeping polisi terhadap kendaraan plat nomor luar kota Makassar imbas kasus penyerangan mahasiswa. Masyarakat asal Kabupaten Bone dan Luwu Raya diimbau tak perlu khawatir informasi tersebut.

Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Witnu Urip Laksana, memastikan informasi akan adanya sweeping atau razia yang berplat kendaraan DW dan DP hoaks.

Hal itu disampaikan orang nomor satu di jajaran kepolisian Kota Makassar saat melakukan pertemuan dengan aparatur pemerintah, tokoh pemuda, tokoh masyarakat dari dua daerah tersebut. Pertemuan dilakukan di salah satu kafe di Kecamatan Mamajang, Minggu (28/11/2021) sore.

"Sweeping-sweeping itu tidak ada. Kami sudah melakukan kegiatan-kegiatan preventif, pencegahan untuk tetap menjaga Makassar ini kondusif. Sekali lagi jangan terpancing isu ini," kata Kombes Pol Witnu dalam pertemuan tersebut.

Mantan Direktur Intelkam Polda Sulsel itu mengimbau masyarakat, khususnya mahasiswa baik dari Luwu Raya maupun Bone untuk tidak ikut memperkeruh suasana.

"Jangan lagi menyebarkan pesan-pesan hoaks. Masalah ini sedang kami tangani," ujar Witnu.

Sebelumnya, Kasubag Humas Polrestabes Makassar, AKP Lando menyatakan, pihaknya sudah bergerak mengantisipasi. Tim gabungan dari Polrestabes, Polsek dan Polda disiagakan. Termasuk perbantuan dari TNI.

"Apabila ada hal-hal yang dicurigai terjadinya tindak pidana, segera laporkan ke kami," kata AKP Lando.

Dia menambahkan agar masyarakat berhenti menyebarkan pesan-pesan yang bisa saja menimbulkan keresahan gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.

"Untuk itu jangan dipercaya ajakan atau provokasi, menambah masalah. Tetap saling menjaga," ujarnya.

Lando menegaskan, Polisi dan TNI tetap akan bersiaga mengamankan sampai mengungkap dalang dibalik peristiwa beruntun ini.

"Kita tetap patroli, imbauan ke masyarakat lewat anggota Bhabinkamtibmas agar tidak ikut-ikut. Termasuk ke orang tua masing-masing," katanya.

 

Referensi:

https://sulsel.inews.id/berita/warga-diminta-tak-terprovokasi-hoaks-sweeping-kendaraan-plat-luar-kota-di-makassar

 

3 dari 4 halaman

Kesimpulan

Kabar sejumlah orang akan melakukan sweeping terhadap kendaraan plat DW usai bentrok antarpemuda di Makassar ternyata tidak benar alias hoaks. Faktanya, tidak ada sweeping kendaraan plat DW di Makassar.

 

4 dari 4 halaman

Tentang Cek Fakta Liputan6.com

Melawan hoaks sama saja melawan pembodohan. Itu yang mendasari kami membuat Kanal Cek Fakta Liputan6.com pada 2018 dan hingga kini aktif memberikan literasi media pada masyarakat luas.

Sejak 2 Juli 2018, Cek Fakta Liputan6.com bergabung dalam International Fact Checking Network (IFCN) dan menjadi patner Facebook. Kami juga bagian dari inisiatif cekfakta.com. Kerja sama dengan pihak manapun, tak akan mempengaruhi independensi kami.

Jika Anda memiliki informasi seputar hoaks yang ingin kami telusuri dan verifikasi, silahkan menyampaikan di email cekfakta.liputan6@kly.id.

Ingin lebih cepat mendapat jawaban? Hubungi Chatbot WhatsApp Liputan6 Cek Fakta di 0811-9787-670 atau klik tautan berikut ini.