Sukses

Dokter Penyakit Dalam AS Gandeng YouTube untuk Membantah Hoaks Covid-19

Liputan6.com, Jakarta- American College of Physicians (ACP) sebuah organisasi kumpulan internis atau dokter penyakit dalam asal Amerika Serikat bekerjasama dengan YouTube untuk menangkal misinformasi seputar Covid-19 dan program vaksinasi.

Pesan-pesan akan disampaikan melalui video seri berbahasa Inggris dan Spanyol, dengan menghadirkan dokter sebagai sumber untuk mengevaluasi penyebaran misinformasi seputar Covid-19, serta membagikan informasi yang kredibel mengenai vaksin.

Presiden dari ACP George M. Abraham, mengatakan, kolaborasi ini dilatarbelakangi oleh penyebaran misinformasi tentang kesehatan khususnya Covid-19 yang terus berlanjut dan menjadi ancaman serius terhadap kesehatan publik.

“Perangkat terbaik untuk menghentikan penyebaran virus Covid-19 dan berbagai variannya yaitu membangun kepercayaan dalam penggunaan sains berdasarkan bukti yang nyata,” ucapAbraham, melansir Healio, Senin (19/10/2021).

Sebuah analisis mengatakan, video yang ada pada platform Youtube sering menampilkan informasi terkait kesehatan yang kurang berkualitas. Para peneliti menemukan terdapat 32 video dengan kata kunci ‘vaksin’ yang dinilai rendah dalam hal kualitas, akurasi, dan keandalan.

Rekan ACP sekaligus Direktur dan Kepala Kesehatan Global dan Masyarakat di YouTube, Garth Graham, juga ikut mendukung serta membantu membangun kolaborasi ini yang menurutnya memiliki potensi yang sangat besar untuk menangkal misinformasi.

“Saya percaya pada kekuatan ACP yang akan membawa pesan penting tentang vaksin iniuntuk kehidupan, pasien, dan perawat,” ucap Graham dalam siaran pers.

Ia menambahkan, “Saya tahu betapa pentingnya pendapat dokter bagi pasien ketika mereka membuat keputusan tentang kesehatan mereka.”

Amadea Claritta - Universitas Multimedia Nusantara

 

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

2 dari 2 halaman

Tentang Cek Fakta Liputan6.com

Melawan hoaks sama saja melawan pembodohan. Itu yang mendasari kami membuat Kanal Cek Fakta Liputan6.com pada 2018 dan hingga kini aktif memberikan literasi media pada masyarakat luas.

Sejak 2 Juli 2018, Cek Fakta Liputan6.com bergabung dalam International Fact Checking Network (IFCN) dan menjadi patner Facebook. Kami juga bagian dari inisiatif cekfakta.com. Kerja sama dengan pihak manapun, tak akan mempengaruhi independensi kami.

Jika Anda memiliki informasi seputar hoaks yang ingin kami telusuri dan verifikasi, silahkan menyampaikan di email cekfakta.liputan6@kly.id.

Ingin lebih cepat mendapat jawaban? Hubungi Chatbot WhatsApp Liputan6 Cek Fakta di 0811-9787-670 atau klik tautan berikut ini.